Pulpit rock

Next Match:

Next Match:

Susunan Pemain Spanyol Vs Belanda

Striker andalan Spanyol, Diego Costa tampil sejak menit pertama pada pertandingan pembuka Grup D Piala Dunia 2014 antara timnya dan Belanda. Sedangkan kubu lawan menurunkan pilar-pilar muda di lini belakang.

Pada laga yang dihelat di Arena Fonte Nova, Sabtu 14 Juni 2014 dini hari WIB tersebut, Iker Casillas menempati pos di bawah mistar gawang Spanyol. Dia akan dibantu Cesar Azpilicueta, Sergio Ramos, Gerard Pique, Jordi Alba di lini belakang.

Sementara itu, di lini tengah, pelatih Vicente del Bosque menempatkan Xabi Alonso, Sergio Busquets, dan Xavi. Adapun Diego Costa, yang menjadi ujung tombak, akan mendapat bantuan dari David Silva dan Andres Iniesta dari sisi sayap.

Di kubu Belanda, Jasper Cillessen menjadi pilihan utama Louis Van Gaal di pos penjaga gawang. Di depannya, ada empat bek sejajar, Ron Vlaar, Stefan De Vrij, Bruno Martins Indi, Daley Blind. Keempatnya merupakan pemain muda.

Nigel De Jong, Daryl Janmaat, Jonathan De Guzman akan mengalirkan bola dari lini belakang menuju lini depan. Adapun tiga pemain yang berdiri paling depan di kubu Oranje adalah Robin Van Persie, Wesley Sneidjer, Arjen Robben.

Susunan pemain
Spanyol:
Iker Casillas, Cesar Azpilicueta, Sergio Ramos, Gerard Pique, Jordi Alba, Xabi Alonso, Sergio Busquets, Xavi, Andres Iniesta, David Silva, Diego Costa

Belanda: Jasper Cillessen, Ron Vlaar, Stefan De Vrij, Bruno Martins Indi, Daley Blind, Nigel De Jong, Daryl Janmaat, Jonathan De Guzman, Robin Van Persie, Wesley Sneidjer, Arjen Robben

Prediksi Brasil vs Kroasia

USIANYA baru 22 tahun, namun beban di pundaknya tak tanggung-tanggung. Neymar diharapkan bisa mengantarkan Brasil meraih trofi Piala Dunia keenam-kalinya. Petualangan Neymar cs dimulai melawan Kroasia pada laga pembuka grup A di Arena de Sao Paulo, Jumat (13/6/). Laga ini menjadi ujian awal, bisakah ia mengatasi tekanan sedemikian hebat?

Mantan penyerang Brasil, Ronaldo, menyebut tekanan pada penyerang Barcelona itu sama seperti yang pernah dia alami pada Piala Dunia 1998. Ketika itu Ronaldo sedang berada dalam titik terbaik dalam kariernya. Bersamanya, tim Samba menjadi favorit kuat untuk mempertahankan gelar juara di Perancis, namun tumbang di tangan tuan rumah pada partai puncak.

Dia orang hebat, pemain bagus, pemuda seperti saya pada Piala Dunia pertama yang saya mainkan pada 1998. Saya yakin dia sangat tenang, dia bisa mengatasi tekanan secara baik. Dia adalah pemain yang telah menunjukkan itu berkali-kali. Kami sangat berharap dia akan menjadi pemain terbaik di turnamen ini dan Brasil akan menjadi juara,” kata Ronaldo seperti dilansir Sambafoot.

Legenda hidup Brasil, Pele, menyebut Neymar sudah setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, namun Piala Dunia adalah turnamen yang berbeda. Alih-alih menambah beban Neymar, Pele berusaha mengurangi beban yang ditanggung pemuda 22 tahun itu.

Di Brasil kami memiliki Neymar, semua orang tahu dan berharap Neymar menjadi pemain hebat, namun ini adalah Piala Dunia pertamanya. Saya rasa terlalu berat menuntut dia untuk menjuarai Piala Dunia, menjadi pemain terbaik di Brasil, namun dia adalah pemain hebat,” ujar Pele kepada Sky Sports.

Kubu Kroasia menghadirkan beban tambahan untuk Neymar. Mantan kapten tim nasional Kroasia, Zvonimir Boban, menilai kualitas Neymar tidak sebagus yang digambarkan publik selama ini. Boban bahkan sangsi Neymar akan menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2014. Dia sangat berbakat, namun dia masih jauh dari kategori terbaik. Dia tidak akan pernah menjadi seorang Ronaldo, Ibrahimovic, Iniesta, atau Messi,” tutur mantan gelandang AC Milan tersebut.

Laga pembuka melawan Kroasia dapat menjadi kesempatan bagi Neymar untuk menjawab ekspektasi dan keraguan publik. Penampilan bagus nan inspiratif dari Neymar bisa membuka jalan Brasil melaju ke babak 16 besar dengan tiga angka pada laga perdana.

Namun demikian, beberapa hari sebelum laga publik Brasil harus berkeringat dingin karena Neymar mengalami cedera pada pergelangan kaki kanannya. Cedera itu dialami Neymar ketika menjalani sesi latihan bersama tim di Rio de Janeiro. Setelah mendapat perawatan Neymar masih sanggup melanjutkan latihan.

Kekhawatiran Brasil jelang laga melawan Kroasia bukan hanya Neymar. Pelatih Luiz Felipe Scolari mengaku belum puas terhadap kinerja lini pertahanan kendati belum pernah kemasukan gol pada dua laga uji coba terakhir.

Pada sesi latihan di Rio de Janeiro mantan pelatih Portugal tersebut beberapa kali menghentikan pergerakan para pemain. Scolari berharap kuartet Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, dan Marcelo tidak membiarkan Kroasia mencetak gol ke gawang Julio Cesar.

Jika kami tidak kebobolan, peluang kami untuk memenangkan pertandingan meningkat karena kami tahu potensi kami di lini depan. Penting bagi kami untuk mempersiapkan pertahanan sebaik mungkin agar kami tidak mendapat kejutan,” jelas Scolari seperti dilansir Daily Mail.

Lini pertahanan Brasil telah mendapat perhatian dari Kroasia. Penyerang Ivica Olic menilai pertahanan Brasil lebih baik dari Piala Dunia 2006, namun tim Samba memiliki kelemahan karena menyisakan celah.

Hal ini ditanggapi Dani Alves yang mengatakan jika Brasil tidak membuat kesalahan, maka mereka akan menjadi tim yang sempurna. Menyoal celah yang diintip Olic, pemain Barcelona itu mengatakan tim Samba harus memastikan mereka memperbaiki hal tersebut sehingga Olic tidak bisa lagi menemukan celah.

Menembus gawang Brasil memang bukan perkara mudah bagi Kroasia. Tim terakhir yang mampu menjebol gawang Brasil adalah Cile pada laga persahabatan November 2013 silam.

Apalagi Kroasia tidak bisa memainkan penyerang andalan, Mario Mandzukic, yang masih harus menjalani sanksi akibat kartu merah pada babak kualifikasi.

Penyerang Kroasia, Nikica Jelavic, mengakui Brasil sebagai favoritnya untuk menjuarai Piala Dunia 2014, namun demikian pemain Hull City menilai Kroasia memiliki pemain- pemain berkualitas untuk mengejutkan Brasil. Menurut Jelavic, salah satu pemain kunci Kroasia yang bisa mengubah jalannya pertandingan adalah playmaker tim, Luka Modric.

Modric adalah salah satu yang terbaik di dunia. Dia sedang berada pada level teratas permainannya. Sebagai seorang penyerang, sangat mudah bermain bersama dia. Dia bisa melihat segalanya, jadi yang anda butuhkan adalah mencari ruang untuk berlari. Lakukan pergerakan dan dia akan memberikan anda bola,” kata Jelavic dilansir Daily Mail.

Jadwal Piala Dunia 2014: Prediksi Brazil Vs Kroasia Nanti Malam Live ANTV



Pertandingan pembukaan Piala Dunia 2014 ini akan dihelat di Arena Corinthians, São Paulo. Brazil harus meraih kemenangan di penampilan pertama mereka di Piala Dunia tahun ini untuk melanjutkan tren positif yang sudah dilakukan oleh tim pimpinan Luiz Felipe Scolari.

Sembilan pertandingan terakhir sudah dilalui oleh Brazil dengan kemenangan. Akan sangat tidak memuaskan jika justru Selecao melempem setelah laga pemanasan yang mengesankan. Publik memang sedikit antipati dengan penyelenggaraan Piala Dunia yang berkesan internasional dan elite. Tapi justru penampilan apik tim samba akan membuat emosi masyarakat Brazil yang naik kembali teredam.

Kroasia bukanlah lawan sembarangan. Mereka tidak terkalahkan dalam lima pertandingan internasional terakhir. Dua pemanasan pamungkas melawan Mali dan Australia juga dilalui dengan kemenangan. Barisan depan yang memiliki Ivan Perisic, Nikica Jelavic, dan Ivica Olic tetap garang meskipun di pertandingan ini sang tokoh utama Mario Mandzukic tak bisa tampil.

Hasil ISL 2014: Sriwijaya FC vs Semen Padang Skor 1-1 Tadi Malam

Sriwijaya FC vs Semen Padang Skor 1-1 ditentukan oleh gol Lancine Kone dan Seftia Hadi. Hasil imbang dalam Derby Andalas ini membuat kedua tim terus menjaga peluang di klasemen ISL Wilayah Barat. Semen Padang mengamankan posisi kedua, sementara Sriwijaya FC naik ke peringkat kelima menggeser Pelita Bandung Raya. 

Saat ini Semen Padang mengumpulkan 30 poin dari 16 pertandingan. Jarak mereka denganb Arema menyempit menjadi hanya lima angka saja. Di sisi lain, imbang di Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang akan membuat Kabau Sirah berada dalam posisi sulit. Mereka sewaktu-waktu bisa digeser oleh Persib Bandung yang baru mengumpulkan 14 pertandingan dan sudah mendapatkan 28 poin.

Sebaliknya, bagi tuan rumah, hasil seri ini juga membatalkan ambisi mereka menyamai poin yang dimiliki Persija. Andai menang, Laskar Wong Kito akan mengumpulkan 25 angka. Apa boleh buat, sekarang jalan menuju empat besar sedikit lebih terjal.

Persita Tangerang - Sriwijaya FC Laporan Pertandingan

Persita Tangerang hanya mampu mengamankan satu poin saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (24/5) petang. Itu setelah, kedua tim bermain imbang 1-1. Dengan demikian, Persita gagal membalas kekalahan mereka dari Sriwijaya FC di putaran pertama lalu.
Sriwijaya FC sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol yang dilesakkan Yohanis Nabar pada menit ketujuh. Persita sendiri baru berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Luis Edmundo (46).
Dengan hasil ini, Sriwijaya FC masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014, dengan 18 poin dari 12 laga yang telah dijalani. Sedangkan Persita juga tak beranjak dari peringkat kedelapan dengan 14 angka dari 12 pertandingan.
Babak pertama
Berstatus sebagai tim tamu, Sriwijaya FC langsung tampil menekan pertahanan tim tuan rumah. Tekanan itu pun langsung berbuah hasil pada menit ketujuh. Adalah Yohanis Nabar yang berhasil membuka keunggulan bagi Laskar Wong Kito. Proses terjadinya gol sendiri melalui skema serangan balik cepat yang dilakukan para pemain Sriwijaya FC.
Setelah itu, Persita yang tertinggal satu gol mencoba balik menekan. Namun pertahanan Sriwijaya FC yang dilatih Subangkit masih mampu meredam tekanan yang diberikan para penggawa tim berjulukan Pendekar Cisadane itu.
Pertandingan pun terlihat berjalan seimbang. Kedua tim saling bergantian menyerang. Perebutan bola lebih banyak berkutat di lini tengah.
Hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu.

Babak kedua
Tertinggal satu gol, Persita mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Hasilnya, pertandingan baru berjalan satu menit skuat yang dilatih Fabio Oliveira itu berhasil menyamakan kedudukan melalui Luis Edmundo.
Tak ayal, pertandingan berjalan semakin ketat dan keras. Bahkan, dua pemain dari kedua tim harus menerima kartu merah di babak ini. Persita lebih dulu harus bermain dengan sepuluh pemain saat Ledi Utomo menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-52.
Sayang, unggul jumlah pemain Asri Akbar dan kawan-kawan gagal mencetak gol lagi ke gawang Persita yang dikawal salah satu kiper muda berbakat Yogi Triana. Justru, mereka juga harus kehilangan satu pemain setelah Achmad Sumardi diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Hadiyana.
Praktis, permainan kedua tim kembali berimbang. Bergantian saling menyerang, kedua tim gagal mencetak gol lagi di babak kedua. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain kedua tim: 
Persita Tangerang
Pelatih: Fabio Oliveira
28 Yogi Triana; 3 Luis Edmundo, 24 Ledi Utomo, 2 Leo Saputra, 12 Gilang Angga Kusuma; 23 Maman, 6 Hari Chaniago, 8 Jalwandi Jamal, 16 Satrio Syam; 10 Kenji, 9 Sirvi Arfani
Cadangan: 88 Adi W, 36 Windhu Hanggoro Putra, 22 Ganjar Mukti, 21 Mahadirga Lasut, 5 Hari Habrian, 27 Zikri Akbar, 99 Cristian Carrasco
Sriwijaya FC
Pelatih: Subangkit
22 Fauzi Toldo; 30 Jeky Arisandi, 5 Abdoulaye Maiga, 21 Firdaus Ramadhan, 13 Ahmad Sumardi; 33 Lancine Kone, 6 Asri Akbar, 10 vendry Mofu; 25 Frank Ongfiang, 93 Yohanis Nabar, 92 Syakir Sulaiman
Cadangan: 23 Teja Paku Alam, 4 Septa Riyanto, 24 Hafit Ibrahim, 7 Siswanto, 8 Syamsir Alam, 19 Rishadi Fauzi, 37 Rizky Dwi Ramadhana

Copyright © 2012 Sriwijaya FC Palembang. All rights reserved.