Januari 2010

Jumat, 22 Januari 2010

Selasa, 19 Januari 2010

RD Berharap Keberuntungan Di Bontang


Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan berharap tim besutannya memperoleh keberuntungan ketika menghadapi tuan rumah Bontang FC di Stadion Mulawarman hari ini dalam lanjutan Superliga Indonesia 2009/10.

Banyak pemain yang absen akibat cedera dan akumulasi kartu membuat RD, sapaan Rahmad, harus mengandalkan materi yang ada. Lini belakang menjadi sorotan, karena kelelahan membuat pemain sering kehilangan konsentrasi. Hal itu tidak boleh terjadi ketika menghadapi Bontang FC.



“Saya berharap kami bisa bernasib sama seperti Persib. Di pertandingan itu, Bontang FC mendominasi, tapi yang tampil sebagai pemenangnya adalah Persib. Selain berharap keberuntungan, kami juga mempunyai keyakinan mencuri poin di Bontang,” kata RD.

Perwira Marinir ini pun mengaku bakal melakukan rotasi. Pemain yang kelelahan kemungkinan besar dimasukkan sebagai cadangan, sehingga diharapkan bisa tampil bagus ketika diturunkan. RD pun menyatakan sudah melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan ini.

“Dari evaluasi itu, kami lebih melihat ke lini belakang. Ada beberapa pergantian di sana, karena sejumlah pemain harus beristirahat, dan ada juga yang menjalani sanksi akumulasi. Saya pikir perubahan ini tidak akan membuat pertahanan kami lemah.”

Sabtu, 16 Januari 2010

Sriwijaya FC Andalkan Serangan Balik


Absennya sejumlah pemain pilar memaksa RD menerapkan strategi tersebut.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan terpaksa harus mengubah strategi permainan saat menghadapi Persisam Putra Samarinda di Stadion Segiri hari ini dalam lanjutan Superliga Indonesia 2009/10.

RD, sapaan Rahmad, kemungkinan besar akan meninggalkan skema 4-4-2 yang menjadi kebiasaannya, dan menerapkan pola 3-5-2 di laga ini. Dengan menumpuk lini tengah, RD berharap bisa mengimbangi permainan Persisam, dan juga mempunyai banyak pemain untuk melakukan serangan balik.



“Saya akan kehilangan tiga pemain di pertandingan ini, dan ini cukup merugikan mengingat kami bermain di kandang lawan. Tapi saya masih mempunyai banyak pemain pengganti. Saya menganggap semua pemain mempunyai kualitas yang sama,” ujar RD.

“Saya mau lihat dulu lawan menggunakan strategi seperti apa, setelah itu baru menerapkan formasi ideal untuk mengimbangi mereka. Yang pasti, saya tidak akan menggunakan 4-4-2.”

Walau dalam kondisi tidak menguntungkan, RD menyatakan tim besutannya tetap menargetkan angka demi memperbaiki posisi di klasemen sementara sebelum putaran pertama berakhir.

Rabu, 13 Januari 2010

Sriwijaya FC Tertahan di Kandang Sendiri oleh Persija


Palembang - Baik Sriwijaya FC maupun Persija Jakarta sama-sama menampilkan permainan terbuka pada pertandingan lanjutan Liga Super yang digelar di Stadion Jakabaring, Rabu (13/1).

Di babak pertama, Sriwijaya mendapat peluang melalui tendangan bebas yang diambil Octavianus, yang masih dapat dijinakkan kiper M. Yasir. Selanjutnya, giliran umpan datar Keith Kayamba Gumbs berhasil disambut Rahmat Rivai. Namun tendangan penyerang bernomor punggung delapan itu masih melenceng di samping gawang Persija.

Giliran The Jak mendapat peluang. Salim Alaydrus berhasil mencuri bola dari pemain bertahan Sriwijaya dan mengirimkan umpan silang datar kepada Aliyudin. Tendangan Aliyudin masih dapat di blok Ferry Rotinsulu dan kepanikan di lini belakang Sriwijaya menghasilkan kemelut. Sayang Persija tak mampu memanfaatkannya menjadi gol.

Gumbs berhasil merobek jala M Yasir namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera. Gol dianulir karena Gumbs terjebak offside.

Untuk meningkatkan serangan, Persija menarik Alaydrus dan menggantinya dengan pemain timnas, Talahou Musyafri.

Meski demikian, justru permainan Laskar Wong Kito lah yang semakin berkembang. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan para pemain Sriwijaya berkali-kali menembus kotak penalti lawan. Hanya penyelesaian akhir yang kurang sempurna yang membuat pertandingan babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Tiga menit babak kedua berlangsung, Rahmad Rivai kembali mendapat peluang setelah menerima umpan matang dari Ponaryo Astaman. Tendangan mendatar dari luar kotak penalti ‘Poci’ masih dapat dijinakkan kiper M Yasir.

Terus tertekan, Persija justru mencetak gol. Bambang Pamungkas memberikan umpan terobosan yang dapat diselesaikan dengan sempurna oleh Aliyudin. Tampilan papan skor akhirnya berubah menjadi 0-1 untuk Persija pada menit 53.

Tak butuh waktu lama, Sriwijaya segera membalas tiga menit kemudian. Diawali dari umpan terobosan Zah Rahan ke sayap kiri, Richard Obiora menusuk ke kotak penalti dan mengembalikan umpan ke tengah kotak penalti. Dengan sekali sontekan, tendangan Rivai tak mampu diantisipasi M Yasir. Kedudukan kembali imbang 1-1.

Memasuki menit ke 70 tak banyak peluang tercipta. Kedua tim lebih banyak melakukan umpan-umpan jauh dan tendangan jarak jauh. Seperti yang dilakuakan Zah Rahan pada menit ke 79. Tendangan jarak jauhnya masih dapat ditaklukkan kiper Persija.

Sriwijaya FC mendapat peluang emas saat Zah Rahan dijatuhkan Ismed Sofyan di kotak penalti. Namun M Yasir dengan gemilang mampu menebak arah tendangan Keith Kayamba Gumbs, membuat kedudukan masih tetap 1-1.

Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap imbang 1-1.[boy]

Babak I, Sriwijaya vs Persija Sama Kuat


Palembang - Kedua tim menampilkan permainan terbuka di Stadion Jakabaring saat Sriwijaya FC menghadapi Persija Jakarta pada babak pertama lanjutan Liga Super hari Rabu (13/1).

Sriwijaya FC mendapat peluang pada menit keempat. Keith Kayamba Gumbs dijatuhkan di depan kotak penalti Persija. Tendangan bebas yang diambil Octavianus masih dapat dijinakkan kiper M. Yasir.

Empat menit kemudian kembali Laskar Wong Kito mendapat peluang. Umpan datar Gumbs berhasil disambut Rahmat Rivai. Namun tendangan penyerang bernomor punggung delapan itu masih melenceng di samping gawang Persija.

Dua menit kemudian, giliran The Jak mendapat peluang. Salim Alaydrus berhasil mencuri bola dari pemain bertahan Sriwijaya dan mengirimkan umpan silang datar kepada Aliyudin. Tendangan Aliyudin masih dapat di blok Ferry Rotinsulu dan kepanikan di lini belakang Sriwijaya menghasilkan kemelut. Sayang Persija tak mampu memanfaatkannya menjadi gol.

Gumbs berhasil merobek jala M Yasir namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera. Gol dianulir karena Gumbs terjebak offside.

Kembali peluang didapat Sriwijaya FC melalui Rivai menit 25. Menerima umpan di kotak penalti, Rivai mengecoh Abanda Herman sebelum melepaskan tendangan sambil menjatuhkan diri. Bola tak berhasil ditepis M Yasir namun masih melebar di samping tiang gawang.

Untuk meningkatkan serangan, Persija menarik Alaydrus dan menggantinya dengan pemain timnas, Talahou Musyafri.

Meski demikian, justru permainan Laskar Wong Kito lah yang semakin berkembang. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan Zah Rahan, Octavianus, Rivai, Gumbs, Arif Suyono, maupun Ponaryo Astaman berkali-kali menembus kotak penalti lawan. Hanya penyelesaian akhir yang kurang sempurna yang membuat pertandingan babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.[boy]

Selasa, 12 Januari 2010

FR12 Rutin Sulu Tampil Lawan Persija









Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan akan terus melakukan rotasi pemain. Tak terkecuali untuk posisi penjaga gawang. Hal sebagai antisipasi padatnya jadwal pertandingan di ajang Djarum Indonesia Super League (DISL) musim ini. Tepatnya, untuk tetap menjaga kebugaran pemain agar selalu prima.

Oleh karena itu, pelatih yang kerab disapa RD, tak pernah menganggap ada kiper utama di tim berjuluk Laskar Wong Kito. RD tak membedakan antara Ferry Rotinsulu dengan Hendro Kartiko. Sebab, keduanya memiliki kelebihan masing-masing. ”Rotasi akan terus saya lakukan. Termasuk di pos penjaga gawang, antara Ferry dan Hendro. Kemungkinan besar Ferry akan kami turunkan saat melawan Persija (13/1) nanti,” kata RD.

Mantan pelatih Persikota dan Persipura itu lebih memilih Ferry, dikarenakan kondisi yang lebih bugar. Kendati bergabung di timnas, tetapi suami Annisa Katarima tidak diturunkan oleh pelatih timnas, Beny Dollo. FR12 julukan Ferry tampil resmi saat melawan Persema dan Arema pada akhir bulan lalu. Praktis recovery-nya lebih lama. Sedangkan Hendro baru sembuh dari cedera pelipis kanan. Walaupun sudah diturunkan saat menjamu PSPS (9/1).

Meskipun demikian, RD tak menjamin seratus persen FR 12 akan masuk starting eleven. Atau memastikan Hendro bakal duduk dibangku cadangan. Mantan pelatih Persija masih akan memantau kesiapan pemain hingga satu hari menjelang pertandingan. Selain itu, akan terus melihat motivasi dan progres selama latihan.

”Musim ini, kami sangat beruntung. Karena memiliki dua penjaga gawang yang memiliki kualitas hampir sama. Saya rasa Ferry dan Hendro hanya beda nama. Kualitas keduanya sama dan tidak perlu diragukan. Hanya siapa yang paling siap yang akan saya turunkan,” pungkas RD.

Skuad SFC 2010 - 2011






Penjaga Gawang

Ferry Rotinsulu
Nomor Punggung : 12
Lahir : Palu, 28 Desember 1982
Tinggi / Berat : 185 / 73
Warga Negara : Indonesia
Fauzal Mubaraq

Nomor Punggung : 18
Lahir :
Pulau Kijang, 6 Jan 1984
Tinggi / Berat : 180 / 73
Warga Negara : Indonesia
Andi Irawan

Nomor Punggung : 89
Lahir :
1 Mei 1989
Tinggi / Berat : 180 / 74
Warga Negara : Indonesia

Belakang

Gunawan Dwi Cahyo

Nomor Punggung : 3
Lahir :
Jepara, 20 Apr 1989
Tinggi / Berat : 185 / 78
Warga Negara : Indonesia
Bobby Satria

Nomor Punggung : 5
Lahir :
Padang, 24 Agu 1986
Tinggi / Berat : 178 / 73
Warga Negara : Indonesia
Claudiano Dos Santos

Nomor Punggung : 6
Lahir :
Medeiros Neto, 7 Jul 1981
Tinggi / Berat : 183 / 79
Warga Negara :
Brazil

Thierry Ghatussi

Nomor Punggung : 20
Lahir :
Bafoussam, Kamerun, 17 Apr 1982
Tinggi / Berat : 185 / 80
Warga Negara :
France

Achmad Jufrianto

Nomor Punggung : 16
Lahir :
Tangerang, 7 Feb 1987
Tinggi / Berat : 180 / 72
Warga Negara : Indonesia

Fadly Ramadhansyah

Nomor Punggung : 19
Lahir :
Palembang, 26 Mar 1991
Tinggi / Berat : 173 / 55
Warga Negara : Indonesia

Ade Suhendra

Nomor Punggung : 21
Lahir :
7 Mei 1983
Tinggi / Berat : 173 / 65
Warga Negara : Indonesia

Supardi

Nomor Punggung : 22
Lahir :
Bangka, 9 Apr 1983
Tinggi / Berat : 175 / 67
Warga Negara : Indonesia

Rendy Siregar

Nomor Punggung : 27
Lahir :
Jakarta, 14 Sep 1986
Tinggi / Berat : 175 / 65
Warga Negara : Indonesia

Tengah

Ardiles Rumbiak

Nomor Punggung : 7
Lahir :
Biak, 1 Mei 1986
Tinggi / Berat : 172 / 68
Warga Negara : Indonesia
Mahadirga Maranando

Nomor Punggung : 9
Lahir :
Tomohon, 17 Agu 1988
Tinggi / Berat : 173 / 67
Warga Negara : Indonesia
Yong Jie Mu

Nomor Punggung : 10
Lahir :
China, 6 Nov 1989
Tinggi / Berat : 178 / 63
Warga Negara :
China

Ponaryo Astaman

Nomor Punggung : 11
Lahir :
Balikpapan, 25 Sep 1979
Tinggi / Berat : 170 / 60
Warga Negara : Indonesia

Arif Suyono

Nomor Punggung : 14
Lahir : Batu, 3 Januari 1984
Tinggi / Berat : 170 / 60
Warga Negara : Indonesia

Firman Utina

Nomor Punggung : 15
Lahir :
Manado, 15 Des 1981
Tinggi / Berat : 165 / 64
Warga Negara : Indonesia

Muhammad Ridwan

Nomor Punggung : 23
Lahir :
Semarang, Indonesia
Tinggi / Berat : 174 / 65
Warga Negara : Indonesia

Mahyadi Panggabean

Nomor Punggung : 24
Lahir :
Tapanuli Tengah, 8 Jan 1982
Tinggi / Berat : 175 / 65
Warga Negara : Indonesia

Rachmat Latief

Nomor Punggung : 71
Lahir :
Ujung Pandang, 27 Nov 1988
Tinggi / Berat : 184 / 73
Warga Negara : Indonesia

Jeki Arisandi

Nomor Punggung : 17
Lahir :
Palembang, 30 Nov 1990
Tinggi / Berat : 173 / 65
Warga Negara : Indonesia


Mohammad Rifki

Nomor Punggung : 9
Lahir :
Surabaya, 9 Mei 1984
Tinggi / Berat : 170 / 67
Warga Negara : Indonesia
Budi Sudarsono

Nomor Punggung : 13
Lahir :
Kediri, 19 Sep 1979
Tinggi / Berat : 173 / 65
Warga Negara :
Indonesia


Keith Jerome Kayamba

Nomor Punggung : 17
Lahir :
Karebia, 11 Sep 1972
Tinggi / Berat : 178 / 70
Warga Negara :
Karebia


Muhammad Alfan

Nomor Punggung : 25
Lahir :
Batu Marta, 10 Mei 1985
Tinggi / Berat : 168 / 61
Warga Negara :
Indonesia


Oktovianus Maniani

Nomor Punggung : 28
Lahir :
papua, 27 Okt 1990
Tinggi / Berat : 162 / 55
Warga Negara :
Indonesia


Park Jung Hwan

Nomor Punggung : 88
Lahir :
14 Jan 1977
Tinggi / Berat : 180 / 75
Warga Negara :
South Korea


Ivan Kolev

Lahir : 14 Jul 1957
Jabatan : Pelatih


Minggu, 10 Januari 2010