April 2010

Jumat, 30 April 2010

RD Pertajam Tembakan Jarak Jauh Hadapi Persiwa


PALEMBANG - Persiapan dilakukan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menghadapi Persiwa Wamena, di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5). Selain meningkatkan disiplin dalam bertahan dan menyerang, Laskar Wong Kito juga mempertajam peluang mencetak gol dari tembakan jarak jauh.

“Latihan kami untuk menjaga kondisi fisik pemain. Sebab pemain mengalami kelelahan sehabis dari Selangor dan kami tiba di Palembang kemarin malam. Mudah-mudahan tidak ada masalah kebugaran pemain dan tetap enjoy mejalani pertandingan lawan Persiwa ini," ujar Rahmad Darmawan usai latihan di stadion Shah Alam, Jumat (30/4).

Menurut suami dari Dinda Etty ini, SFC tetap akan menggunakan pola seperti biasa dengan menerapkan permainan satu-dua sentuhan karena bermain di kandang sendiri di Stadion Gelora Jakabaring dan bermain cepat. Selain itu Kayamba cs diminta untuk memperbanyak berlatih tendangan jarak jauh terutama dalam hal akurasi tembakan ke gawang.

"Tentunya kita mempersiapkan pertandingan dengan baik dan saya melihat lagi pemain mana saja yang siap diturunkan. Tentunya pemain memiliki motivasi tinggi menghadapi Persiwa," jelas RD.
Hendra Kusuma

Pavel Ingin Tambah Koleksi Gol


PALEMBANG - Striker Sriwijaya FC Pavel Solomin sudah delapan kali tampil bersama SFC di ajang Liga Super Indonesia (ISL) dan Piala Indonesia musim 2009/2010. Penampilan pemain asal Uzbekistan ini, cukup meyakinkan. Meski baru mencetak tiga gol, tetapi peran suami Anastasya ini cukup memberikan kontribusi untuk lini depan SFC.

Namun minimnya gol sang striker membuat beberapa pihak meragukan kemampuannya. Maka saat menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2)5) kembali menjadi ajang pembuktian Pavel. Apalagi dia sengaja diistirahatkan lantaran tidak terdaftar di SFC. Kebugaran Solomin sangat diharapkan menjadi alternatif lini serang Laskar Wong Kito. Maklum saja sebagian besar pemain SFC ini terkuras setelah tampil habis-habisan menghadapi Selangor FA, Rabu (28/4) kemarin.

"Kita masih memiliki tenaga bugar seperti Pavel dan Precious. Tentunya seluruh pemain diharapkan konsisten menghadapi Persiwa nanti," ujar RD.

Terpisah Pavel pun siap diturunkan dan tampil all out menghadapi Persiwa. Dia pun sangat ingin mencetak gol dan mampu membawa kemenangan bagi timnya."Saya siap cetal gol dan siap membawa SFC raih kemenangan lawan Persiwa nanti," kata Pavel.

Persiwa Sudah Tiba di Palembang


PALEMBANG - Persiwa Wamena, lawan Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5) nanti sudah tiba di Palembang, Jumat (30/4) pukul 15.00.

"Persiwa Wamena sudah tiba di Palembang dan rencananya menginap di Hotel Sanjaya," kata LO Palembang, Taufik HD yang tugaskan mengurus klub Persiwa selama di Palembang, Jumat (30/4). Menurut Taufik, direncanakan Persiwa bakal menjajal lapangan Gelora Jakabaring, Sabtu (1/4) pagi. Seperti diketahui Persiwa dijjadwalkan menghadapi SFC Minggu (2/5) pukul 15.30.

Pertemuan kedua tim ini disebut-sebut menjadi laga sarat gengsi karena menentukan posisi mereka peringkat Klasemen ISL.

Obi Ingatkan Kecepatan Boakay


SETELAH- membawa Sriwijaya FC lolos ke babak 16 besar sekaligus juara Grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup, para pemain pulang dengan kepecayaan diri tinggi. Khususnya striker Anoure Obiora Richard sangat bergairah menjamu Persiwa Wamena dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5).

Pemain berjuluk Obigol ini, bertekad memperbaiki peringkat Laskar Wong Kito di klasemen ISL, dengan mengamankan tiga poin. Apalagi pertanddingan di lakoni di kandang sendiri.”Kami harus fokus di ISL demi memperbaiki posisi SFC,” tegas Obiora, Kamis (29/4).

Obiora mengaku begitu bersemangat mengikuti ISL setelah meraih kemenangan telak lawan Selangor FA 4-0. Kemenangan itu membangkitkan kepercayaan diri para pemain dan tim secara keseluruhan.

Kini harus fokus menghadapi Persiwa,” tandas pemain kelahiran Nigeria, 4 April 1986.
Ditanya kekuatan Persiwa, pemain asal Nigeria ini mengakui klub asal Wamena itu sangat kuat karena dihuni pemain-pemain berkualitas. Secara keseluruhan dia tahu tim itu sangat tangguh karena ada Cristian Kono di lini belakang dan bebeapa pemain lokal. Kemudian diperkuat pemain asing asal Liberia di lini tengah, Erik Weeks Lewis, dan striker haus gol Boakay Eddie Foday.

Khususnya nama terakhir, menurut Obi, mereka harus waspada. Sebab penyerang bertubuh gempal itu sudah mengoleksi 13 gol, sangat capat dan kuat dalam penguasaan bola. Penyerang asal Liberia itu harus dijaga “Dia pemain bagus dan kami semua harus waspada,” ujar mantan pemain PSDS Deli Derdang ini.

Jika tidak mengalami kelelahan hebat atau cedera, pelatih Rahmad Darmawan selalu menurunkan Obiora untuk menambah variasi serangan. Pemain yang sebenarnya berposisi asli sebagai penyerang sayap ini diplot sebagai striker karena kemampuannya menjaga bola dan mengkreasi serangan. Tak jarang pemilik tinggi 183 cm ini membantu serangan.

Meski kerap membuat pendukunga kesal, lantaran berlama-lama menahan bola, tetapi peranannya begitu vital di lini depan. Ia sudah padu bersama striker yang juga kapten tim, Keith Kayamba Gumbs, dan rekan barunya Pavel Solomin. Sejauh ini Obi baru mengoleksi empat gol dan lima assits di ajang ISL. Tentunya menghadapi Persiwa nanti menjadi ajang pembuktian baginya untuk menambah koleksi gol bagi SFC..sripo



Biodata
Nama: Anoure Obiora Richard
Lahir:Nigeria, 4 April 1986
Posisi: Striker/gelandang
Tinggi:183 cm
Istri:Saimaka

Karir Klub:
PSDS Deli Serdang 2006-2007
Sriwijaya FC 2007-Sekarang

Obigol Fokus Hadapi Persiwa Wamena


PALEMBANG -- Usai mengantarkan Sriwijaya FC lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup, Anoure Obiora Richard sangat bergairah menghadapi Persiwa Wamena dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5).

Demi memperbaiki peringkat Laskar Wong Kito di klasemen ISL, tentunya tiga poin harus diamankan. Apalagi pertanddingan di lakoni di kandang sendiri."Kami harus fokus di ISL demi memperbaiki posisi SFC," ujar Obiora, Kamis (29/4).

Pemain berjuluk Obigol ini begitu bersemangat mengikuti ISL setelah meraih kemenangan telak lawan Selangor FA. Kemenangan itu membangkit kepercayaan diri para pemain dan tim secara keseluruhan. "Setelah menang lawan Selangor, kami akan fokus menghadapi Persiwa. Sebab tim ini tim yang bagus dan sangat kuat," kata Obi.

Ini Dia Profil Thaiport, Lawan SFC


PALEMBANG - Sriwijaya FC akan menghadapi Thai Port FC, klub asal Thailand yang berstatus runner up di Grup H Asian Football Confederation (AFC) Cup.

Seperti apakah kekuatan Thai Port. Berdasarkan data penelusuran Sripo, klub ini adalah klub terbaik di Liga Thailand. Musim 2009 lalu finish di peringkat 6 Liga Thalind dan menjuarai Piala FA Thaland.

Klub asuhan Sasom Pobrasert ini dikenal memiliki materi pemain yang berkualitas. Dihuni beberapa pemain Timnas Thailand, klub yang pernah menjadi runner up Liga Thailand ini juga diperkuat dua pemain asal Brazil dan Camerun.

"Banyak orang menyebut AFC Cup adalah even kelas dua setelah Liga Champions Asia (LCA), padahal klub-klub peserta AFC juga tidak kalah berkualitas. Termasuk juga Thai Port FC. Makanya kita harus waspada demi menjaga kans lolos ke babak 8 besar AFC Cup," kata Presiden Klub Dodi Reza Alex Noerdin, Kamis (29/3).

Menurut anggota DPR RI ini, secara materi Laskar Wong Kito selalu siap melakoni setiap pertandingan termasuk ajang AFC Cup yang menjadi bidikan SFC, setelah tidak lagi memiliki peluang di ajang Liga Super Indonesia (ISL)."Tentunya kita sangat konsentrasi di ajang AFC Cup. Tentu kita berusaha untuk memenuhi target mendapatkan gelar di ajang AFC Cup," ujar Dodi.

Gumbs Cs Bersua Thai Port FC 12 Mei


PALEMBANG - Setelah memastikan diri lolos ke babak 16 besar berstatus Juara Grup F, Sriwijaya FC dijadwalkan akan bersua klub asal Thailand Thai Port FC babak 16 besar Asian Football Confederation (AFC) Cup, di Stadion Gelora Jakabaring, 12 Mei mendatang. Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan akan bertarung demi meloloskan diri ke babak 8 besar.

"Kita akan langsung bertemu dengan runner up Grup H Thai Port FC pada 12 Mei mendatang," kata Manajer SFC Hendri Zainudin, Kamis (29/4).

Menurut Hendri ketetapan pelaksanaan pertandingan pada 12 Mei mendatang, sedikit menimbulkan masalah mengingat padatnya jadwal kompetisi yang dilakoni Laskar Wong Kito. Sebab berdasarkan jadwal kompetisi, tim asuhan RD juga dijadwalkan menghadapi perhelatan Piala Indonesia 7-13 Mei mendatang.

"Kita juga sebagai tuan rumah di ajang Piala Indonesia. Hal ini akan menimbulkan masalah bagi jadwal kompetisi yang diikuti SFC," ujar Hendri.

Rabu, 28 April 2010

Menang 4 - 0, SFC Juara Grup F


PALEMBANG, SRIPO--Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Selangor FA dengan skor 4-0 dalam laga terakhir Asian Football Confedaration (AFC) Cup, di Stadion Shah Alam, Rabu (28/4) malam.

Dengan kemenangan ini Laskar Wong Kito untuk sementara menjadi juara Grup F karena unggul selisih gol atas Binh Doung yang juga menang 5-0 atas tuan rumah Victory. SFC kelebihan 14 gol, sementara Binh Duong hanya kelebihan 12 gol.

Dilaporkan Manajer SFC Hendri Zainudin melalui Asisten Manajernya, Jamaludin, gol kemenangan SFC dilesakkan striker Keith Kayamba Gumbs menit 27 dan menit 81, Anoure Obiora Richard di menit 41. Kemudian Ponaryo Astaman menambah di menit 81.

Hendri mengucapkan syukur alhamdullillah dengan kemengan ini. Sebab hasil ini sedikit banyaknya mampu menghapus luka Sumsel atas kekalahan dari Persitara 5-1 di ajang Liga Super Indonesia (ISL)."Alhamdulillah kemenangan ini menghapus luka Sumsel kemarin dibantai 5-1. Kita Juara Grup F, SFC unggul selisih gol dari Binh Duong FC," ujar Hendri.

Kayamba Bawa SFC Unggul 4-0 Atas Selangor


PALEMBANG--Striker Kieth Kayamba Gumbs melengkapi pesta kemenangan Sriwijaya FC atas tuan rumah Selangor FA dengan skor 4-0 di Stadion Shah Alam Malaysia, Rabu (28/4). Laskar Wong Kito menang dengan skor telak. Sebab hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap bertahan 4-0 tanpa balas.

Ponaryo Bawa SFC Unggul 3-0 Atas Selangor


PALEMBANG - Sriwijaya FC unggul atas Selangor FA dengan skor 3-0 di Stadion Shah Alam Malaysia, Rabu (28/4). Gol dilesakkan Ponaryo Astaman melalui tendangan jarak jauh menyambut umpan sodoran Zah Rahan.

Dilaporkan Manajer SFC Hendri Zainuddin melalui Assiten SFC Jamaludin. Setelah unggul dengan skor 3-0 ini membuat SFC terus mendominasi serangan. Sementara Selangor FA tetap memperagakan permainan bertahan dan sesekali mencoba mencuri lewat serangan balik mereka yang cepat ke areal pertahanan SFC.

Menit 70 Worabay Terima Kartu Kuning


PALEMBANG - Hingga pertengahan babak kedua SFC tetap mengendalikan serangan. Namun secara pelahan tuan rumah Selangor FA mulai bangkit. Secara perlahan tim asuhan K Devan ini terus menekan Laskar Wong Kito. Namun lini belakang SFC tampil solid dan memiliki bermain disiplin.

Akibatnya Cristian Worabay harus menerima kartu kuning, untuk menghentikan aksi serangan balik yang dimotor Safe Sali. Pemain muda Selangor ini sangat cepat membawa bola menyisir sisi kiri lapangan, namun dengan cepat dipotong Worabay dengan tekel kerasnya.

Selangor FA Peragakan Permainan Bertahan


PALEMBANG - Memasuki menit 65 Sriwijaya FC tetap mengendalikan serangan. Namun permainan bertahan yang diperagakan Selangor FC membuat Zah Rahan cs kesulitan membongkar lini pertahanan tim lawan.

Dilaporkan Asisten Manajer Sriwijaya FC, Jamaludin, meski Selangor lebih bertahan, Charis Yulianto tampaknya lebih berhati-hati di babak kedua, karena Selangor yang dimotori Safee Sali di lini depan lebih cepat melancarkan serangan balik. Sesekali tusukan Sali berhasil menembus lini pertahanan Laskar Wong Kito.

Ponaryo Dapat Kartu Kuning


PALEMBANG - Sepuluh menit babak kedua SFC dan Selangor saling menyerang. Namun SFC tampil lebih mendominasi dan mengatur ritme serangan. Sementara Selangor tampil fight dan agresif.

Permainan keras itu memancing emosi salah satu pemain SFC, Ponaryo Astaman, sehingga bermain agak lebih keras. Tekel Ponaryo terhadap pemain tengah Selangor, Amri, berbuah kartu kuning di menit 54. Kedudukan untuk sementara masih 2-0 untuk SFC.

Babak Pertama Selesai SFC Sementara Unggul Atas Selangor 2 - 0


PALEMBANG - Babak pertama Sriwijaya FC versus Selangor FA dalam lanjutan AFC Cup di Stadion Shah Alam, Rabu (28/4) baru saja selesai. Laskar Wong Kito untuk sementara waktu masih unggul dengan skor 2-0.

Dilaporkan Manajer SFC Hendri Zainudin melalui Asisten Manajer Jamaludin, gol dilesakkan Keith Kayamba Gumbs menit 27 melalui tendangan keras terarah menundukkan kiper Selangor, Fairul. Kemudian striker Anoure Obiora Richard kembali menambah keunggulan SFC menit 41.

SFC kembali Unggul 2 - 0 Melalui Gol Obiora


PALEMBANG--Sriwijaya FC kembali unggul untuk sementara atas Selangor FA dengan skor 2-0 di Stadion Shah Alam, Rabu (28/4). Setelah Kayamba mencetak gol di menit 27, kini giliran Anoure Obiora Richard mencetak gol di menit 41.

Dilaporkan Asisten Manajer SFC Jamaludin, unggul 2-0 Laskar Wong Kito terus menekan. SFC harus mampu meraih kemenangan minimal 3-0 atau setidak lebih dari itu, sebab pada saat bersamaan Binh Duong baru saja mengalahkan Victory Sc dengan skor 5-0. Binh Duong untuk sementara duduk diperingkat pertama dengan kelebihan 12 gol. Sementara SFC kelebihan 10 gol.

SFC Sementara Unggul 1 - 0 Atas Selangor


PALEMBANG--Sriwijaya FC unggul untuk sementara waktu atas tuan rumah Selangor FA di Stadioh Shah Alam, Rabu (28/4). Gol pertama untuk tim asal Sumsel ini dilesakkan Keith Kayamba Gumbs di menit 27.

Serangan yang dirancang Zah Rahan dari lapangan tengah berhasil dituntaskan Keith Kayamba Gumbs melalui tembakan keras ke gawang Selangor FA. Kedudukan untuk sementara berjalan 1-0 untuk Laskar Wong Kito.

8 Menit Awal SFC versus Selangor Masih 0-0


PALEMBANG--Sriwijaya FC versus Selangor FA untuk sementara masih berlangsung 0-0 di Stadion Shah Alam Malaysia, Rabu (28/4). Kedua tim turun dengan formasi agresif dan saling menyerang. Sementara itu pendukung kedua tim turut memberikan support.

Dilaporkan Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin melaluai Asisten Jamaludin, Laskar Wong Kito mendapatkan dukungan dari TKI di Malaysia, sementara Selangor mendapatkan dukungan dari ribuan pendukung fanatifnya. SFC yang mengandalkan formasi 4-3-3 tampil agresif, begitu juga tuan rumah yang tidak ingin dipermalukan di rumah sendiri tampil fight. Kedudukan masih berlangsung 0-0 di 8 menit awal

Sriwijaya FC Tuan Rumah Babak 16 Besar Piala Indonesia 2010


Dari hasil drawing babak 16 besar Piala Indonesia yang dilakukan program acara Dahsyat di RCTI, Rabu (28/4) pagi, empat tim terpilih menjadi tuan rumah, yakni Sriwijaya FC, Persib Bandung, Arema Indonesia dan Persipura Jayapura.

Salah satu grup yang terberat adalah Grup J. Di grup ini, tuan rumah Sriwijaya FC tergabung bersama Persija Jakarta, Persisam Samarinda dan PSMP Mojokerto.

Grup K tidak kalah ketat, pasalnya Persib akan menghadapi Persebaya Surabaya, Bontang FC dan Persibo Bojonegoro. Sedangkan di Grup L, tuan rumah Arema Indonesia juga tergabung di grup yang berat bersama Persidafon, Pelita Jaya dan Persela Lamongan.

Sedangkan di Grup M, tuan rumah Persipura Jayapura berada satu grup dengan Persikabo Bogor, Persik Kediri dan PSM Makassar.[bow]

Hasil Drawing 16 Besar Piala Indonesia:

Grup J

Sriwijaya FC

PSMP Mojokerto

Persija Jakarta

Persisam Samarinda

Grup K

Persib Bandung

Persibo Bojonegoro

Persebaya Surabaya

Bontang FC

Grup L

Arema Indonesia

Persidafon

Pelita Jaya

Persela Lamongan

Grup M

Persipura Jayapura

Persikabo Bogor

Persik Kediri

PSM Makassar

*Tim urutan pertama sebagai tuan rumah di grup masing-masing

Senin, 26 April 2010

Arif "Kecenk" Suyono Siap Pecundangi Selangor


PALEMBANG - Seperti diketahui Selangor FA sangat tangguh ketika bermain di kandang mereka Stadion Shah Alam. Pasukan K Devan itu sanggup menahan Binh Duong FC finalis AFC edisi 2009 lalu dengan skor 0-0, mencukur Victory 5-0.Hal ini sudah cukup menjadi bukti jika tim berjuluk Raksasa Merah itu sangat tangguh jika bermain di kandang. Namun gelandang serang Arif Suyono yakin mampu mengatasi Selangor.

"Kami harus bermain fight dan kami percaya mampu mengimbangi permainan Selangor di kandang mereka," kata Arif.

Namun, pemain yang karib disapa Kecenk ini tetap mengikuti instruksi pelatih. Sebab menurut dia sebagai pemain dia sudah sedikit banyaknya tahu kekuatan Selangor, karena sudah bertemu. Bahkan Kecenk mampu mencetak dua gol ke gawang tim asal Malaysia itu. Maka dalam pertandingan nanti sangat penting menjaga konsentrasi dan kekompakan tim. Disoal tentang target mencetak gol pemain asal Malang ini tetap mengatakan melihat situasi.

"Jika ada kesempatan saya akan mencetak gol, tetapi kemenangan tim utama dan kepada masyarakat Sumsel mohon dukungan serta doanya," ujar Arif.

Harus Juara Grup F


Perjuangan Sriwijaya FC di fase penyisihan grup akan mencapai puncaknya saat bentrok dengan Selangor FA. Laga terakhir grup F inilah yang akan menentukan perjuangan Laskar Wong Kito untuk menjadi juara grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup 2010.

”Kami akan tetap mencari tiga poin penting di kandang Selangor FA di Stadion Shah Alam. Dan kami juga berusaha untuk menang minimal dengan selisih 2-0 atau 3-0. karena diwaktu bersamaan Becamex Bihn Duong melawat ke kandang Victory SC di Male Maladewa. Dan kami tidak mau berandai-andai yang penting lada terakhir mampu dimenangkan oleh Sriwijaya FC,” harap Rahmad Darmawan pelatih Sriwijaya FC, kemarin (25/4).

Untuk grup F sudah memastikan dua tim yang lolos, yakni Sriwijaya FC dan Becamex Binh Duong. Hanya saja kedua tim harus bersaing ketat untuk merebut juara grup F. Menurut rencana laga terakhir ini akan digelar pukul 19.45 waktu Malaysia sedangkan Victory SC menjamu Becamex akan digelar pukul 18.00 waktu Maladewa atau sekitar pukul 20.00 WIB.

”Baik kita maupun Binh Duong masih punya kans untuk menjadi juara grup. Bahkan, keduanya harus melakukan laga tandang. Kami sendiri berharap para pemain Sriwijaya FC tetap menjaga asa untuk tampil fight menghadapi Selangor,” lanjuta mantan pelatih Persipura ini.

Namun kekuatan Selangor sedikit berkurang. Pasalnya, salah satu pemain pilar mereka Khairul Anwar terkena larangan bermain. Ya, pemain nomor punggung 5 ini dilarang tampil akibat akumulasi kartu kuning. Terakhir Anwar mendapatkan kartu saat menghadapi Becamex.

”Meski tidak diperkuat oleh Anwar tetap saja kami harus waspada, karena Selangor main di kandang sendiri dan didukung suporter. Tapi kami harap masyarakat Indonesia yang ada di Selangor mau mendukung perjuangan Sriwijaya FC. Terutama dukungan dari para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi kami yang berlaga di negeri orang,” harap Rahmad Darmawan. (31)

Bawa 18 Pemain ke Selangor


Sriwijaya FC mulai melupakan kekalahan atas Persitara Jakarta Utara, Sabtu lalu (24/4), dengan skor 1-5. Permainan yang buruk membuat Laskar Wong Kito--julukan Sriwijaya FC--seakan kehilangan sentuhan untuk menang. Namun kondisi ini tidak akan terjadi saat Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan berjibaku pada laga terakhir AFC Cup grup F Rabu, nanti (28/4).

Ya, pada laga penentuan, tim asuhan Rahmad Darmawan bertekad merebut juara grup demi menjadi tuan rumah AFC Cup pada babak 16 besar nanti. “Kami harap para pemain fokus dan konsentrasi untuk bertandingan menghadapi Selangor. Ini adalah kesempatan terakhir di fase grup. Kami harap Sriwijaya FC bisa menjadi juara grup dan menjadi tuan rumah pada babak 16 besar,” ujar Rahmad Darmawan, pelatih Sriwijaya FC, kemarin (25/4).

Mantan pelatih Persija ini bersyukur timnya tidak ada kendala cedera pemain begitu juga dengan kendala akumulisi kartu kuning. Ponaryo yang sempat ditarik keluar karena mengalami cedera pada menit ke-60 tidak mengalami cedera serius. Mantan pemain Persija Jakarta ini hanya mengalami benturan sedikit saat merebut bola. “Cedera Ponaryo tidak terlalu serius dan hanya mengalami memar di betis kaki kanan,” lanjut Rahmad.

Hal senada juga dilontarkan langsung oleh Ponaryo Astaman. “Saat benturan dengan pemain Persitara saya sempat merasa nyeri di bagian betis. Beruntung setelah mendapatkan perawatan dari tim medis Sriwijaya ternyata tidak terlalu serius. Insya Allah saya bisa main jika diturunkan menghadapi Selangor FA nanti,” aku Ponaryo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, kemarin.

Semua pemain siap dimainkan. Pemain yang sempat disimpan seperti Anoure Obiora, Oktavianus, Charis Yulianto, Ferry Rotinsulu, M Nasuha, dan Christian Worabay, dan Slamet Riyadi siap diturunkan menghadapi Selangor.

“Rotasi tetap saya jalankan untuk menyegarkan kondisi fisik pemain. Hanya saja, Sabtu kemarin (24/4) permainan anak-anak cenderung menurun dan tidak berkembang. Mudah-mudahan pemain yang saya parkir saat melawan Persitara mampu melakukan improvisasi di lapangan,” lanjut mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Pagi ini (26/4) sekitar pukul 09.00 WIB seluruh pemain akan bertolak ke Malaysia langsung menuju Selangor dengan membawa 18 pemain menggunakan pesawat Air Asia. Pemain yang ditinggal adalah AA Ngurah Wahyu Trinajaya, Mustopa Aji, Hendro Kartiko, Precious Emurajeraye, Amirul Mukminin. “Untuk Pavel Solomin sengaja dibawa ke Malaysia tapi tidak untuk dimainkan, melainkan untuk mengurus visa istrinya di Malaysia. Pavel sendiri memang tidak masuk dalam kuota pemain yang terdaftar di AFC Cup,” kata Jamaluddin, asisten manajer Sriwijaya FC.(31)

Pemain yang berangkat:
Ferry, Andrytani (kiper), Bobby, Ambrizal, Slamet Riyadi, Isnan Ali, Charis Yulianto, Worabay (belakang), Toni Sucipto, Ponaryo, Alamsyah, Arif Suyono, Zah Rahan , Nasuha, Oktavianus, Obiora, Keith Kayamba, Rahmat Rivai.

Minggu, 25 April 2010

RD Rancang Strategi Redam Amunisi Selangor


PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan mengajak anak asuhnya melupakan kekalahan terbesar sepanjang sejarah perjalanan Sriwijaya FC selama mengikuti kompetisi di Indonesia. Pertandingan lebih berat sudah menunggu di depan mata. Kayamba Gumbs cs akan menghadapi Selangor FA di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup, Rabu (28/4).

Tentunya pelatih RD sudah memiliki cara untuk secepatnya mengembalikan mental dan performa pemain. Kemudian meramu starategi jitu menghadapi barisan amunisi Selangor yang agresif dan kerap merepotkan barisan belakang Laskar Wong Kito.

"Saya secepatnya mengembalikan mental dan kepercayaan diri pemain. Tentunya mereka malu dengan kekalahan kemarin. Tetapi saya yakin mereka akan mampu menghadapi pertandingan lawan Selangor. Saya katakan kepada mereka biarlah kekalahan lawan Persitara adalah tanggungjawab saya," ujar RD, Minggu (25/4).

Pelatih kelahiran Metro Lampung mengatakan, pasukannya akan berangkat pada Senin (26/4) pagi. Selain untuk kebutuhan recovery pemain, ia juga menggelar latihan menyusun strategi di Jakarta. Sementara pemain akan di bawa sebanyak 18 orang. "Kita akan membawa 20 pemain dan berangkat Senin pagi," kata RD.

Disinggung tentang penyebab kekalahan kemarin, RD beralasan anak asuhannya memang tidak mampu mengembangkan permainan menghadapi Persitara. Buruknya kondisi lapangan menjadi kendala. Dibutuhkan adaptasi dan proses penyesuaian lantaran Zah Rahan cs memang jarang menghadapi kondisi seperti itu. "Sebab saya lihat kemarin pemain tidak mampu menikmati permainan, sementara lawan bisa mengembangkan permainan," ujar RD.

Namun menghadapi Selangor, RD yakin akan asuhnya tidak ada kendala, sebab kondisi lapangan di Selangor juga sangat refrensentatif. Kemudian kepercayaan diri pemain terus meningkat seiring keberangkatan menuju Selangor.

Menurut RD, pertandingan lawan Selangor sangat penting mengingat menjadi penentuan perjalanan menuju babak 16 besar. SFC memang sudah lolos, tetapi pelatih asal Metro Lampung ini bertekad memenangi pertandingan untuk mengamankan posisi Ponaryo cs di puncak Klasemen. "Sebab ini merupakan laga penentuan untuk juara Grup F. Kita harus mampu memenangkan pertandingan," kata RD.

Disinggung mengenai kekuatan tim lawan, menurut RD meski tim asuhan K Devan itu baru saja mengalami kekalahan 4-0 dari Binh Duong, tetapi tidak mengurangi kewaspadaaannya terhadap tim asal Selangor itu. Tim itu memiliki materi pemain yang bagus dan penyerang muda dari Timnas Malaysia.

"Mereka akan sangat kuat ketika bermain di kandang. Mereka mampu menahan Binh Duong dan mengalahkan Victory dengan skor 5-0, artinya tim ini sangat kuat ketika bermain di kandangnya," kata RD.

Sabtu, 24 April 2010

Kamis, 22 April 2010

Poci Kartu As SFC Lawan Persitara


PALEMBANG - Selama satu musim striker Rahmat "Poci" Rivai memperkuat Persitara Jakarta Utara musim 2008-2009. Poci bersama rekan-rekannya sukses membawa Laskar Si Pitung eksis di Liga Super Indonesia. Tentunya kenang-kenangan bersama klub asal Jakarta Utara itu sangat berkesan.
Sebab disanalah pria asal Ternate itu mengalami masa puncak performa bahkan masuk dalam jajaran striker tersubur di ISL dengan torehan 13 golnya.

Kini Poci datang kembali bekas klub yang melambungkan namanya itu. Tetapi kali ini sebagai musuh. pengalamannya bersama Persitara bisa menjadi kartu As pelatih Rahmad Darmawan untuk meracik strategi menghadapi Persitara, Sabtu (24/4) nanti.

"Banyak kenang-kenangan bersama Persitara, tentunya saya tidak melupakan klub ini, tetapi saya akan profesional untuk membawa SFC mencuri poin di sini," kata Poci, Kamis (22/4).

Bukti profesional ditunjukkan ketika dia turut menyumbang satu gol ke gawang Persitara dalam pertemuan pertama sejak berseragam SFC Poci turut menyumbang satu gol bersama Obiora dan Nasuha yang sukses mengalahkan Persitara dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Jakabaring 21 November 2009 lalu.

Poci sebenarnya cukup membawa keruntungan karena dalam tiga kali pertemua terakhir dia selalu mencetak gol. Ketika berseragam Persitara ia juga mencetak gol penentu kemenangan bagi tim asal Jakarta Utara itu atas SFC dengan skor 1-0, 1 Mei 2009 musim kompetisi 2008/2009. Kemudian ia juga mencetak gol dalam kompetisi yang sama saat takluk dari Laskar Wong Kito pada 13 September 2009.

Namun Poci menolak saat ditanya tentang target gol, sebab baginya yang paling penting adalah membawa SFC meraih poin."Pokoknya saya bermain saja dengan baik dan berusaha membawa SFC meraih poin, untuk itu doa kan kami agar mendapatkan poin lawan Persitara. Sebab saya tahu tim ini dihuni pemain-pemain berkualitas," tegasnya.

RD Bawa 20 Pemain Hadapi Persitara



PALEMBANG - Sebanyak 20 pemain sudah dibawa berangkat ke Jakarta, karena Sriwijaya FC akan menghadapi Persitara Jakarta utara, Sabtu (24/4). Laskar Wong Kito berangkat dengan kekuatan penuh, karena bertekad mencuri poin di kandang Laskar Si Pitung julukan Persitara.

"Kami harus memaksimalkan setiap pertandingan sisa untuk menjaga posisi tim di Indonesia Super Liga. Sejauh ini tim dalam kondiri bagus, kami membawa 20 pemain," kata Pelatih Rahmad Darmawan, Kamis (22/4).

Menurut RD sapaannya, setiap pertandingan di laga terakhir sangat penting mengingat SFC kini berada di peringkat 7 Klasemen ISL. Posisi SFC masih rawan tergusur dari tim-tim lain yang berada di bawahnya.

Tentang kondisi pemain, RD akan kembali melakukan rotasi menghadapi Persitara nanti. Sebab dalam pertandingan lawan Victory SC kemarin, pelatih asal Metro Lampung ini melakukan rotasi 6-7 pemainnya.

"Dalam pertandingan lawan Victory ada bebarapa pemain yang saya istirahatkan untuk menghadapi laga Persitara Jakarata Utara. Maka pemain yang bermain fulltime saat menghadapi Persikabo Bogor di Piala Indonesia kita istirahatkan. Sebab rotasi sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran. Sebab Persitara adalah tim yang memiliki materi pemain berkualitas dan sangat kuat ketika bermain di kandang," ujarnya.

Seperti diketahui Keith Kayamba Gumbs bertolak dari Mess Pertiwa pukul 08.00 dan sudah tiba di Jakarta Utara. Mereka kini menginap di hotel Kartika Candra dan menjalani latihan ringan pukul 15.30. Latihan taktik sekaligus mencoba lapangan akan dilanjutkan pada Jumat (23/4).

SFC Target Tuan Rumah 16 Besar AFC


PALEMBANG - Tim tuan rumah biasanya selalu diuntungkan dalam setiap pertandingan, karena mereka bermain di kandang sendiri dan mendapatkan dukungan moril dari penonton dan suporter. Sehingga kans untuk memang selalu terbuka dalam setiap pertandingan.

Hal inilah yang dikejar Sriwijaya FC agar menjadi tuan rumah babak 16 besar Asian Football Confederation (AFC) Cup. Caranya adalah menjadi juara Grup F AFC. Sejauh ini Laskar Wong Kito sudah memastikan diri lolos bersama Becamex Binh Doung FC.

"Tentunya kita menargetkan juara Grup F, sebab menjadi persyaratan sebagai tuan rumah. Maka dalam laga menghadapi Selangor FA nanti, kita targetkan mampu mempertahankan performa terbaik SFC," kata Presiden Klub SFC Dodi Reza Alex, Kamis (22/4).

Seperti diketahui Laskar Wong Kito untuk sementara menjadi juara Grup F. Tetapi posisi Kayamba cs masih sangat rentan tergusur jika tidak mampu memaksimalkan satu pertandingan terakhir. Sebab Binh Duong juga menyisakan satu pertandingan terakhir. SFC akan menghadapi Selangor FA di Malaysia, sementara Binh Duong FC juga melawat ke Maladewa menghadapi Victory SC pada 28 April mendatang.

"Maka dalam pertandingan terakhir harus dimaksimalkan. Namun dalam setiap pertandingan, menjadi tuan rumah ataupun tidak, kami akan berusaha tampil maksimal," kata Dodi.

Terpisah Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid memberikan sebagai salah satu syarat di AFC, untuk menjadi tuan rumah SFC harus menjadi juara grup.

"Makanya target juara grup Ftengah kita kejar. Mudah-mudahan kita mampu mencapai itu agar menjadi tuan rumah. Kans untuk lolos ke delapan besar cukup besar jika SFC menjadi tuan rumah, sebab sistem yang digunakan adalah sistem gugur. Jika kalah tersingkir," tegas Faisal.

Rabu, 21 April 2010

Pertandingan Berakhir, SFC Bantai Victory 5 - 0



PALEMBANG - Sriwijaya Fc mengalahkan Victory SC dalam laga lanjutan AFC Cup dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu (21/4).

Gol dicetak Obiora di menit ke-28 dan 67 melalui sundulan dan tendanganya di menit ke-89. Penalti Zah Rahan di menit ke-39 dan Arif Suyono di menit 75.

Dengan kemenangan ini Laskar Wong Kito mengantongi nilai 10 dari lima kali pertandingan.

SFC Kembali Unggul 5 - 0


PALEMBANG - Obiora kembali membawa SFC unggul 5-0 di menit ke-89. Pemain asal Nigeria ini sukses menyelesaikan assist Rahmad Rivai. Dengan sedikit mendribel bola, Obi sukses menaklukkan kiper Faisal melalui tendangan menyilang.

Dengan mencetak gol di menit akhir ini Obi sukses mencetak hattrick.

Tarik Zah Rahan Masukkan Poci


PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan menarik Zah Rahan ke luar lapangan dan menggantinya dengan Rahmad "Poci" Rivai. Ia menarik keluar playmaker Zah Rahan Krangar dan memasukkan Poci untuk meningkatkan serangan.

Sementara pergantian ini dimanfaatkan Victory untuk keluar menyerang. Peluang didapatkan Ali tetapi tendangannya diblok Ferry Rotinsulu yang hari ini bertugas menjaga gawang SFC.

Arif Bawa SFC Unggul Sementara 4 - 0


PALEMBANG - Tim SFC kembali unggul menjadi 4-0 atas tamunya Victory SC di menit ke-75 dicetak Arif Suyono melalui kerjasama satu dua Kayamba-Obiora di tengah lapangan.

Obiora melakukan dribel melewati pemain belakang Victory dan memberikan assist kepada Arif Suyono. Pemain asal Malang ini sukses memanfaatkan kelengahan kiper Victory, Faisal

Obiora Kembali Sumbang Gol untuk SFC 3 - 0


PALEMBANG - Obiora kembali membawa Sriwijaya FC unggul atas Victory SC di menit ke-67. Pemain asal Nigeria ini sukses menyelesaikan umpan krosing Kayamba dengan tandukkannya menunduk kiper Victory, Faisal. SFC terus menyerang lini pertahanan Victory.

SFC Unggul Sementara 2 - 0


PALEMBANG - Di menit ke-58, Sriwijaya FC terus menekan Victory SC. Anak-anak asuh Rahmad Darmawan kembali menambah gol karena bek Victory, Sifan menjatuhkan Tony di kotak penalti.

Zah Rahan yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menundukkan kiper Victory Faisal. SFC sementara unggul 2-0 atas Victory.

Ponaryo Gantikan Mustafa Aji


PALEMBANG - Babak kedua dimulai. Sriwijaya FC tetap mengendalikan permainan. Namun, di menit ke-51, pelatih Rahmad Darmawan menarik Mustafa Aji keluar dan digantikan Ponaryo Astaman.

Langkah ini diambil RD untuk memperkuat lini tengah dan memaksimalkan serangan.

Babak Pertama Berakhir Kedudukan 1-0 Untuk SFC


PALEMBANG - Sriwijaya FC untuk sementara unggul 1-0 atas Victory SC dalam lanjutan Piala AFC Cup di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (21/4).

Gol dilesakkan Anoure Obiora Richard menit 28 usai meneruskan umpan krosing M Nasuha. Unggul 1-0 membuat anak asuh RD terus meningkatkan serangan, namun peluang matang Aji, Obiora, Kayamba maupun Nasuha masih belum mampu menambahkan gol. Sebaliknya Victory yang terus bertahan berani keluar menyerang, peluang dapatkan Ali namun tendangannyaa masih mampu diblok kiper Ferry Rotinsulu.

Di babak pertama ini wasit Matsuo Hajime memberikan kartu kuning kepada dua pemain Victory Afiu dan Sinaz.

Sementara kartu kuning juga diterima Slamet Riyadi. Hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk SFC.

Menit 43 SFC vs Victory Masih 1-0


PALEMBANG - Unggul 1-0 membuat anak asuh Rahmad Darmawan meningkatkan serangan. Nasuha mendapatkan peluang, namun tendangannya masih diblok kiper Victory Faisal. Sementara serangan balik Victory juga cukup berbahaya, beberapa kali penyerang Victory baik Ali maupun Sabah mengancam gawang SFC. Sementara SFC kembali mendapatkan peluang, namun tendangan Kayamba dan sundulan Nasuha masih mampu diblok kiper Faisal.

Obiora Bawa SFC Unggul Sementara



PALEMBANG - SFC unggul menit ke-28 atas Victory melalui sundulan Obiora. Gol pertama pemain asal Nigeria ini setelah memanfaatkan krosing Nasuha dari sudut kiri lapangan. Sementara itu Slamet Riyadi mendapat kartu kuning di menit ke-29 karena dengan sengaja menekel penyerang Victory, Ali.

Kedudukan Masih 0-0


PALEMBANG - Memasuki menit 15, Sriwijaya FC terus mendominasi permainan. Sejumlah peluang didapatkan seperti tendangan Mustafa Aji masih melenceng di kanan gawang Victory yang dijaga kiper Faisal.

Begitu pun sundulan Nasuha masih mampu diblok kiper asal Maladewa ini. Kedudukan masih 0-0.n

Afiu Terima Kartu Kuning Menit ke-4


PALEMBANG - Wasit Matuso Hajime memberikan kartu kuning untuk Afiu karena dengan sengaja mengganjar M Nasuha.

Wasit memberikan ganjaran kartu kuning karena melihat pemain Victory ini melakukan tekel ceroboh kepada Nasuha.

SFC-Victory Sama-sama Menyerang


PALEMBANG - Pertandingan antara Sriwijaya FC versus Victory SC di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (21/4) sudah dimulai sejak pukul 15.30 tadi. Kedua pelatih menggunakan formasi menyerang.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menurunkan formasi 4-3-3 dan Ali Suzain juga menggunakan formasi yang sama. Sebelum pertandingan SFC tetap menggelar doa bersama.

Rahmad Ingin Catat Sejarah Di Piala AFC


Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengusung semangat berbeda di Piala AFC 2010 musim ini. RD, sapaan akrabnya, berkeinginan kuat mencatatkan sejarah dengan bercita-cita membawa tim besutannya lolos ke babak 16 besar. Sriwijaya akan menghadapi Victory SC di Stadion Gelora Jakabaring sore ini.

Keberhasilan ini, setidaknya dapat membalas kekecewaan publik atas kegagalan Charis Yulianto dkk di ajang Liga Champions Asia (LCA) musim lalu. karena dibombardir tim elite Asia.

“Jika saya bisa membawa Sriwijaya lolos ke babak 16 besar, tentunya akan menjadi catatan sejarah bagi tim ini. Malahan, saya berharap, jangan sampai terhenti di babak 16 besar saja, tapi terus berlanjut ke babak berikutnya,” kata Rahmad.

Peluang Laskar Wong Kito untuk melenggang ke babak 16 besar memang terbuka, karena menjadi pemuncak klasemen sementara. Victory saat ini berada di dasar klasemen dengan raihan poin yang sama dengan Selangor FA, dan hanya kalah dalam selisih gol.

Namun, posisi ini bukanlah jaminan mutlak, karena Laskar Wong Kito hanya berselisih jumlah gol dengan peringkat dua grup, Becamex Binh Doung (Vietnam). Sedangkan, pertandingan masih menyisakan dua laga lagi, yakni satu laga kandang kontra Victory SC dan satu laga tandang melawan Selangor FA.

“Sejak awal musim saya telah mempersiapkan tim ini untuk berlaga tidak saja di liga domestik, tapi juga ajang tingkat Asia. Meskipun, AFC Cup kastanya lebih rendah dari LCA tapi, saya yakin gengsi di ajang ini tetap ada karena ini adalah ajang internasional. Hal inilah yang memotivasi anak-anak,” tutup mantan gelandang Persikota Tanggerang ini.

Sementara itu, Victory SC (Maladewa) sama sekali tak gentar menghadapi Sriwijaya FC. Tim yang sama sekali tidak diperkuat pemain asing ini tetap optimis dapat meraup hasil maksimal saat tandang ke Palembang.

“Kami tetap memasang target tiga poin, meskipun kami tahu Sriwijaya FC lebih unggulkan. Kami sangat fokus sekali dengan pertandingan ini,” kata pelatih Victory SC Ali Suzain.

“Sriwijaya FC dan Binh Doung hanya berselisih dalam perolehan gol. Kedua tim ini belum aman, begitupula dengan Selangor. Hingga detik ini, kami masih berpeluang untuk lolos ke babak berikutnya," ujar dia.

Meskipun demikian, untuk melenggang ke babak berikutnya bukan perkara mudah, terlebih Sriwijaya FC bermaterikan beberapa pemain timnas dan pemain asing berkwalitas. Dia menilai Laskar Wong Kito bisa saja menjadikan Victory sebagai lumbung gol.

Pasalnya, saat Victory bertandang ke Selangor menelan kekalahan telak 5-0. Sedangkan, fakta sebelumnya, Selangor justru ditaklukkan Charis Yulianto dkk 6-1 saat bertandang ke Palembang.

“Tidak bisa dikatakan langsung seperti itu. Setiap pertandingan jelas berbeda faktor teknis dan non teknisnya. Ini sepak bola, dan apapun bisa terjadi,” ucap dia.

Hal senada disampaikan oleh Kapten tim Sabah Mohamed Ibrahim.

"Kondisi tim kami sedang diliputi kepercayaan diri yang tinggi karena beberapa laga terakhir di liga domestik meraih hasil maksimal. Ini menjadi modal utama kami mengalahkan Sriwijaya FC," ujar Sabah.

Super Kayamba Siap Beraksi


AKI Keith Kayamba Gumbs sudah gatal untuk segera menjajal tamunya Victory SC pada Asian Football Confederation (AFC) Cup Grup F, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (21/4). Kapten Sriwijaya FC ini siap beraksi dan memberikan kemenangan agar Laskar Wong Kito lolos ke babak kedua.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan, sengaja mengistirahatkan Super Kayamba, julukannya, pada laga kontra Persikabo Bogor di ajang Piala Indonesia pada 18 April lalu. Kondisi striker asal St Kitts & Nevis (Amerika Utara) ini dipastkan fit dan bugar sehingga diharapkan mampu merebut tiga poin yang sangat dibutuhkan.

Kayamba menyatakan siap menjadi ujung tombak tim yang memandang laga ini partai “hidup mati”.

“Saya siap bermain habis-habisan karena laga ini sangat penting. Kami sudah melewati beberapa pertandingan selama fase grup ini. Semakin lama kami semakin berkembang dan mulai memiliki kepercayaan diri. Ini menjadi modal penting saat berhadapan dengan Vitory nanti,” kata Kayamba dalam jumpa pers AFC Cup Selasa (21/4).

Poin yang dibukukan pada pertandingan ini akan sangat menentukan nasib “Laskar Wong Kito” di ajang kasta kedua persepakbolaan Asia ini.

Jika gagal, SFC harus siap-siap terdepak dari posisi pemuncak sementara klasemen Grup F karena hanya unggul dalam selisih gol dengan Binh Doung (Vietnam) yang saat ini berada di tempat kedua.

Kondisi itu, akan mempertipis peluang lolos ke babak berikutnya, mengingat pertandingan tinggal menyisakan satu laga lagi, kontra Selangor FA di Malaysia.

“Kami telah menyiapkan diri menghadapi laga ini, dan tentu berharap hasil maksimal. Pengalaman bermain di ajang Liga Champion musim lalu, terbukti banyak membantu,” ujar Kayamba pula.

Pemain berjersey 17 ini tak membantah pada awal melakoni pertandingan di fase Grup F, dia dan rekan-rekannya masih memiliki keragu-raguan. Pada laga perdana hanya mampu bermain imbang 0-0 saat bertandang ke home base Victory FC, 23 Februari lalu. Namun, pada pertemuan kedua ini, dia yakin dapat menuai hasil maksimal.

“Tentunya, pertemuan kedua ini akan berbeda dengan pertemuan pertama lalu. Kedua tim pasti sudah mengukur kekuatan dan kelemahan. Ini yang harus diwaspadai,” ujar pesepak bola berusia 37 tahun ini.

Kayamba kemungkinan besar akan diduetkan dengan Obiora di lini depan, mengingat Pavel Solomin tidak dapat diturunkan karena tidak didaftarkan pada AFC Cup.

Selain diperkuat oleh Kayamba yang menjadi amunisi baru “Laskar Wong Kito” juga akan didukung penuh gelandang lincah Zah Rahan yang juga telah diistirahatkan pada laga sebelumnya.

Selasa, 20 April 2010

Sriwijaya Fc vs Victory SC : Victory Merendah, SFC Waspada


Matchday kelima Grup F AFC Cup 2010 antara Sriwijaya FC versus Victory SC siap digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (21/4/2010). Dua tim saling lontar komentar mengenai kesiapannya menghadapi lawan.

"Target kami keluar sebagai juara Grup F, dengan demikian di 16 Besar SFC main di Palembang. Tapi kalau runner-up, maka harus tandang melawan juara Grup H," ujar Rahmad "RD" Darmawan kepada wartawan di MediaCenter Jakabaring, Selasa (20/4/2010).

RD melanjutkan, para pemain yang dirotasi dalam beberapa partai terakhir agar menunjukkan puncak performanya kepada publik Jakabaring. Sebab bila bukan kemenangan yang diraih besok, matchday pungkas akan riskan dilakoni SFC di kandang Selangor FA, Stadion Shah Alam, Kuala Lumpur, pada 28 April mendatang. Sedangkan pesaing beratnya FC Bin Duong diprediksi relatif mudah mengatasi Victory SC.

Meskipun demikian, khususnya menjelang pertandingan besok, RD memperingatkan anak-anak asuhnya tidak pandang enteng tim lemah asal Maladewa. Victory SC sendiri hanya datang dengan 17 pemain.

"Kami tahu dengan kekuatan Sriwijaya. Tim SFC kuat, tidak mudah kalah di kandangnya," ucap pelatih Ali Suzain.

Dilanjutkan, pemain Victory SC akan berusaha sekuat tenaga untuk menang. Tim tamu, yang baru tiba hari ini di Palembang, ingin tipiskan selisih poin dengan dua peringkat teratas.

Senin, 19 April 2010

RD Waspadai Deteminasi Sayap Victory


PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menegaskan timnya akan tampil all out menghadapi Victory SC di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (21/4). Kemenangan dengan banyak gol menjadi target Laskar Wong Kito. Namun RD sapaannya mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai sayap kanan dan kiri tim asal Maladewa itu.

"Victory punya sayap kiri dan kanan sangat berbahaya sekali. Kita patut waspada," jelas Rahmad Darmawan, Senin (19/4).

Pelatih kelahiran Metro Lampung ini menjelaskan, Victory SC patut diwaspadai karena mereka mampu mengalahkan Selangor 2-0. Meski tim ini kemudian kalah 5-0 di kandang Selangor dan kalah dari Binh Duong dengan skor 3-0. Tetapi setidaknya menjadi sinyalmen bahwa Kayamba cs terus berhati-hati menghadapi tim.

"Artinya kami harus disiplin dan mewaspadai strategi mereka. Sebab pertandingan ini sangat menentukan langkah SFC selanjutnya. Maka jika harus menang tentunya menang dengan banyak gol. Sebab produktivitas gol sangat penting untuk menentukan kita menjadi juara Grup F, sebab bisa saja poin kita sama," kata RD.

Mengapa SFC harus waspada, menurut mantan pelatih Persija ini, Victori memiliki sayap kiri dan kanan sangat berbahaya. Hal inilah yang harus diwaspadai."Sangat bahaya sekali dan harus waspada. Sebab mereka bermain 4-3-3," ujar RD.

Minggu, 18 April 2010

Kalahkan Persikabo 3-1, SFC Juara Grup A


PALEMBANG - Sriwijaya FC akhirnya mampu mewujudkan ambisi meraih juara grup A usai menundukkan Persikabo dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4). SFC sempat ketinggalan skor setelah Septian Harlan, penyerang Persikabo menyarangkan bola di menit 15.

Namun gelandang serang SFC Arif Suyono menyamakan kedudukan usai menuntaskan umpan Octavianus. Bola sempat diblok kiper Persikabo Edi, namun tidak lengkat sehingga kembali disambar Arif.

Gol ini membalas ketinggalan yang dilakukan Septian pada menit 15. SFC menggandakan keunggulan melalui sontekan Pavel Solomin menit 77. Kemudian Arif kembali mencetak gol dengan kontrol dadanya menit 87. Hingga pertandingan berakhir kedudukan bertahan 3-1 untuk SFC.

Arif Bawa SFC Unggul 3 - 1


PALEMBANG - SFC kembali unggul dengan skor 3-1, melalui gol Arif Suyono usai menuntaskan umpan Mustafa Aji menit 87. Pemain asal Malang ini menundukkan kiper Persikabo Edy Kurnia melalui dadanya.

SFC Unggul Melalui Pavel Menit 77


PALEMBANG - SFC unggul atas Persikabo, melalui Pavel Solomin menit 77. Ia berhasil memanfaatkan umpan sodoran Obiora. Dengan demikian kedudukan sementara 2-1 untuk SFC.

Sebelumnya SFC mampu menyamakan kedudukan melalui Arif menit 38. SFC sebelumnya sempat tertinggal, setelah tertinggal lebih dahulu lewat pemain Persikabo Septian menit 15.

Rahmat Rivai Digantikan Obiora


PALEMBANG - Memasuki menit 70 kedudukan SFC versus Persikabo,di Gelora Jakabaring, Minggu (18/4) masih imbang. Rahmad Darmawan melakukan pergantian pemain dengan menarik Rahmat Rivai memasukkan Anoure Obiora Richard menit 47. Serangan semakin hidup, Obiora dan Arif mendapatkan peluang, namun digagalkan kiper Edy Kurnia yang tampil gemilang.

Babak Kedua Dimulai Kedudukan Masih 1 - 1


PALEMBANG -- Babak kedua Sriwijaya FC versus Persikabo , di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4) dimulai. Sebelumnya di babak pertama SFC harus bermain imbang 1-1 atas tamunya Persikabo. Arif Suyono menyamakan kedudukan usai menuntaskan umpan Octavianus. Bola sempat diblok kiper Persikabo Edi, namun disambar Arif. Gol ini membalas ketinggalan yang dilakukan Septian dimenit 15. Babak kedua terus berjalan, baik SFC maupin Persikabo menyerang silih berganti. SFC kambali mendapatkan peluang melalui Obiora yang masih menggantikan Rahmat Rivai, namun sontekannya diamakan kiper Persikabo Edy Kurnia

Babak Pertama Berakhir Kedudukan Bertahan 1-1


PALEMBANG - Babak pertama berakhir Sriwijaya FC versus Persikabo tetap bertahan 1-1, di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4). Arif Suyono menyamakan kedudukan usai menuntaskan umpan Octavianus. Bola sempat diblok kiper Persikabo Edi, namun tidak lengkat sehingga kembali disambar Arif. Gol ini membalas ketinggalan yang dilakukan Septian dimenit 15.

Sejak kick off kedua tim saling menyerang. SFC mendapatkan dua peluang namun gagal diselesaikan menjadi gol. Anak-anak asuh Rahmad Darmawan tampak tertekan dan tegamg sehingga kerap melakukan kesalahan. Bahkan Pavel Solomin cs harus ketinggalan di menit ke-15. Gol dilesakkan penyerang Persikabo, Septian Suharlan melalui sepakpojok, memanfaatkan bola liar di depan gawang Hendro Kartiko di menit ke-15.

SFC terus berusaha menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun Rahmat Rivai menit 21 masih melenceng di depan gawang Persikabo. Memasuki menit 24 Persikabo melakukan pergantian pemain menarik keluar Jangga memasukkan Jibby W, untuk mempertajam lini serangan. Namun memasuki menit-38 SFC menyamakan kedudukan melalui Arif Suyono usai menuntaskan umpan Octavianus.

Bola sempat diblok kiper Persikabo Edi, namun tidak lengkat sehingga kembali disambar Arif. SFC terus meningkatkan serangan. Namun gol Rahmat Rivai menit 40 dianulir wasit karena terjebak offside. Pergantian pemain kembali dilakukan Iwan dengan menarik Septian memasukkan Sasa Yusuke. Hingga turun minum kedudukan bertahan 1-1.

Arif Samakan Kedudukan di Menit 38


PALEMBANG - Sriwijaya FC ketinggalan dari Persikabo 0-1, di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4). Arif Suyono menyamakan kedudukan usai menuntaskan umpan Octavianus. Bola sempat diblok kiper Persikabo Edi, namun tidak lengket sehingga kembali disambar Arif.

Gol ini membalas ketinggalan yang dilakukan Septian dimenit 15. Kedudukan masih 1-1. Pelatih Iwan melakukan pergantian pemain menarik Septian memasukkan Sasa. Sementara itu gol Rahmat Rivai dianulir wasit.

RD Istirahatkan Zah Rahan - Kayamba


PALEMBANG - Pertarungan memperebutkan juara Grup A Sriwijaya FC versus Persikabo di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4), secara mengejutkan pelatih Rahmad Darmawan mengistirahatkan Zah Rahan dan Kayamba. Sebagai gantinya SFC menurunkan Obiora, Precious dan Arif Suyono serta Rahmad Rivai.

Keempat pemain yang selama ini diistirahatkan. Seperti diketahui Obiora, Arif, dan Rahmat absen karena mengalami cedera. Sementara Precious diistirahatkan karena soal kuota asing yang diwajibkan 3 pemain saja.

Namun dalam laga ini RD mengistirahatkan Kayamba dan Zah Rahan.

Berikut Line Up kedua tim. Pelatih Rahmad Darmawan Formasi; 4-3-3 kiper; Hendro Kartiko, bek; Bobby Satria, Precious Emeujeraye, Christian Worabay, Isnan Ali. Tengah; Ponaryo Astaman, Alamsyah Nasution, Arif Suyono. Depan;Oktavianus, Rahmat Rivai, dan Pavel Solomin.

Persikabo; Pelatih; Iwan Setiawan Formasi; 4-3-3 kiper;Edy Kurnia, bek; Aldi Rinaldi, Siapuloh, Kresna Hermawan, Erik. Tengah Markus, Jarot, Jangga. Depan; Septiam Suharlan, Jejen, Rodrigo.

Menit 15, SFC Ketinggalan 0 - 1


PALEMBANG - Sriwijaya FC ketinggalan dari Persikabo 0-1, di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4). Gol dilesakkan Septian Suharlan melalui sepak pojok, memanfaatkan bola liar di depan gawang Hendro Kartiko di menit ke-15.

SFC Waspadai Rodrigo-David


PALEMBANG - Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, Sriwijaya FC hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos di babak 16 besar Piala Indonesia. Maka menghadapi Persikabo di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (18/4) ini, Laskar Wong Kito akan kembali merotasi pemain. RD sudah menyiapkan skuad terbaiknya untuk mewaspadai pergerakan Rodrigo-David yang menjadi otak serangan balik Persikabo.

"Saya akan melakukan rotasi pemain. Artinya seluruh pemain akan mendapatkan giliran saat kita menghadapi Persikabo nanti. Namun saya tetap akan memperhatikan kualitas tim," tegas RD.

Menurut mantan pelatih Persipura ini, Persikabo adalah tim berkualitas. Pelatihnya juga kerap menggunakan beberapa formasi bahkan menggunakan pola modern 4-4-1-1 atau 4-2-2-2. Skema permainan ini terbukti ampuh.

"Mereka memiliki counter attack yang bagus. Terutama tiga pemain asingnya seperti Rodrigo, David dan Sasa Yusuke. Khusus David yang kerap menjadi otak permainan dengan pasing-pasing akuratnya," ujar RD.

Namun menghadapi pertandingan terakhir RD tidak dapat menurunkan Obiora dan Arif Suyono. Dua pemain andalannya itu masih belum fit seratus persen. Baginya sangat berisiko menurunkan keduanya.

"Obi khususnya sudah bisa diturunkan, tetapi bagi saya sangat bersiko menurunkan dia, lebih baik dipersiapkan untuk pertandingan lainnya di ISL dan AFC," ujar RD.

Sabtu, 17 April 2010

Hentikan Perlawanan Semen Padang, Sriwijaya FC Buka Peluang


Sriwijaya FC berhasil menghentikan perlawanan Semen Padang dengan membukukan skor kemenangan 3-0 pada pertandingan kedua fase grup babak 32 besar Piala Indonesia 2010, di Stadion Gelora Jakabaring, Jumat (16/4).

Adalah Keith Kayamba Gumbs yang mengawali sukses Laskar Wong Kito meraih poin penuh, setelah mendapatkan kesempatan melalui titik putih, ketika pertandingan baru berjalan delapan menit.

Sedangkan dua gol lainnya diborong M Nasuha masing-masing pada menit ke-34 dan 40, sehingga tuan rumah memastikan kemenangannya atas tim tamu tiga gol tanpa balas

Dalam pertandingan ini, wasit Ferdinan yang memimpin laga mengeluarkan kartu kuning untuk Antonio Claudio dan kartu merah untuk Marcio Souza, setelah menerima kartu kuning kedua usai mencetak gol balasan ke gawang Sriwijaya FC pada menit ke-64.

Bagi Sriwijaya FC, kemenangan kali ini merupakan yang kedua kalinya di babak 32 besar ajang turnamen bergengsi, setelah sebelumnya mengalahkan Semen Padang di tempat yang sama. Dengan begitu, Ponaryo Astaman dkk membuka peluang melanju ke babak berikut.

Jumat, 16 April 2010

SFC Menang 3 - 0


PALEMBANG - Laskar Wong Kito, Sriwijaya FC berhasil menundukkan PS Semen Padang dengan skor 3-0 pada laga Piala Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Jumat (16/40. Gol Keith Kayamba Gumbs melalui titik penalti menit ke-delapan. Sedangkan dua gol lainnya oleh Nasuha masing-masing di menit ke-34 dan menit ke-40.

Dalam pertandingan ini wasit Ferdinan mengeluarkan kartu kuning untuk Antonio Claudio dan kartu merah untuk Marcio Souza.

Alamsyah Ditarik Keluar Lapangan


PALEMBANG - Rahmad Darmawan, kembali melakukan pergantian pemain. Ia menarik Alamsyah memasukkan Octavianus menit ke-82. Unggul jumlah pemain SFC tidak mampu mencetak gol.

Peluang didapatkan nanak, bek SFC melalui tendangan bebas. Tetapi tendangannya mengenai mistar gawang Semen Padang.

Kedua Tim Lakukan Penggantian Pemain


PALEMBANG - Kedua tim melakukan pergantian pemain di menit ke-75. Semen Padang menarik Alexander Pulalo memasukkkan Budi Kurnia.

Sementara pelatih SFC, Rahmad Darmawan menarik keluar Amrizal dengan memasukkan AA Nugraha. Permainan tetap dikendalikan SFC yang unggul dalam jumlah pemain pasca kartu merah dijatuhkan pada gelandang Semen Padang Marcio Souza. Semen Padang sementara ini masih bertahan. Skor sementara unggul SFC 3-0.

Worabay Gantikan Charis


PALEMBANG - Memasuki menit ke-68, Charis Yulianto ditarik keluar digantikan Christian Worabay.

Pelatih Rahmad Darmawan sengaja menarik Charis dengan memasukkan Worabay untuk meningkatkan serangan seiring keluarnya Marcio Souza.

Kartu Merah untuk Marcio Souza


PALEMBANG - Memasuki menit 63, gelandang PS Semen Padang, Marcio Souza menerima kartu kuning kedua yang berakhir dengan kartu merah dari wasit Ferdinan. Ia dipaksa keluar setelah berulah melontarkan protes berlebihan kepada wasit karena rekannya Gusripen terjadih setelah bertabrakan dengan Slamet.

Hingga saat ini skor masih 3-0 unggul sementara SFC.

Antonio Claudi Diberi Kartu Kuning


PALEMBANG - Antonio Claudi, bek PS Semen Padang mendapatkan kartu kuning setelah mengganjal striker Pavel Solomin menit ke-47.

Permainan berlangsung keras. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. SFC mendapatkan peluang tetapi tendangan Pavel Solomin masih diblok kiper Ahmad Kurniawan.

Babak Kedua Pengamanan Diperketat


PALEMBANG - Babak kedua dimulai. Pengamanan diperketat. Sebanyak 400 anggota Brimobda Polda Sumsel diturunkan juga dari Poltabes Palembang, Kodam II Sriwijaya serta dari masyarakat luar dan dalam stadion.

Gol Kayamba-Nasuha Bawa SFC Unggul Sementara 3-0


PALEMBANG-- Babak Pertama berakhir Sriwijaya FC unggul sementara atas Semen Padang dengan skor 3-0. Gol dilesakkan Keith Kayamba Gumbs melalui titik penalti di menit 8. Penalti diberikan wasit Ferdinan Huda kepada tuan rumah setelah pemain belakang Semen Padang melakukan handsball menghalangi umpan M Nasuha dari sisi kiri lapangan. Selanjutnya, unggul 1-0 membuat Gumbs cs meningkatkan serangan. Beberapa kali pergerakan Gumbs-Pavel mengancam gawang PS Semen Padang. Namun belum ada gol tercipta. Tendangan Alamsyah masih diblok kiper Ahmad Kurniawan. Memasuki menit 16 M Nasuha mendapatkan peluang matang, namun umpan sodoran Kayamba masih mampu diamankan Ahmad Kurniawan. Begitu juga tendangan Zah Rahan masih diamankan kiper Semen Padang. SFC menggandakan keunggulan, melalui Nasuha. Pemain serba bisa asal Tangerang ini sukses menundukkan kiper Ahmad Kurniawan setelah mendapatkan umpan tarik Kayamba menit ke-34. Anak asuh RD tidak menurut serangan. Memasuki 40 SFC menggandakan keunggulan, melalui Nasuha. Wing bek andalan Laskar Wong Kito ini kembali membobol gawang Ahmad Kurniawan memanfaatkan umpan Zah Rahan.

Marcio Souza Terima Kartu Kuning


PALEMBANG -- Marcio Souza menerima kartu kuning menit 13. Wasit Perdinan mengganjarnya usai dengan sengaja mengganjar bek Charis Yulianto. Untuk sementara Sriwijaya FC unggul atas Semen Padang dengan skor 1-0. Gol dilesakkan Keith Kayamba Gumbs melalui titik penalti di menit 8. Penalti diberikan wasit Ferdinan Huda kepada tuan rumah setelah pemain belakang Semen Padang melakukan handsball menghalangi umpan M Nasuha dari sisi kiri lapangan.

Selanjutnya, unggul 1-0 membuat Gumbs Cs meningkatkan serangan. Beberapa kali pergerakan Gumbs-Pavel mengancam gawang PS Semen Padang. Namun, belum ada gol tercipta. Tendangan Alamsyah masih diblok kiper Ahmad Kurniawan.

RD Berikan Kesempatan Bobby-Slamet Starter


PALEMBANG -- Formasi Sriwijaya FC menghadapi Semen Padang di Stadion Gelora Jakabaring, Jumat (16/4) menggunakan 4-4-3.

Pelatih Rahmad Darmawan memberikan kesempatan kepada pemain cadangan untuk menjadi starter seperti bek Bobby Satria, bek sayap Slamet Riyadi, dan gelandang tengah Alamsyah Nasution tampil sejak menit awal. Sriwijaya FC Formasi:4-3-3 Line up: Feri Rotinsulu, Charis Yulianto, Bobby Satria, Ambrizal, Slamet Riyadi, Tony Sucipto, Zah Rahan, Alamsyah Nasution, Pavel Solomin. Cadangan;Hendro Kartiko, AA Ngurah Wahyu, Cristian Worabay, Rahmat Rivai, Oktavianus. Semen Padang Formasi:4-3-3 Line Up:Ahmad Kurniawan, Antonio Claudio, Syafrudin, Gusripen Efendi, Nico Susanto, Rudiyanto, Enjang Rohiman, Hengki Ardiler, Alexander Pulalo, Macio Saouza, Edwar Wilson. Cadangan;Ngadiono, Masferi, Bayu Yusa, Ismail Fabanyo, M Rizal, Nopianto, Budi Kurnia.

Dipimpin Wasit Perdinan Huda.

SFC Ungguli Semen Padang 1-0


PALEMBANG -- Sriwijaya FC untuk sementara unggul atas Semen Padang dengan skor 1-0. Gol dilesakkan Keith Kayamba Gumbs melalui titik penalti di menit 8. Penalti diberikan wasit Ferdinan Huda kepada tuan rumah setelah pemain belakang Semen Padang melakukan handsball menghalangi umpan M Nasuha dari sisi kiri lapangan.

Kamis, 15 April 2010

RD Paksakan Pavel - Duet Kayamba di Piala Indonesia


PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan menegaskan bahwa menghadapi Piala Indonesia ini skuad asuhannya minim penyerang. Sehingga ia memaksakan duet Keith Kayamba Gumbs-Pavel Solomin di lini depan dalam dua pertandingan terakhir yakni lawan PS Semen Padang dan Persikabo.

"Kita hanya menyisakan dua pemain di lini depan Kayamba dan Pavel. Soal rotasi pemain asing kita lihat kebutuhan. Namun saat ini kita benar-benar minim penyerang. Kondisi Obiora belum sembuh, jika saya paksakan maka akan sangat berbahaya, bisa-bisa dia cedera lagi," kata Rahmad, Kamis (15/4).

Menurut dia, minimnya stok penyerang merupakan kerugian jika tidak memainkan Pavel. Sehingga ia memaksakan pemain asal Uzbekistan ini mendampingi Kayamba. Memang kelelahan akan membayangi skuadnya. Tetapi hal ini harus dilakukan demi target di Piala Indonesia.

"Sebab stok penyerang lokal kita sangat kekurangan. Rahmat Rivai masih cedera begitu juga Arif Suyono. Sementara kita memiliki Mustafa Aji, namun dia selama ini kita plot bermain di sayap," tegas RD.

SFC Tetap Berpeluang Pertahankan Juara Copa


PALEMBANG -- Mantan Manajer Sriwijaya FC, MC Baryadi mengatakan peluang Keith Kayamba Gumbs cs di Piala Indonesia tetap terbuka lebar. Ia memprediksikan Laskar Wong Kito mampu mempertahankan gelar ketiga musim 2009/2010.

Meski bermain imbang lawan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (14/4) kemarin, itu baru permulaan karena pemain dalam kondisi lelah.

"Tetapi kita yakin SFC mampu melewati babak 32 dan 16 besar. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah kondisi pemain, sebab mereka tampak kelelahan. Namun mereka tetap bermain penuh semangat," kata Baryadi.

Menurut pria yang berperan membawa SFC meraih double winner 2007/2008 ini, babak berat bagi SFC adalah saat menjalani perdelapan final. Sebab babak ini menggunakan home dan away. Sementara SFC sedang menjalani kompetisi sangat ketat.

"Tetapi sekali lagi peluang untuk juara sangat terbuka lebar," ujar Ketua Pengprov PSSI Sumsel ini.
Sementara itu mantan Asisten Pelatih SFC musim 2005/2006, Sunardi juga mengatakan faktor tuan rumah sangat membantu SFC untuk meraih kemenangan. Hanya saja Zah Rahan cs perlu motivasi tambahan dan dukungan spirit.

"Sebab SFC adalah tim dengan penuh pemain-pemain berkualitas. Itu merupakan jaminan. Namun beberapa faktor juga turut mempengaruhi. Maka tugas semua jajaran SFC untuk mengatasi. Kami mendukung SFC untuk terus maju dan memenangkan setiap pertandingan," ujarnya.

Menanggapi pertandingan menghadapi Semen Padang, Karyawan Pertamina ini memprediksikan anak asuh Rahmad Darmawan bisa meraih kemenangan. Paling tidak mereka mampu menang dengan skor 2-0 atau 2-1.

"Peluang SFC lebih besar. Hanya saja memang perlu diingatkan agar pemain benar-benar fokus dan konsentrasi menjaga lini pertahanan. Terutama di menit awal dan menit akhir, sebab masa itu sangat rawan," tegasnya.

Rabu, 14 April 2010

Waktu Perpanjangan Petaka SFC


PALEMBANG - Perjuangan Sriwijaya FC mempertahankan kemenangan selama 90 menit sia-sia setelah ditahan imbang PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1 di Piala Indonesia di Gelora Jakabaring, Rabu (14/4). Gol Herman Dzumafo dimasa injury time memupus kemenangan SFC. Sebelumnya SFC sempat melalui gol Octavianus di menit 47. Meski mendominasi Kayamba cs gagal menyelesaikan peluang. Tercatat ada 3 peluang emas gagal diselesaikan dengan baik. Sejak kick off SFC tampil menekan lini pertahanan PSPS yang bermain lebih bertahan. Meski mendominasi permainan, para penyerang tuan rumah kesulitan menjebol gawang PSPS yang dijaga Fance. Peluang didapatkan Kayamba namun sundulannya masih melambung, begitu juga tendangan Pavel Solomin masih mampu diblok kiper Fance.

Memasuki menit 28, Kayamba kembali mendapatkanpeluang, setelah mendapatkan umpan terobosan dari Ambrizal. Namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang PSPS. SFC terus mendominasi serangan, memasuki Menit 40 peluang terus didapatkan SFC. Kali ini Octavianus mendapatkan peluang, namun tendangannya masih melenceng di sisi kanan atas gawan PSPS. Begitu juga tendangan Pavel Solomin masih gagal. Hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap 0-0.

Memasuki babak kedua permainan masih dikendalikan anak asuh Rahmad Darmawan. SFC unggul di menit 47. Bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Zah Rahan dari sisi kiri, bola langsung mengarah ke Octavianus yang tidak terjaga, pemain bertubuh mungil ini dengan cerdik menyundul bola dengan bagian belakang kepalanya mengelabui kiper Fance yang sudah mati langkah. Ketinggalan PSPS langsung menekan. PSPS juga mengganti Andika dengan memasuki Herman Dzumafo, serangan PSPS pun kian terasa. PSPS berusaha terus menekan, memasuki menit ke 50 peluang didapatkan striker PSPS Isnaini yang memanfaatkan bola rebound, namun tendangannya masih melambung atas mistar gawang. Sementara SFC balik menekan, melalui kerjasama satu dua Kayamba-Solomin terus menekan. Octavianus mendapatkan peluang, namun tendangannya masih mampu diblok kiper Fance.

Gol Dzumafo Permainan keras diperagakan pemain Sriwijaya FC dan PSPS Pekanbaru. Memasuki menit 58, wasit Setiyono mengeluarkan kartu kuning untuk Banaken Bassoken yang mengganjal Keith Kayamba Gumbs. Akibatnya striker SFC itu sempat terkapar.

Peluang didapatkan SFC melalui tendangan bebas Zah Rahan, tetapi masih membentur pemain belakang PSPS. Sementara itu pergantian pemain dilakukan RD dengan menarik Alamsyah Nasution yang bermain kurang efektif memasukkan Tony Sucipto di menit 60. Permain berlangsung imbang kedua tim silih berganti melakukan serangan. PSPS mendapatkan peluang melalui Herman Dzumafo memanfaatkan umpan Isnaini.

Namun tendangannya berhasil ditepis Ferry Rotinsulu yang tampil gemilang mengamankan laju si kulit bundar. Pelatih PSPS Abdurahman Gurning melakukan pergantian pemain dengan menarik Ade Suhendra digantikan Rusdianto menit 75. Sementara M Nasuha masuk menggantikan Isnan Ali yang mulai kelelahan. Masuknya Nasuha cukup membantu lini pertahanan sekaligus menghidupkan sayap kiri SFC. Bencana datang dimasa injury time, bermula dari pelanggaran yang dilakukan Worabay.

Tendangan bebas pun diberikan wasit. Dzumafo Herman Efendi dengan cerdik melakukan tendangan keras dari sisi kanan menundukkan kiper Ferry.

Kedudukan bertahan 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Dua Menit Perpanjangan, PSPS Curi Poin


PALEMBANG - Waduh, PSPS mencuri gol di perpanjangan waktu dua menit. Sepertinya gol bunuh diri dari Oktavianus yang berasal dari bola liar tendangan bebas Zumafo. Pertandingan usai, skor 1-1. Penonton kecewa dan melemparkan botol. Pemain PSPS tak berani keluar lapangan.

Babak Kedua SFC Unggul Sementara 1 - 0


PALEMBANG - Memasuki babak kedua permainan masih dikendalikan anak asuh Rahmad Darmawan. SFC unggul di menit 47. Bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Zah Rahan dari sisi kiri, bola langsung mengarah ke

Octavianus yang tidak terjaga, pemain bertubuh mungil ini dengan cerdik menyundul bola dengan bagian belakang kepalanya mengelabui kiper Fance yang sudah mati langkah. Ketinggalan PSPS langsung menekan. PSPS juga mengganti Andika dengan memasuki Herman Dzumafo, serangan PSPS pun kian terasa.

Babak Pertama SFC Vs PSPS 0 - 0


PALEMBANG - Babak pertama berakhir laga Piala Indonesia di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu (14/4) antara Sriwijaya FC versus PSPS Pekanbaru berakhir.

Meski sempat mendominasi Kayamba Cs gagal menyelesaikan peluang. Tercatat ada tida peluang emas gagal diselesaikan dengan baik.

Sejak kick off, SFC tampil menekan lini pertahanan PSPS yang main lebih bertahan. Meski mendominasi permainan para penyerang tuan rumah kesulitan menjebol gawang PSPS yang dijaga Fance.

Gumbs Cs Sulit Tembus Lini Belakang PSPS


Memasuki menit 40 SFC terus mendominasi. Namun Gumbs cs sulit menembus pertahanan PSPS. Selain itu anak-anak asuh Rahmad Darmawan sulit menyelesaikan sejumlah peluang emas. Peluang terus didapatkan SFC. Kali ini Octavianus mendapatkan peluang, namun tendangannya masih melenceng di sisi kanan atas gawan PSPS.

Kayamba Gagal Selesaikan Dua Peluang


PALEMBANG - Memasuki menit 28 permainan Sriwijaya FC versus PSPS Pekanbaru, Piala Indonesia di Gelora Jakabaring, Rabu (14/4) berlangsung imbang. Kayamba mendapatkan peluang tetapi gagal dimaksimalkan. Meski mendominasi permainan penyerang tuan rumah kesulitan menjebol gawang PSPS yang dijaga Fance.

Peluang didapatkan Kayamba tetapi sundulannya masih melambung, begitu juga tendangan Pavel Solomin masih mampu diblok kiper Fance. Menit 28 Kayamba mendapatkanpeluang, setelah mendapatkan umpan terobosan, namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang PSPS. Sementara PSPS memilih bertahan dan sesekali keluar menyerang.

SFC Offensif Hadapi PSPS Pekanbaru


PALEMBANG - Pertandingan Sriwijaya FC versus PSPS Pekanbaru Piala Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu, (14/4). Pelatih Rahmad Darmawan menurunkan formasi menyerang. Permainan masih dikendalikan Kayamba cs.

Beberapa peluang mampu diciptakan namun masih berlangsung 0-0.

Line UP SFC Kiper: Ferry Rotinsulu, Bek:Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, Cristian Worabay. Tengah;Ponaryo Astaman, Zah Rahan, Alamsyah Nasution, Octavianus. Depan:Kayamba-Pavel. Kiper:Fance; Belakang:Edi Sibung, Agis Cima, Banaken Bassoken, Sapti Hadi. Tengah;Ade Suhendra, M Zahrul Azhar, April Hadi, Josh Magire. Depan.Andika, dan M Isnaini.

Pemain SFC-PSPS Masuki Stadion


PALEMBANG - Pemain kedua tim Sriwijaya FC versus PSPS Pekanbaru sudah memasuki lapangan di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (14/4). Masing-masing tim menurunkan pemain utamanya. RD bermain dengan pola ofensive 4-4-2. Sementara PSPS Pekanbaru bermain bertahan dengan mengandalkan duet Isnaini dan pemain muda Andika Yudistira. dan untuk SFC Manajemen Sriwijaya FC benar-benar mewujudkan niatnya dengan menggelar doa bersama untuk berkah Piala Indonesia. Doa dipimpin langsung oleh Syaifullah Wahdi dari MUI. Selain untuk melancarkan jalannya Piala Indonesia, Laskar Wong Kito mengharapkan berkah untuk kesuksesan di ajang Piala Indonesia. Sekitar 15.000 pendukung turut memberikan doa untuk kesuksesn Kayamba cs.

Selasa, 13 April 2010

SFC Efektifkan Rotasi Pemain di Piala Indonesia


PALEMBANG - Dalam waktu lima hari Sriwijaya FC harus menjalani tiga pertandingan berat di ajang Piala Indonesia. Kondisi ini membuat pelatih Rahmad Darmawan harus memutar otaknya merotasi pemain.

"Saya harus berfikir efektif bagaimana merotasi pemain yang ada. Semua kesulitan ini yakin bisa saya atasi tentunya dengan semangat dan motivasi tinggi. Tugas saya mengembalikan motivasi mereka dalam waktu dekat," ujar RD.

Menurut pelatih asal Metro Lampung ini dia memiliki trik khusus untuk mengembalikan motivasi para pemainnya. Jika nantinya trik yang dijalankan tidak berhasil maka ia adalah orang yang bertanggungjawab atas kegagalan SFC di ajang Piala Indonesia.

"Sebab jika gagal sayalah orang yang paling bertanggungjawab," ujar RD.

Kembali ke persoalan rotasi pemain RD sejauh ini memiliki sejumlah pemain berkualitas. Artinya pemain cadangan dan pemain utama tidak jauh berbeda.

"Namun, rotasi bukan berarti saya mengabaikan kualitas permainan tim khususnya di masing-masing lini. Artinya harus dilihat siapa pemain yang mendapatkan giliran rotasi dan siapa pemain yang tetap dipertahankan dalam tim ketika akan bertanding," tegasnya.

Menanti Janji Pavel Lawan PSPS Pekanbaru


PALEMBANG - Kekalahan menyakitkan dirasakan Sriwijaya FC saat melawat ke kandang PSPS Pekanbaru di Pekanbaru, 27 Maret lalu. Sebab Laskar Wong Kito merasa dicurangi, maka dalam laga Perdana Piala Indonesia SFC kembali bertemu PSPS, di Gelora Jakabaring Rabu (14/4) nanti menjadi ajang balas dendam Pavel Solomin cs.
Khususnya Pavel Solomin sangat dinantikan. Sebab sejak awal kedatangannya pemain asal Uzbekistan ini berjanji akan memberikan gelar bagi SFC di musim pertama kedatangannya.

"Saya ingin membawa SFC juara. Kesempatan itu ada di ajang Piala Indonesia," tegas Pavel, Selasa (13/4).

Keinginan Pavel ini segera terwujud lantaran pelatih Rahmad Darmawan memilihnya sebagai starter berduet dengan Kayamba di lini depan."Sebab kita sangat kekurangan penyerang setelah tiga pemain Arif Suyono, Obiora, dan Rahmat Rivai absen," ujar RD.

Menurut RD keberadaan Solomin di lini depan sangat dibutuhkan untuk variasi serangan. Sebab pergerakan pemilik tinggi 173 cm ini diharapkan mampu memberikan solusi dan membantu striker Kayamba Gumbs untuk mencetak gol.

Senin, 12 April 2010

Tatap Copa, Langsung Latihan


Hanya mampu memetik 1 poin pada tur Pekan Baru, Jepara, Vietnam, dan Lamongan, Sriwijaya FC langsung balik kandang ke Palembang. Tim juara double winner 2007 ini langsung menatap pada pertandingan selanjutnya.
Yakni, berlaga pada penyisihan Piala Indonesia (PI) V 2010 grup A. Melawan PSPS Pekan Baru, Rabu (14/4), melawan Semen Padang, Jumat (16/4), dan melawan Persikabo Bogor, Minggu, (18/4).
“Sore ini (kemarin, red) kami langsung pulang ke Palembang. Besok Sore (hari ini, red) kami akan langsung menggelar latihan rutin untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Wajar, bila coach Rahmad Darmawan langsung menggelar latihan. Pasalnya, tim yang akan dihadapi bukan tim sembarangan. Apalagi, Ambrizal dan kawan-kawan perlu latihan ektrakeras untuk mempertahankan peforma terbaik demi menjadi sang capolista grup A.
Apalagi, pada laga perdana Laskar Sriwijaya akan berhadapan dengan musuh bebuyutan, yakni PSPS Pekanbaru. Praktis, pertandingan ini penuh gengsi dan kental dengan aura balas dendam.
Maklum, pada pertemuan terakhir, Pavel Solomin dan kawan-kawan harus tunduk 0-2 dari PSPS, pada laga Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kaharuddin, Rumbai (27/3) lalu. Praktis, Laskar Sriwijaya berambisi untuk membalas dendam atas kekalahannya.
Bukan hanya untuk membalas dendam, pada Copa Indonesia musim ini, Laskar Sriwijaya bertekad untuk menorehkan sejarah baru. Yakni menjadi juara Copa Indonesia tiga kali berturut-turut. Pasti, skuadra Rahmad Darmawan tidak mau berbagi angka dan berharap menjadi yang terbaik pada grup A.
“Saat ini recovery tidak menjadi masalah bagi kami. Semua pemain siap untuk menggelar latihan. Kami berharap pada Copa Indonesia nanti kami bisa lolos 16 besar dahulu,” lanjut pelatih dua anak ini.

Berharap Petuah Obigol


SEPERTI musim kompetisi 2008/2009 lalu, Anoure Obiora Richard mengalami masa-masa suram ketika mengarungi ajang Indonesia Super Liga (ISL). Pemain kelahiran Nigeria ini tenggelam oleh sinar rekan setimnya seperti Keith Kayamba Gumbs dan Ngon A Djam. Namun Obigol julukannya justru tampil menggila di ajang Copa Dji Sam Soe yang sekarang berganti nama Piala Indonesia.

Ibarat mengulang hal serupa, penampilan Obiora di musim kompetisi 2009/2010 mengalami surut. Mencetak enam gol dari 20 penampilannya bersama Laskar Wong Kito, bahkan harus istirahat total

selama 3 pertandingan karena cedera semakin menenggelamkannya. Namun menjelang Piala Indonesia yang akan dilaksanakan pada 14 April nanti, pemilik tinggi 183 cm ini seperti memiliki berkah tersendiri.

Perlahan namun pasti Obi mulai sembuh dari cederanya. Pada ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup menghadapi Binh Duong FC di Vietnam, 6 April ia sudah diturunkan. Meski saat menghadapi Persela kemarin, ia kembali diistirahatkan karena cedera kambuh, Obi tetap percaya bisa tampil dan mengulangi memory indahnya di ajang Copa.

“Mudah-mudahan saya bisa tampil maksimal di ajang Copa dan bisa bermain maksimal untuk SFC. Untuk itu saya mohon berkah dan dukungannya,” ujar Obi yang baru tiba dari Lamongan bersama rekan-rekannya, Minggu (11/4).

Pemain yang menikahi Saimaka, sahabat kecilnya di Nigeria ini mengaku seperti kejaiban, setelah cedera serius pada lututnya berangsur sembuh. Padahal sejak mengalami cedera karena bertabrakan dengan rekan satu timnya, Kayamba, saat menghadapi Persema 14 Maret lalu, Obi merasa akan absen lama.

“Kondisi saya sudah berangsur pulih,” pemain kelahiran 4 April 1986 menambahkan.
Tentang kondisi Obi, pelatih Rahmad Darmawan mengakui, anak asuhnya itu terus mengalami kemajuan, meski masih belum fit. RD berharap mantan pemain PSDS itu melanjutkan petuah dan kebertungannya di ajang Copa. “Sebab kami membutuhkan tenaganya untuk variasi serangan,” ujarnya.

Seperti diketahui Obi pada Copa musim lalu tampil konsisten di ajang Copa. Bahkan ia menentukan kemenangan atas Persipura di laga final dengan mencetak gol tunggal melalui sundulan. Karena kontribusinya itu, mantan pemain Timnas U-20 Nigeria ini dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang Copa dan berhak atas hadiah Rp 75 juta. sripo

BIODATA
Nama: Anoure Obiora Richard
TTL:Nigeria, 4 April 1986
Posisi: Striker/gelandang
Tinggi:183 cm
Istri:Saimaka
Karir Klub:
PSDS Deli Serang 2006-2007
Sriwijaya FC 2007-Sekarang

SFC lupakan Gelar Juara ISL


Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan kecewa berat atas kegagalan timya menambah poin, usai dipermak tuan rumah Persela Lamongan 3-1, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10.

Menurut Rahmad, kekalahan tersebut secara otomatis membuat peluang timnya merebut trophy kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini tipis, karena terpaut 16 poin dari Arema Indonesia yang sementara bertengger di posisi puncak.

Dengan tinggal menyisahkan empat laga kandang dan dua tandang, Keith Kayamba Gumbs dkk butuh keajaiban untuk bisa menyalib perolehan poin Arema, yang sudah mengemas 57 angka. Terlebih karena trend away Sriwijaya FC musim ini kurang baik.

Karena itu, Laskar Wong Kito mengalihkan bidikan di ajang turnamen Piala Indonesia yang mulai akan digulirkan pada 14 April mendatang. Terlebih karena Sriwijaya FC merupakan juara bertahan turnamen yang mempertemukan tiga tim dari kasta berbeda ini.

Mengenai kekalahan timnya di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin (10/4), Rahmad berdalih dirinya salah dalam menerapkan pola permainan. Terutama dalam mengantisipasi serangan balik lawan yang membuat gawang Hendro Kartiko di bobol tiga kali.

“Penampilan Persela di luar perkiraan kami. Sebab saya pikir mereka akan tampil terbuka. Ternyata mereka juga bertahan. Kami memang gagal membendung counter attack mereka, yang membuat peluang kami juara musim ini tipis,” pungkas Rahmad.

Poci Cedera, Sriwijaya Krisis Penyerang


Richard Anoure Obiora dan Arif Suyono belum juga pulih. Tapi, Rahmat ‘Poci’ Rivai ikut masuk daftar medis Sriwijaya FC (SFC). Pelatih SFC Rahmad ‘RD’ Darmawan pun harus putar otak.

Setelah melakoni empat laga awayberuntun, tiga di Liga Super dan satu di AFC Cup, dalam kurun waktu 16 hari terakhir akhirnya skuad SFC kembali pulang ke Palembang. Dari tur panjang tersebut, Charis Yulianto dkk pulang dengan hanya membawa satu poin seusai menahan imbang Persijap Jepara 1- 1, Kamis (1/4). Selebihnya, Laskar Wong Kito harus tertunduk lesu seusai dibekuk PSPS Pekanbaru 0-2, kandas 1-2 dari Becamex Binh Duong, dan terakhir dibenamkan Persela Lamongan 1-3.

Bukan saja nyaris pulang tanpa hasil, kepulangan tim seusai menjalani laga away panjang ini pun menyisakan masalah.Laskar Wong Kito dilanda krisis penyerang menjelang babak 32 besar Piala Indonesia 2010. Dengan Obiora dan Arif yang belum pulih, cedera Poci semakin memusingkan RD. Mantan penggedor Persitara Jakarta Utara ini harus dipapah keluar lapangan pada menit ke-89 saat melawan Persela.

Poci tampak mengalami kesakitan di engkel kaki kanannya seusai dijegal dari belakang oleh bek Persela FX Yanuar pada menit ke-86.Padahal, Poci baru masuk pada menit ke-63 menggantikan Ponaryo Astaman. Belum diketahui jelas seberapa parah cedera Poci.Yang pasti,kondisi ini membuat kekuatan SFC tergerus.

“Kehilangan pemain di saat jadwal semakin padat seperti sekarang ini jelas suatu kerugian bagi tim,”ucap RD. Sementara itu, Poci mengaku merasakan nyeri di pergelangan kaki kanannya. Rasa sakit itu sudah dia rasakan sejak jegalan pertama yang dilakukan Jimmy Suparno.

Sabtu, 10 April 2010

SFC Dihajar Persela 1-3


Sriwijaya FC ditundukkan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-3 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (10/4) sore.
Gol untuk keunggulan Laskar Joko Tingkir bermula dari umpan jauh dari Zada, yang salah diantisipasi pemain belakang SFC. Dikcy Firasat yang masuk tiba-tiba di di belakang Ambrizal dengan cepat mencuri bola untuk kemudian membobol gawang Hendro Kartiko di menit 27. Dikcy sukses mengelabui Hendro yang memanfaatkan kesalahan Ambrizal.

Ketinggalan 1-0, SFC terus melakukan tekanan. Beberapa peluang didapatkan, namun tendangan bebas Kayamba Gumbs masih membentur pemain belakang Persela. Terlena melakukan serangan, Gumbs cs seolah melupakan pertahanan.

Kondisi ini benar-benar dimanfaatkan Dicky yang memiliki kecepatan. Bermula dari umpan jauh Zada, dengan cerdik Dicky menyelinap di antara pemain belakang SFC. Sekilas pemain bernomor punggung 18 ini terperangkap ofside sehingga Precious dan Charis membiarkan saja.

Namun parahnya, hakim garis atau wasit yang memimpin pertandingan membiarkan sang pemain melenggang membawa bola untuk kemudian kembali menundukkan kiper Hendro di menit 37. SFC terus melakukan tekanan, namun belum ada gol tercipta. Hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap bertahan 0-2 untuk Laskar Joko Tingkir.

Memasuki babak kedua, SFC mengendalikan serangan. Namun duet Kayamba-Solomin sepertinya sulit membobol gawang Persela. Beberapa peluang didapatkan seperti tendangan Solomin masin melambung. Begitu juga tendangan keras Zah Rahan mampu ditepis dengan tenang oleh kiper Chorul Huda.

Memasuki menit ke-62 pelatih Rahmad Darmawan melakukan pergatian pemain. Yakni, menarik Ambrizal dengan memasukkan Octavianus, begitu juga Ponaryo ditarik keluar dan digantikan Rahmat Rivai. Hasilnya serangan-serangan semakin hidup. Namun kuatnya pertahanan Persela membuat penyerang SFC frustasi. Memasuki menit 73 SFC kembali kebobolan, kali ini Martin Zada dengan leluasa menendang bola tanpa mendapatkan pengawalan menundukkan Hendro Kartiko.

Gol Kayamba
SFC berusaha keluar dari tekanan. Serangan terus dibangun Kayamba cs. Memasuki menit 87, Sriwijaya FC akhirnya memperkecil ketinggalan melalui sundulan Kieth Kayamba memanfaatkan umpan M Nasuha. Gol ini setidaknya mengurangi beban SFC yang harus mengalami kekalahan. Hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap 1-3 untuk Persela.

SFC Ketinggalan Sementara dari Persela 0-2 Babak 1


PALEMBANG - Sriwijaya FC sementara ketinggalan dari tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 0-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (10/4) sore.

Gol untuk keunggulan Laskar Joko Tingkir bermula dari umpan jauh dari Zada, yang salah diantisifasi pemain belakang SFC. Dikcy Firasat yang masuk tiba-tiba di di belakang Ambrizal dengan cepat mencuri bola untuk kemudian membobol gawang Hendro Kartiko di menit 27. Dikcy sukses mengelabui Hendro yang memanfaatkan kesalahan Ambrizal.

SFC kembali melakukan tekanan. Beberapa peluang diciptakan, namun tidak ada peluang berbuah gol. Tendangan bebas Kayamba mampu diantisipasi lini belakang SFC. Terlena melakukan serangan, Gumbs cs melupakan pertahanan. Dikcy yang memiliki kecepatan dengan cerdik masuk ke areal pertahanan. Precious dan Charis yang menyangka Dikcy terjebak ofside dan membiarkan striker andalan Persela itu berlari cepat membawa bola. Lalu dengan cerdik menundukkan kiper Hendro Kartiko menit 37.

Kejar Poin Penting.......!


Sriwijaya FC mulai melupakan kekalahan 1-2 atas Becamex Binh Duong (6/4) lalu pada laga penyisihan AFC Cup grup F. Kini, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) mulai bangkit. Termasuk saat melawat ke Persela Lamongan, besok (10/4) pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL).
Bahkan, tim juara double winner 2007 ini berambisi untuk mencuri poin penuh saat bertamu ke Laskar Jaka Tingkir (julukan Persela). Tapi, skuadra Rahmad Darmawan tak mau gegabah. Pasalnya, Laskar Sriwijaya mewaspadai kebangkitan Laskar Jaka Tingkir yang mulai terlihat pada dua laga terakhir. Yakni, mampu membungkam 2-1 atas tuan rumah Persema Malang (24/3), dan menumbangkan Persib Bandung dengan skor 1-0 (4/4).
“Kami tidak boleh memandang remeh Persela. Mereka adalah tim kuat. Terbukti mereka mampu tampil percaya diri dan berhasil memenangkan dua laga terakhir yakni atas Persema dan Persib. Kami harus mewaspadai itu,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Menurut RD sapaan Rahmad Darmawan, selain sukses bangkit pada dua aga terakhir, Persela juga merupakan tim yang dihuni pemain berbahaya. Seperti, Martins Zada, Fabiano Da Rossa, Franco Martin Hita dan Samsul Arif. “Pemain mereka rata-rata mempunyai skill yang luar biasa. Ini juga menjadi ancaman kami,” lanjut mantan arsitek Persija Jakarta ini.
Tapi, Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan mempunyai modal untuk menangkal kebangkitan skuadra Joko Susilo. Ya, pada putaran pertama ISL musim ini, Laskar Sriwijaya mampu menumbangkan Persela dengan skor 2-1, 9 Desember 2009 lalu.
Begitu juga dari head to head, Sriwijaya mempunyai modal besar terutama saat bertamu di Lamongan. Dari lima laga terakhir, Sriwijaya mampu mengoleksi tiga kemenangan dan dua kali seri. Yakni, menang 2-1 (9/12/09), menang 2-1 (5/08/08), dan menang 5-1 (29/04/07). Sementara 2 kali seri semuanya di dapat di kandang Persela. Yakni mampu menahan 0-0 pada laga Liga Super (14/05/09), dan menahan 2-2 pada laga Divisi Utama (7/08/07).
Selain untung dari head to head, Sriwijaya juga bakal menurunkan empat pemain yang masih gres tenaganya. Yakni, Precious Emuejeraye, Pavel Solomin, Arif Suyono, dan Toni Sucipto yang semuanya tidak turun saat melawan Becamex Binh Duong, (6/4) lalu.
“Mudah-mudahan mereka bisa bermain maksimal. Sebab, mereka mempunyai recovery yang panjang. Sehingga, tidak ada masalah soal fisik,” lanjut pelatih yang pernah membawa juara double winner bagi Sriwijaya ini.
Tapi, untuk memuluskan misi, Sriwijaya harus bermain ekstra. Selain harus bermain di hadapan LA Mania (suporter Persela), Ponaryo Astaman dan kawan-kawan masih dalam keadaan kelelahan. Praktis, hal ini sangat memengaruhi permainan Sriwijaya.
Ya, dalam 15 hari Zah Rahan Krangar dan kawan-kawan harus menjalani empat pertandingan. Yakni, setelah kalah 0-2 dari PSPS, (27/3), imbang 1-1 dari Persijap (1/4) dan kalah 1-2 dari Becamex Binh Duong (6/4).
“Memang anak-anak masih dalam keadaan kelelahan. Tapi, ini bukan masalah bagi kami. Sebab, kami harus mendapatkan poin agar bisa bersaing dengan tim papan atas lainnya,” tambah pelatih berpangkat kapten marinir ini.
Bagaimana dengan Persela? Bermain di hadapan suporter fanatiknya, Persela Lamongan menjanjikan bermain agresif saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Surajaya Lamongan (10/4) nanti.
Laskar Jaka Tingkir berupaya keras memperbaiki peringkat di klasemen sementara. Saat ini, tim besutan Joko Susilo masih nangkring di urutan ke-10. Dengan raihan 35 poin dari 26 laga dengan 10 kali menang 5 seri dan sisanya kalah.
“Menyerang adalah permainan terbaik. Apalagi kami bakal bermain di hadapan publik sendiri kami rasa para pemain akan memiliki spirit ganda,” ujar pelatih Persela, Joko Susilo, kemarin (8/4).
Menghadapi Sriwijaya, mantan pelatih Persiwa Wawena itu, akan menampilkan duet bomber Samasul Arif-Franco Hitta yang kemungkinan besar akan diturunkan mulai menit awal. “Terlebih sumua pemain Persela dalam kondisi prima dan tidak ada yang terakumulasi kartu. Jelas hal itu lebih memudahkan kami untuk meracik strategi dan meraih kemenangan,” tambahnya.
Oleh karena itu, Joko tetap yakin bisa menerapkan strategi menyerang seperti kala mengalahkan Persib. ”Kami yakin Sriwijaya tetap akan bermain terbuka. Tetapi kami tidak ingin tertekan apalagi bermain di kandang sendiri. Menang bisa menjadi harga mati,” pungkasnya. (mg43/mg42/idi/jpnn)


Head to Head kedua tim

09-12-2009: Sriwijaya FC v Persela: 2-1 (ISL)
14-05-2009: Persela v Sriwijaya FC: 0-0 (ISL)
05-08-2008: Sriwijaya FC v Persela: 2-1 (ISL)
07-08-2007: Persela v Sriwijaya FC: 2-2 (Ligina)
29-04-2007: Sriwijaya FC v Persela: 5-1 (Ligina)