• Adu Tajam Budi - Marcio

    Sempat mengalami masa suram bersama Persib Bandung musim 2009/2010, Budi Sudarsono kini menemukan ketajamannya bersama Sriwijaya FC. Dalam gemblengan pelatih Ivan Kolev, dia sudah mengoleksi 5 gol dan 2 asist dalam pertandingan resmi sekaligus mempersembahkan dua gelar juara pramusim untuk Laskar Wong Kito.

    Termasuk satu gol ke gawang Arema FC saat SFC sebagai juara Piala Indonesia mengalahkan juara ISL itu dengan skor 3-1 dalam perebutan Community Shield di Kanjuruhan Malang, Sabtu (25/9).

    Begitul si Ular Piton, julukannya karena kemahirannya meliuk-liuk mengocek bola dan mengecoh lawan, jika diberikan kepercayaan. Dia bermain ngotot, tetap berlari sepanjang waktu, dan tidak menyia-nyiakan peluang. Temperamental adalah sisi lain yang ikut memberi warna penampilan Budi.

    Ketajaman Budigol kembali akan diuji saat timnya menghadapi laga perdana ISL menghadapi Deltras di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (29/9). Budi akan beradu tajam dengan striker tempramental tuan rumah, Marcio Souza yang baru bergabung bersama The Lobster. Marcio kembali mencoba peruntungnya dan ingin membuktikan bahwa dirinya merupakan predator haus gol di Liga Indonesia, usai kasus pemukulannya terhadap wasit, sehingga membuatnya dihukum tidak bermain di Liga Indonesia musim 2009/2010.

    Pemain asal Brazil ini bisa meredupkan sinar Budi Sudarsono yang pernah menjadi ikon Deltras. Maklum, satu musim Budi yang bermain 32 kali untuk klub asal Sidoarjo itu, mencetak 19 gol musim 2001-2002. Budi pun mengakui mengalami masa luar biasa di Deltras.

    “Tetapi saya kini bermain untuk SFC. Tentu saja saya akan reuni, meski tidak ada lagi pemain yang bertahan, pelatihnya juga baru, namun Deltras tetap memberi kesan,” ungkap Budi, Senin (27/9).

    Usai mengalahkan Arema Malang di Community Shield, Ivan Kolev fokus mempelajari rekaman tanding Deltras. “Kolev meminta video pertandingan Deltras untuk didalami. Dia memang tidak ada istirahat dan kini mempersiapkan formasi ideal di laga ISL,” jelas Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin.

    Pemain sudah berada di Surabaya dan menginap di Graha Residen. Ferry Rotinsulu dkk melanjutkan latihan persiapan pagi dan sore di Surabaya. Menurut Hendri yang kini ditunjuk menjadi General Manajer, para pemain fokus menghadapi laga pembuka lawan Deltras, tim promosi yang sangat berpengalaman di Indonesia.

    Bahkan Laskar Wong Kito pun sudah bertemu sebanyak 4 kali selama mentas di Ligina. Secara head to head, SFC sedikit unggul dengan rekor 2 kali menang, satu kali imbang, dan 1 kali kalah. Bahkan dalam pertemuan terakhir SFC mampu menahan imbang Deltras 1-1 pada 21 September 2008 silam.

    “Namun SFC harus waspada, sebab tim ini memiliki materi layaknya tim kuat. Mereka punya Danilo Pernando, Bejo dan sederet nama beken lainnya,” kata Hendri.

    Pelatih Ivan Kolev mengatakan anak asuhnya kini dalam kondisi onfire, namun mantan pelatih Persija Jakarta ini meminta Gumbs cs jangan terlalu over confedent atau jumawa. Kolev meminta anak asuhnya segera berkonsentrasi dan melupakan kemenangan lawan Arema karena lawan yang dihadapi adalah tim tangguh Deltras dengan sederet pemain berkualitas.

    “Deltras adalah tuan rumah dan mereka memiliki motivasi tinggai serta pemainnya yang berkualitas,” urai Kolev.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com