• DOUBLE WINNER PRA MUSIM

    Tak salah Sriwijaya FC memilih Ivan Venkov Kolev sebagai pelatih anyar. Meski datang ke Palembang bukan berstatus pelatih juara, tapi kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 sudah membuktikan kualitas dan kepiawaiannya meracik Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya).

    Terbukti, dua gelar (double winner) sudah dipersembahkannya di pra musim. Sebelumnya menyabet gelar Inter Island Cup 2010. Nah, tadi malam (25/9) di stadion Kanjuruhan, Malang, Firman Utina dan kawan-kawan menyabet tropi kedua usai menekuk tuan rumah Arema FC 3-1 (2-1) pada Community Shield (CS) II edisi 2010.

    ““Tim kami bermain dengan intensitas tinggi dan menuai mentalitas yang tepat memasuki pertandingan meski suporter tuan rumah mencoba menekan kami. Saya akui, kualitas tim muncul di di laga ini,” kata coach Ivan Kolev.

    “Semua pemain bekerja keras untuk tim. Saya juga lihat, Kayamba, Budi, dan Park bekerja tiada henti. Saya pikir, mereka akan mencetak lebih banyak gol lagi,” tandas Kolev.

    Lima belas menit pertama, Arema tampil freshing. Striker Arema, Noh Alam Shah dan Roni Firmansyah, plus suport dari dua gelandang sayap, Roman Chemelo dan M Ridhuan, tanpil membabi buta. Namun, akhirnya kendor setelah sulit menembus rapatnya pertahanan Sriwijaya.

    Itulah yang dimanfaatkan Sriwijaya. Terbukti, menit ke-28, Budi “Si Piton” Sudarsono, sukses menaklukan kiper Arema, Kurnia Meiga usai melakukan kerjasama cantik satu dua dengan Park Jung-Hwan. Sayang, delapan menit berselang, Arema menyamakan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti “sangat kontroversial” dari wasit Aeng Suharlan (Bandung).

    Disebut kontroversial karena kiper Sriwijaya, Ferry Rotinsulu sebenarnya tidak melanggar Noh Alam Shah saat akan membuang bola. Dari replay, terlihat jelas tangan Ferry sudah membuang bola sebelum benturan kaki terjadi. Bahkan, asisten wasit pun tidak menganggat bendera yang menyatakan itu pelanggaran.

    Namun, Aeng Suharlan langsung menunjuk titik putih. Meski sempat diprotes pemain Sriwijaya, tapi penalti yang dieksekusi Njangka Piere tidak terelakan. Skor 1-1. Sriwijaya kembali bangun serangan. Hasilnya, menit ke-45, Keith Kayamba mencetak gol kedua setelah menyambar crossing Budi Sudarsono.

    Kedigdayaan Sriwijaya sebagai calon juara Indonesia Super League (ISL) III dan Piala Indonesia VI, makin terlihat setelah Claudiano Alves dos Santos mencetak gol ketiga menit ke-60 via tendangan bebas yang akurat.

    Menyoal laga ke depan lawan Deltras (29/9) dan Persela (2/10) pada away perdana ISL, Kolev mengaku, belum memikirkan hal sejauh itu. “Saya belum pikirkan kejuaraan yang lebih jauh. Masih ada persiapan untuk itu. Tiap tim bisa menjadi halangan buat kami. Saya akan lihat tim ini tiga hingga empat bulan kedepan,” pungkasnya. (nvs/jpnn)


    Susunan Pemain

    Arema: Meiga; Zulkifli, Njanka, Purwaka Yudhi (Leonard, 85'), Benny Wahyudi; Bustomi, Roni (Yongki Aribowo, 42'), Chmelo; Ridhuan (Mushafry, 75'), Dendy, Alam Shah (Juan Revi, 82').

    Sriwijaya: Ferry Rotinsulu; Supardi, Claudiano, Ahmad Juprianto, M Ridwan; Ponaryo, Firman Utina (Mahardiga, 72'), Oktavianus (Mahyadi, 74'); Park Jung-Hwan, Keith Kayamba (Bobby Satria, 89'), Budi Sudarsono.


    Comments
    Add N
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com