Start Buruk Awal ISL

Seperti pada musim kompetisi sebelumnya. Sriwijaya FC menjalani kompetisi musim ini dengan start buruk. Pada laga perdana Indonesia Super League (ISL), Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) harus tunduk dari tim promosi, Delta Putra (Deltras) Sidoarjo, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (29/9).

“Anak-anak bermain tidak seperti biasanya. Tapi, hal ini terjadi juga banyak faktor sehingga permainan kami jelek,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Venkov Kolev, usai pertandingan, kemarin (29/9).

Penampilan buruk Sriwijaya lantaran harus bermain dengan pemain yang tidak sebenarnya. Bukan hanya itu, cederanya Oktavianus dan gagalnya Keith Kayamba Gumbs mengeksekusi tendangan penati juga menjadi faktornya. Belum lagi adanya sejumlah pilar yang absen.

“Kami harus bermain tanpa Fery yang cedera, Diano dan Julio Cesar yang tak bisa dimainkan lantaran soal izin bermain yang belum turun. Ini sangat memengaruhi permainan kami,” imbuhnya.

Menjadi juara double winner pramusim, Inter Island Cup (IIC) dan juara Community Shiled (CS), tidak menjadi patokan Sriwijaya FC untuk bermain maksimal. Buktinya, saat menghadapi tim promosi, tim juara Piala Indonesia (PI) tiga kali berturut-turut ini tampil memble. Dari babak pertama, Sriwijaya terus ditekan oleh Marcio Souza dkk.
Beberapa serangan terus mengancam lini pertahanan Sriwijaya. Seperti tendangan keras Marcio Souza pada menit ke-9 masih membentur gawang Sriwijaya. Petaka bagi Sriwijaya datang pada menit ke-31. Tandukan Feri Aman Saragi setelah memanfaatkan bola blunder dari defender Sriwijaya Gunawan akhirnya mengoyak jala yang dijaga Fauzal Mobarok. Skor 1-0 untuk Deltras.

Tertinggal satu gol, Sriwijaya terus memberikan tekanan tapi semuanya masih kandas. Seperti, tendangan Budi pada menit ke-40 masih bisa ditepis kiper Deltras. Begitu juga tendangan penalti Keith Katyamba pada menit ke-44 ditepis kiper Yanuar Firmanda. Skor tetap 1-0 untuk Deltras hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya langsung tampil menekan. Tapi, alih-alih memperkecil ketertinggalan, justru lini pertahanan Sriwijaya diobrak-abrik oleh The Lobsters (julukan Deltras).

Striker andalan Deltras, Marcio Souza terus memberikan ancaman. Alhasil, pemain asal Brasil ini akhirnya menggandakan keunggulan tuan rumah, setelah sundulannya yang mendapat umpan tendangan sudut dari Danilo Fernando pada menit ke-53 mampu membobol jala Fauzal Mobarok. Skor 2-0 untuk Deltras.

Tertinggal dua gol, Sriwijaya terus memberikan tekanan. Memasuki menit ke-66, Sriwijaya akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti setelah pemain kawakan, Anang Makruf handsball di kotak terlarang. wasit Najamudin Aspiran pun menunjuk titik putih.

Keith Kayamba Gumbs yang menjadi eksekutor akhirnya memanfaatkan kesempatan yang kedua kalinya meski sempat terbaca oleh kiper Deltras, Yanuar Firmanda. Skor berubah 2-1.

Selang empat menit kemudian, Deltras kembali membombardir lini pertahanan Sriwijaya yang memang rapuh. Lewat tendangan Danilo Fernando pada menit ke-70 dari luar kotak penalti, akhirnya memaksa Fauzal Mubarok memungut bola dari sarangnya.

Tertinggal dua gol, permainan semakin memanas dan keras. Ini terlihat, sedikitnya 8 kartu kuning dan 2 kartu merah dikeluarkan oleh wasit Najamudin Aspiran. Tapi, meski keras, pertandingan tetap berjalan dan skor tidak berubah 3-1 untuk Deltras, hingga laga usai.

Kekalahan di laga perdana ini menempatkan Sriwijaya menduduki peringkat ke-17 di bawah Arema Indonesia yang kemarin (29/9) juga dikalahkan Persisam Putra Samarinda, dengan skor 1-2. Sedangkan Deltras sendiri langsung naik ke peringkat ke-3 di bawah Pelita Jaya, dengan selisih gol (4-0) dan (3-1).

Gagal memetik poin di laga perdana, Sriwijaya langsung fokus di pertandingan selanjutnya. Yakni, menghadapi Persela Lamongan, pada laga ISL, di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu, (2/10) nanti.

“Pertandingan ini akan terus kami evaluasi. Kami harus segera mempersiapkan diri di pertandingan selanjutnya. Meski pertandingan nanti sangat berat,” tambah mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Sedangkan bagi Deltras kemenangan ini menjadi modal untuk menjalani pertandingan selanjutnya. Termasuk melawan Persib Bandung, (2/10) nanti.

“Kami bersyukur dengan hasil yang telah kami peroleh di pertandingan ini. Anak-anak bermain sangat disiplin dan mampu memberikan tekanan yang luar biasa. Mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya, kami bisa memetik hasil maksimal,” ujar pelatih Deltras, Mustaqim.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments