• Adu Cerdas Okto Vs Dzumafo

    Bukan hanya rivalitas dua tim terbaik Sumatera dalam pertemuan Sriwijaya FC versus PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasution Rumbay, Sabtu (30/10). Tetapi adu cerdas dua penyerang beda generasi dan kewarganegaraan, striker SFC Oktovianus Maniani versus Dzumafo Herman Epandi, striker sekaligus kapten PSPS.

    Jika melihat dari kiprah dan reputasi, Okto sapaannya masih kalah jauh dibandingkan Dzumafo yang mampu mencetak 5 gol dalam 5 kali penampilannya bersama PSPS musim 2010/2011. Musim lalu, ia melesakkan 17 gol dan masuk dalam jajaran top skorer. Bahkan jika dihitung total gol Dzumafo dalam 2 musim terakhir bersama PSPS sudah mencapai 34 gol. Perolehan itu hanya mampu disaingi kapten tim SFC, Keith Kayamba Gumbs.

    Meski kalah dari segi pengalaman, produktivitas, bahkan postur tubuh, namun aksi Okto layak dapat perhatian, karena dia adalah bintang muda yang sedang bersinar. Torehan 1 golnya bersama Timnas saat mengalahkan Maladewa awal bulan lalu, dan peran aktifnya ketika membawa Laskar Wong Kito meraih gelar double winner pra musim layak diperhitungkan.

    Okto pun sudah tidak sabar untuk membela SFC. Namun sebagai pemain ia menuruti apapun instruksi pelatih Ivan Kolev. Sebab sang pelatih lebih tahu kebutuhan tim.

    “Jika dipercayakan pelatih, saya ingin mencetak gol dalam laga nanti, namun saya berharap tidak ada kecurangan dari tuan rumah dan wasit lebih adil,” ujar Okto, Kamis (28/10).

    Adu Tangguh Kiper Selain menjadi pertarungan Okto dan Dzumafo. Adu tangkas dua kiper tangguh Ferry Rotinsulu versus Dede Sulaiman pantas untuk disimak. Aksi keduanya akan menjadi sajian khusus derby dua tim Sumatera ini. Ferry adalah kiper utama SFC dan selalu menjadi andalan lini pertahanan terakhir SFC.

    Reputasinya pun sangat diperhitungkan karena menjadi langganan timnas sejak di U-23 maupun senior. Sementara Dede Sulaiman adalah mantan pemain SFC musim 2007/2008 dan 2009/2010. Namun, semasa SFC ditukangi Rahmad Darmawan, ia hanya menjadi ban serep Ferry. Bahkan selama dua musim bersama SFC, Dede kerap menjadi bulan-bulanan dan cemooh suporter SFC. Kerap melakukan blunder dan tidak memenuhi harapan ketika sang kiper utama Ferry mengalami cedera atau sedang absen memperkuat Timnas.

    Dede sudah berbaju PSPS sejak dua musim lalu. Tampil tenang dan mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Abdurahman Gurning, membuat Dede tangguh di bawah mistar PSPS. Bahkan, pemain berusia 24 tahun ini, sudah 5 kali tampil dan mampu memenuhi harapan publik PSPS. Dede sejauh ini, baru kebobolan 6 gol dari lima kali penampilannya. Sementara Ferry baru sembuh dari cedera pungung dan lutut yang memaksanya absen di empat pertandingan SFC.

    Pelatih Ivan Kolev memberikan isyarat akan menurunkan kiper yang sudah 5 musim memperkuat SFC. Tenaga Ferry sangat dibutuhkan untuk menghadapi tim sekelas PSPS di hadapan pendukungnnya sendiri.

    Dalam laga ini, Pelatih Ivan Kolev pun memasang Kayamba menjadi target man. Ia ditugaskan menjadi pencetak gol dengan mendapatkan pelayanan dari Park Jung Hwan yang bermain agak ke belakang serta Firman Utina yang didorong lebih ke depan ataupun Okto di sisi kanan ataupun kiri. “Kami harus bekerja keras melawan tuan rumah, kondisi pemain saat ini lebih baik dan beberapa pemain sudah bisa diturunkan termasuk Kayamba,” urai Kolev.

    Sementara Kayamba mengatakan, kondisi timnya sedang onfire, namun mereka tetap akan bekerja keras mengingat tuan rumah tim yang bagus. Meski musim ini dia tidak begitu tahu dengan komposisi PSPS, tetapi sebagai tuan rumah patut diwaspadai. “Kerja keras dan disiplin adalah kunci menghadapi tuan rumah,” kata Gumbs.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com