Lini Belakang SFC Aman

Kehadiran Thierry Gathuessi membuat lini belakang Sriwijaya FC semakin kokoh. Itu yang membuat coach Ivan Venkov Kolev bisa sedikit tersenyum. Meskipun beberapa pilarnya masih absen saat bentrok dengan Persiba Balikpapan pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (21/10) nanti.

Keduanya diprediksi akan mempersulit gerak dan langkah dua bomber asing tim beruang Madu (sebutan Persiba), Aldo Baretto dan Khairul Amri. Bila mereka tampil pada peforma terbaiknya bisa saja Aldo-Amri akan gigit jari. Itu bisa dilihat kala keduanya mematikan pergerakan Obiora dan Andi Oddang Minggu (17/10) lalu.

“Saya senang lihat permainan Thierry waktu lawan PSM. Dia (Thierry, red) bermain cukup disiplin dan mampu menjalankan perannya dengan maksimal,” ujar Kolev .

Dengan begitu dikatakan pria asal Sofia, Bulgaria ini, komposisi untuk pemain belakang aman. Salah satu alasan, selain peforma menawan eks pemain tim nasional (timnas) Kamerun ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito juga memiliki banyak stok untuk barisan pertahanan. Sebut saja, Claudiano Alves, M Ridwan, Supardi, Ahmad Jufrianto, Rachmat Latief, Gunawan Dwi Cahyo, Bobby Satria dan Rendy Siregar.

“Kami cukup beruntung saat ini karena tidak ada pemain belakang yang cedera. Semua dalam kondisi siap tempur. Meski begitu kami tetap harus memantau kondisi setiap pemain hingga menjelang pertandingan berlangsung,” lanjut pria kelahiran 14 Juli 1957 ini.

Dikatakan pelatih asing yang sudah mahir berbahasa Indonesia ini, yang terpenting adalah kerjasama dan komunikasi antar pemain di lapangan. Oleh karena itulah, dia menyebut ketanguhan Thierry di belakang tidak terlepas dari kepiawaian tiga pemain lain. Seperti Diano, Supardi dan M Ridwan yang selalu memberikan support dan kepercayaan.

“Ya, kami berharap permainan seperti itu bisa mereka peragakan pada laga-laga berikut. Secara umum permainan cukup baik, namun masih tetap harus diperbaiki terutama dalam hal koordinasi,” tambah dia.

Meski begitu tidak sedikit fans Sriwijaya FC yang menyebut, Thierry-Diano adalah duet ideal barisan belakang. Rino misalnya, remaja yang duduk dibangku VVIP ini menganggap kehadiran keduanya bak roh di barisan pertahanan. Kalau keduanya tetap bermain maksimal dan konsisten bukan tidak mungkin lini belakang Sriwijaya akan menjadi yang terbaik di ISL.

“Keduanya kompak dan bisa saling mengisi. Sama-sama tenang dan tak kenal kompromi. Sulit untuk dilewatui dan pandai membaca situasi. Saya kira dia akan menjadi pujaan baru Sriwijaya FC,” timpal Rino. (mg42)

PROFIL
Nama Lengkap: Thierry Gathuessi
TTL: Bafoussam, Kamerun, 17 April 1982
Tinggi: 187 cm
Posisi: Defender
Montpellier (2001–2005)
AS Cannes (2005–2006)
FC S├Ęte (2006–2007)
Hibernian (2007–2009)
Inverness CT (2009)
Raith Rovers (2009–2010)
Timnas:
Kamerun (2004)

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments