Pemain seleksi asal Kamerun

Pemain seleksi asal Kamerun, Thierry Gathuessi sangat enjoy menjalani jalanya seleksi yang di berikan coach Ivan Kolev . Meski baru tiba di Palembang, raut wajah pemain kelahiran, Bafoussam, Kamerun, 17 April 1982 ini tak terlihat lelah sedikitpun dan mengikuti seluruh materi latihan yang digelar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring kemarin (5/10).

Menurut Thierry Gathuessi, kondisi ini lantaran dirinya tidak mempermasalahkan suhu di Indonesia. “Memamng sedikit dingin di Indonesia. Tapi, tidak apa-apa, dan saya sudah terbiasa dengan suhu seperti ini,” kata Thierry Gathuessi usai latihan, kemarin (5/1)).

Pemain berpostur 187 cm ini menambahkan, dirinya juga sudah siap untuk bermain di kompetisi Indonesia. Meski, dirinya juga mengetahui gaya permainan Indonesia sedikit keras. “Saya sudah tahu kompetisi di sini sedikit keras. Saya di Indonesia juga mempunyai kawan, yakni Pierre Njanka. Tapi, saya kesini bukan lewat dia (Njanka) tapi, lewat agen,” imbuhnya.

Ya, mantan pemain AS Cannes (Liga Prancis) ini sebelumnya pernah ditandemkan dengan pemain Arema, Pierre Njanka, saat sama-sama memperkuat timnas Kamerun tahun 2004 lalu. Thierry Gathuessi sendiri datang ke Palembang untuk megikuti seleksi guna memenuhi kuota pemain asing dan menjadi stoper untuk di tandemkan dengan pemain asal Brasil, Claudiano Alves do Santos.

Bukan hanya bermain di Raith Rovers juga sudah gonta-ganti di beberapa klub besar. Seperti, Montpellier (2001–2005), AS Cannes (2005–2006), FC S├Ęte (2006–2007), Hibernian (2007–2009), dan Inverness CT (2009). Thierry Gathuessi sendiri juga pernah memperkuat timnas Kamerun saat berlaga di Piala Afrika 2004 lalu.

“Dia (Thierry) meski berposisi sebagai stoper juga bisa menciptakan gol. Ada beberapa laga, dia mampu mencitakan gol untuk klubnya,” timpal agen Thierry, Mustika Ratna dari Champion Stars.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments