Tetap Tanpa Beban

Tactitian Sriwijaya FC Ivan Venkov Kolev terus bersikap realistis. Pelatih asal Sofia, Bulgaria ini seperti biasanya tidak pernah berani mengumbar suara sebelum pertandingan. Menghadapi PSPS Pekanbaru misalnya, pelatih yang kerap disapa Kolev ini tetap tidak mau berkomentar banyak.

“Saat ini kami lebih fokus mempersiapkan tim. Kami tidak mau bicara atau menggambarkan kekuatan lawan,” ujarnya kepada wartawan sebelum latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring kemarin (27/10).

Oleh karena itu, wajar jika eks pelatih tim nasional (timnas) ini mengatakan, pada pertandingan kali ini timnya tidak memiliki target khusus. Mereka hanya akan bermain lepas. Hal itu dikarenakan PSPS memang merupakan klub yang cukup konsisten musim ini dan belum pernah menderita kekalahan. Ditambah lagi mereka bakal kembali bermain di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Pekanbaru yang terkenal angker. “Kalaupun bisa mencuri poin, itu hal yang sangat luar biasa bagi kami. Namun bukan suatu hal yang mustahil,” lanjut Kolev.

Meski begitu, pelatih asing yang sudah mahir berbahasa Indonesia ini, tetap mempunyai perdiksi. Menurutnya, tim Asykar Bertuah (sebutan PSPS) kemungkinan besar akan bermain habis-habisan. Mengingat pada pertandingan sebelumnya, PSPS bisa menghantam Pelita Jaya 3-2 pada laga away. Itu yang akan menjadi motivasi berlipat Dede Sulaiman dan kawan-kawan.

Untuk melawannya, Kolev akan menyuguhkan permainan kolektivitas yang diharapkan dapat meredam keunggulan semangat tim tamu. “Dengan semangat juang tinggi, kita berharap bisa tampil maksimal. Itu saja modal kami,” tambah dia.

Pada pertandingan nanti, Sriwijaya dipastikan tidak akan diperkuat Thierry Ghatussy, Mahardiga Lasut dan Hamyadi Panggabean akibat akumulasi kartu kuning. Sedangkan, pemain lainnya, Budi Sudarsono, juga masih disangsikan untuk bisa tampil lantaran masih bergulat dengan cedera. “Bagaimanapun kondisi tim kami tetap harus siap. Walaupun tidak bisa kami pungkiri bahwa absennya empat pemain itu secara tidak langsung memengaruhi peforma tim,” pungkas dia.

Ya, meski bakal kehilangan beberapa pemain, Tim juara double winner 2007 ini bakal diperkuat beberapa pemain terbaiknya. Yakni, Keith Kayamba Gumbs, Oktavianus Maniani, Arif Suyono, Ponaryo Astaman, Fery Rotinsullu, dan Fauzal Mubarok.

Praktis, kondisi ini menjadi semangat baru bagi Laskar Sriwijaya. Ya, sebelumnya hanya menyisakan Park Jung-Hwan dan memaksa Rendi Siregar di lini depan Kini Sriwijaya mempunyai empat pilar terbaik yang siap memborbardir gawang yang di jaga Dede Sulaiman. Mereka adalah, Keith Kayamba Gumbs, Arif Suyono, Oktavianus Maniani, dan Park Jung-Hwan.

“Bergabungnya pemain yang cedera jelas menjadi motivasi tersendiri bagi kami. Kekuatan kami bakal semakin komplit dan akan mempu memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya,” timpal Jamaluddin asisten manager Sriwijaya FC.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments