• Simonovic Terancam Dipulangkan

    Nasib pemain asing seleksi Milorad Simonovic tinggal menghitung hari. Ia terancam dipulangkan setelah dinyatakan manajemen Sriwijaya FC tidak lolos verifikasi karena statusnya statusnya sebagai pemain NSW Primier League atau Divisi II, Liga Australia.

    Demikian diungkapkan Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Sabtu (27/11). Menurut dia, persyaratan seorang pemain asing Asia untuk bermain di Liga Super Indonesia (LSI) harus tercatat sebagai pemain yang berlaga di Australian Super League di negaranya atau kompetisi level tertinggi di kawasan Asia.

    “Hasil investigasi kita, Simonovic bermain di kompetisi kelas II dan itu tidak memenuhi persyaratan. Sebab dia tidak akan lolos dalam verifikasi PT Liga Indonesia (PTLI),” kata Hendri.
    Dijelaskan Hendri, dalam manual ISL disebutkan, syarat seorang pemain Asing Asia agar dapat bermain di Indonesia adalah tercatat sebagai pemain profesional untuk level teratas. Sementara pemain non Asia seperti dari Eropa, Amerika Latin, Afrika dan lainnya, paling rendah bermain di Divisi II negaranya.

    Menurut Hendri, Milorad Simonovic, saat ini masih tercatat dalam daftar pemain Bonnyrigg White Eagles FC, klub yang berkompetisi pada NSW Premier League, Australia. Gelandang serang kelahiran Asutralia, 18 September 1985 ini masih terikat kontrak dengan Bonnyrigg White Eagles FC, hingga akhir Desember 2010 nanti. Dengan demikian statusnya adalah pemain Divisi II.
    “Dengan status ini, dia tidak memenuhi persyaratan,” urai anggota DPRD Banyuasin ini.

    Meski demikian, pihak manajemen tetap menghargai Kolev dan akan melakukan diskusi yang terbaik bagi klub terutama soal pemulangan Simonovic. Apalagi sejauh ini pihaknya sangat mendukung Kolev untuk menggelar seleksi dan mencari pemain asing terbaik bagi klub. “Sebab kita tahu SFC kekurangan stok penyerang. Lini depan kurang tajam,” jelas Hendri.

    Menurut Hendri, ide untuk menyeleksi pemain memang datang dari pelatih Ivan Kolev dan manajemen memberikan dukungan penuh, tetapi dengan catatan-catatan.”Manajemen hanya menanggung biaya makan dan menginap pemain selama mengikuti seleksi, sedang keperluan lainnya ditanggung agen,” urai Hendri.

    Menurut Hendri, manajemen sangat berhati-hati dalam menyeleksi pemain. Mereka tidak ingin kejadian kasus Julio Cesar terulang, sebab kala itu manajemen sudah membuang banyak uang untuk keperluan sang pemain, namun kenyataannya pemain asal Brazil itu justru tidak lolos verifikasi.”Makanya dari pada kita mengalami kerugian, makanya manajemen sangat seleksitif, termasuk terhadap status Simonovic,” katanya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com