• Striker Uzbekistan Lamar SFC

    Penyerang andalan Timnas Uzbekistan Alexander Geynerihk dan Timur Kapadze siap bersaing untuk menjadi pemain Sriwijaya FC. Keduanya sudah membuat lamaran melalui agennya Abdussalam ke manajemen SFC, Senin (29/11).

    “Keduanya adalah pemain andalan di Timnas Uzbekistan sejak 2000 dan kini menjadi tulang punggung Uzbekistan. Mereka berminat bermain untuk Sriwijaya FC,” kata Abdul Salam, di Sekretariat SFC Kompleks Palembang Square (PS), Senin (29/11).

    Menurut Abdul Salam, Alexander berusia 26 tahun, sebagai striker murni dengan postur 183 cm dan 53 caps bersama Timnas, dan mencetak 11 gol.

    Prestasi tidak kalah mentereng ditorehkannya bersama klub elit Liga Uzbekistan, FC Pakhtakor Tashkent dan sudah mencetak 21 gol dari 36 penampilannya.

    Timur, yang berposisi sebagai penyerang sayap dan bisa menjadi gelandang tengah, sudah mencetak 7 gol. Pemilik postur 185 cm dengan 67 caps untuk Timnas Uzbekistan, tercatat sebagai pemain Bunyodkor, klub Liga Uzbekistan. Dia mampu mengantarkan klub itu meraih juara Liga musim 2008, 2009, dan 2010.

    Namun dengan reputasinya sebagai pemain bintang, harga Alex dan Timur di atas rata-rata pemain Asia kebanyakan. Diperkirakan nilai kontrak keduanya satu musim mencapai Rp 1,5 miliar.

    “Masalah nilai kontrak bisa dinegosiasikan. Kita jamin keduanya akan bermain bagus untuk SFC,” janji Abdul Salam yang mendatangkan Pavel Solomin ke SFC musim lalu.

    Jika keduanya jadi bergabung bersama SFC, tentunya Alex-Timur akan bermain di putaran kedua ISL, mengingat kompetisi di negara meraka sedang berlangsung. Tetapi ada keuntungan bagi manajemen SFC. Mereka bisa dibayar separuh harga karena hanya bermain setengah musim saja.

    Direktur Teknik dan SDM SFC Hendri Zainudin akan mendiskusikannya dengan jajaran manajemen dan pimpinan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM).

    Menurut Hendri yang paling penting, manajemen akan mempertimbangkan tawaran dari Abdul Salam, mengingat sang agen sukses memberikan Pavel Solomin untuk SFC musim lalu.

    “Tetapi harus ada videonya agar pelatih Ivan Kolev bisa melihat permainan keduanya,” pinta Hendri.

    Ia sempat menyesalkan datangnya Milorad Simonovic, pemain asal Australia yang akhir pekan lalu dipulangkan karena tak layak tampil di ISL.

    Kehadiran Milo menjadi kisah tersendiri bagi jajaran manajemen dan pelatih Ivan Kolev. Sebab kedatangan pemain asal Autralia itu merupakan tindakan agen nakal yang memasukkan pemain tanpa persetujuan pihak SFC.

    “Setelah kita komunikasi dengan Kolev baru terungkap ini hanya akal-akalan agen yang ingin memasukkan pemain,” urainya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com