Butuh Rp5 Miliar untuk Ganti Rumput Sintetis

Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) menanggapi positif permintaan perbaikan fasilitas lapangan yang dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siang tadi saat mengunjungi tim nasional Indonesia di Lapangan PSSI, Senayan Jakarta, Senin 13 Desember 2010. SBY mendengar permintaan pelatih timnas Alfred Riedl yang menginginkan perbaikan di Lapangan C atau yang dikenal dengan Lapangan PSSI. Lapangan ini biasanya digunakan sebagai tempat latihan Tim Merah Putih.

Mahfudin Nigara, Direktur Pengembangan dan Pengelola GBK menyatakan akan merealisasikan permintaan tersebut, tapi tidak bisa dalam waktu dekat ini.

"Ini tidak serta merta bisa langsung direalisasikan. Ada prosesnya dan membutuhkan waktu lama," kata Nigara saat ditemui wartawan di Stadion Utama, Senayan Jakarta.

Menurutnya, pihak pengelola akan mengadakan pertemuan untuk membahas ini dengan Direktur Utama Pengelola GBK.

Apalagi, lanjut Nigara, untuk pemesanan dan pemasangan butuh waktu 5 bulan. Sebab, lapangan yang akan diperbaiki juga harus dirombak terlebih dahulu sebelum bisa dipasang rumput sintetis.

Biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Pengelola GBK minimal harus menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar.

"Bila rumput yang akan kita beli menggunakan rekomendasi FIFA, pabriknya ada di Belanda," lanjut Nigara.

Sedangkan untuk menambah 12 lampu lagi di Lapangan PSSI membutuhkan anggaran sedikitnya Rp1 miliar. Saat ini, baru terpasang 16 lampu di lapangan itu.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments