Hadapi Persib, SFC Tanpa 2 Pilar Terbaik

Kekuatan Sriwijaya FC bakal pincang saat jalani laga perdana paska jeda dua bulan kompetisi melawan Persib Bandung. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu bakal kehilangan dua pilar terbaiknya, yakni Thierry Gathuessi dan Arif Suyono.

“Kami sudah menerima surat resminya soal larangan bermain dari PT Liga Indonesia. Kami juga mendapat info jumlah denda yang harus dibayar,” kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Faisal Mursyid.

Thiery Gatuessi sendiri tak bisa diturunkan lantaran mendapat akumulasi kartu setelah mengantongi kartu merah saat melawan Persija Jakarta, (3/12) lalu. Sedangkan Arif Suyono harus absen lantaran mendapat akumulasi kartu kuning saat melawan PSPS Pekanbaru (27/11) dan Persija Jakarta (3/12) lalu.

Kehilangan dua pilar terbaik ini bakal menjadi momok bagi tim juara double winner 2007 itu. Sebab, lini belakang bakal keropos sepeninggal Thierry Gathuessi. Ini setelah Sriwijaya tinggal menyisakan satu defender tangguh, Claudiano Alves Do Santos.

Meski ada beberapa pemain pelapis yang siap tampil, seperti Ahmad Jufriyanto dan Rahmat Latief maupun Gunawan Dwi Cahyo itu belum menjadi jaminan. Pasalnya, kualitas beberapa pemain muda tersebut masih di bawah Thierry.

Begitu juga dengan lini serang. Absenya Arif Suyono bakal menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi coach Ivan Kolev untuk mencari racikan baru. Sebab, Arif sendiri merupakan salah satu pemain sayap yang produktif.

Gaya permainannya yang mobile dan lincah selalu mengacak-acak lini pertahanan lawan. Tak jarang, pemain asal Batu, Malang itu juga menciptakan gol. Ini di buktikan saat pemain berjersey nomor 14 itu bermain di Timnas dengan koleksi 2 gol.

Selain itu, tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu juga harus membayar denda sebesar Rp7 juta. Yakni, Rp3 juta untuk denda akumulasi kartu Arif Suyono dan Rp4 juta untuk Thierry. “Sesudah melawan Persib nanti, baru akan kami bayar denda akumulasi kartu itu,” tambahnya.

Sementara, di kubu Persib Bandung sendiri bakal kehilangan defender, Maman Abdulrahman. Pilar Timnas itu harus absen lantaran mendapat dua kartu kuning, yakni melawan PSPS Pekanbaru (2/11) dan Deltras Sidoarjo (2/10) lalu. “Keputusan ini kami dapatkan setelah mendapat surat resmi dari PT Liga bernomor 040/NLB-ISL/XII/2010,” pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments