• Kado Terindah Firman Utina

    Play maker tim nasional Indonesia Firman Utina yang sebelumnya mengalami cedera lutut kini telah sembuh. Kapten tim Merah tersebut memastikan dirinya bisa tampil saat Indonesia meladeni Filipina di semifinal AFF Cup 2010, Kamis (16/12) nanti. Laga tersebut akan menjadi laga spesial bagi Firman karena sehari sebelum pertandingan atau tepatnya, Rabu (15/12) Firman akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-29. “Iya benar besok (hari ini) saya ulang tahun,” kata Firman kepada Tribun usai latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (13/12).

    Bertepatan dengan momen tersebut, Firman pastinya akan mengejar kado istimewa dengan mempersembahkan kemenangan bagi timnas untuk pendukung tercinta tim Merah Putih. Firman bahkan rela tak merayakan ulang tahunnya itu bersama keluarganya.

    “Ulang tahun ini tidak bisa saya rayakan bersama keluarga. Mereka semua mengerti dengan tugas dan kewajiban saya. Kami hanya merayakannya lewat telpon-telponan aja,” kata pemain kelahiran Manado, 15 Desember 1981 ini.

    Firman menuturkan keluarganya kini sedang berada di Tangerang dan tidak memungkinkan untuk menggelar pesta ulang tahun di Hotel Sultan, tempat pemain timnas menginap. ”Kami sudah biasa begini,” ujar Firman.

    Momentum ini diharapkan mampu menjadi motivasi besar bagi Firman untuk bisa tampil apik di pertandingan melawan Filipina. Apalagi pertandingan ini sangat krusial karena tuntutan Indonesia untuk menjadi juara AFF Cup 2010 sangat besar.

    Sementara Pelatih Alfred Riedl terus mengasah kemampuan pemainnya pada latihan kemarin sore. Pelatih asal Austria ini memberikan materi latihan skema serangan untuk membongkar pertahanan Filipina.

    Riedl meminta kepada pemain-pemainnya di lini tengah dan depan agar menjaga akurasi umpan dan tidak melakukan kesalahan kecil seperti salah umpan agar tidak merugikan tim sendiri.

    Simulasi latihan ini dilakukan dengan game memakai setengah lapangan. Para pemain tampak dibagi ke dalam dua kelompok lalu diintruksikan bermain cepat dan melakukan finishing touch. Game ini dilakukan sebanyak tiga kali.

    “Kami masih lemah dalam kreatifitas serangan dan penyelesaian akhir, Menghadapi Filipina kami harus lebih kreatif karena mereka tim yang kuat di pertahanan,” kata Riedl usai memimpin latihan.

    Riedl menjelaskan Filipina saat ini bukanlah Filipina tempo dulu yang pernah dikalahkan Indonesia dengan skor 13-1. “Kami takkan berpatokan pada referensi masa lalu. Saat ini mereka sangat berbeda,” katanya.

    Riedl juga menjelaskan hal diluar teknis terkait dengan tekanan publik terutama pemberitaan media yang semakin membesar-besarkan timnas hingga menimbulkan euforia berlebihan dari masyarakat.

    “Kami sebenarnya tidak pernah merasa tertekan oleh media. Kami tertekan pada diri sendiri. Besarnya harapan kami untuk menang tentu menghadirkan sesuatu yang lebih,” kata pria berusia 61 tahun.

    Sejak Bambang Pamungkas dkk tampil mengesankan di babak penyisihan grup, euforia masyarakat terhadap timnas memang memuncak. Harapan mereka agar timnas menjuarai efen sepakbola se Asia Tenggara ini sangatlah besar.

    Namun euforia berlebihan terkadang juga bisa menjadi senjata makan tuan bagi timnas. Ekspektasi yang terlalu besar setidaknya akan menghadirkan beban tersendiri bagi pemain timnas hingga mereka tidak bisa bermain lepas.

    Dukungan terhadap timnas tidak hanya muncul dari masyarakat biasa. Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan akan menyaksikan laga leg pertama semifinal Piala AFF Suzuki 2010.

    SBY Senin siang melakukan sidak tim nasional di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, disitu, SBY diminta oleh Bambang Pamungkas untuk bisa menyaksikan penampilan dia dan rekan satu timnya.

    SBY menyatakan, siang hari dia masih berada di Semarang, namun dia berjanji akan menyaksikan skuad Alfred Riedl melawan Filipina. SBY sendiri sempat berjanji kepada seluruh pemain untuk menghadiri laga hari Kamis mendatang. “Coba Bambang, apa yang kamu inginkan,” tanya SBY kepada Bambang Pamungkas.

    Kemudian Bambang Pamungkas menjawab bahwa ia dan rekan-relan ingin SBY menyaksikan laga leg pertama melawan Filipina.

    “Kami ingin bapak menyaksikan pertandingan kami saat melawan Filipina hari Kamis dan hari Minggu di leg kedua,” kata Bambang.

    Kehadiran SBY ini memberikan motivasi tersendiri bagi pemain dan pelatih timnas. Mereka merasa sangat tersanjung karenda mendapat dukungan langsung dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com