Kolev Tidak Berani Sesumbar

Sriwijaya FC mengikuti drawing dan workshop Liga Champions Asia (LCA) di Hotel PJ Hilton Kualalumpur Malaysia pada 7-8 Desember. Manajemen dan pelatih mengakui apapun hasil drawing, babak play off adalah fase berat bagi SFC, karena lawan yang dihadapi adalah para raksasa Asia. Makanya, Ivan Kolev yang dibebani target lolos tidak berani sesumbar.

“Secara khusus saya belum tahu siapa lawan di LCA, tetapi kami tidak akan memilih, pada prinsipnya kami akan memaksimalkan setiap laga di play off,” jelas Kolev.

Menurut pelatih berkebangsaan Bulgaria ini, secara khusus dia tidak begitu tahu kekuatan tim lawan. Namun siapapun yang masuk dalam kategori play off tentunya tim yang berprestasi tinggi.

“Saya belum tahu siapa lawan nantinya, namun saya tetap mempersiapkan para pemain, meski pada saat play off nanti, kita sudah mengikuti 15-20 pertandingan berat di ajang Liga Super Indonesia (ISL) dan ini sangat berat,” ujar mantan pelatih timnas SEA Games 2007 itu.

Kolev tidak mau sesumbar, sekalipun manajemen memasang target lolos play off, baginya yang terpenting adalah menjalani pertandingan dan membuat enjoy para pemainnya.

“Saya harus menyiapkan pemain saya dalam laga berat ini, sebab sejak Januari nanti, kita akan menghadapi game dengan jeda hanya 3 hari,” urainya.

Wajar saja Kolev tidak mau menilai sekaligus memilih lawan mana yang akan dihadapi. Sebab di Asia Barat ada Dempo SC, Juara India League 2009-2010, kemudian ada AL-Ain UAE (Uni Emirat Arab) Juara Ketiga Primier Leugue 2009/2010.

Selanjunya Al Ittihad yang menjadi juara AFC 2010, serta Al Sadd Qatar Runner Up Liga Qatar 2009/2010. Sementara di Asia Timur ada Muanthong FC yang dipastikan menjadi salah satu calon SFC.

Adapun pengurus yang diutus SFC yakni Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainudin, Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin, Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid dan Media Officer Zul Hanan Marwi.

Mereka akan mengikuti drawing atau undian siapa saja lawan yang dihadapi di babak play off. Sekaligus mengikuti workshop atau pembekalan LCA pada 7-8 Desember. Pembekalan ini sebagai persiapan menghadapi play off yang dihelat pada 12-13 Februari mendatang.

Hendri mengatakan, semoga saja SFC beruntung dan melakoni pertandingan pertama di babak knock out di Stadion Gelora Jakabaring.

“Tuan rumah merupakan salah satu keuntungan, jika tidak jadi tuan rumah pun kita harus siap. Untuk meningkatkan motivasi pemain, kami akan menyiapkan bonus Rp 400 juta jika lolos,” urainya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments