Sang Super SUB Gumbs

USIA boleh sudah memasuki 38 tahun, namun reputasi Keith Kayamba Gumbs sebagai pencetak gol terbanyak Sriwijaya FC belum terpatahkan, baik di kompetisi domestik maupun tingkat Asia. Musim 2009/2010 lalu, Gumbs sapaannya mengoleksi 14 gol di ajang Liga Super Indonesia dan 5 gol di ajang Asian Footbal Confederation (AFC). Sementara di ajang Piala Indonesia pria yang selalu tampil plontos ini mencetak 8 gol.

Namun bukan torehan golnya di ajang domestik yang menjadi sorotan, tetapi gol demi gol pemain asal ST Kitts N Nevis ini di ajang Asia justru membuatnya menonjol. Gumbs bisa dikatakan sebagai penjebol gawang tim-tim besar di ajang perhelatan Asia dan menentukan langkah SFC.
Seperti diketahui Kayamba mampu menjebol gawang Seoul FC, ketika SFC kalah 5-1 di babak penyisihan Liga Champion Asia (LCA) 5 Mei 2009 lalu. Gumbs juga turut menyumbang gol ketika SFC menundukkan Gamba Osaka dengan skor 4-1 pada 20 Mei 2009.

Sementara di ajang AFC musim 2009/2010, Gumbs menjadi pencetak gol terbanyak di bandingkan pemain lainnya dengan 5 gol. Sementara Arif Suyono 3 gol, Ponaryo 3 gol. Kemudian ada nama Obiora yang hengkang ke PSM Makasar dengan 5 golnya dan Rahmat Rivai kini bersama Persipura dengan 1 gol. Namun gol suami Laurencia ini, kerap menjadi penentu ketika dia mencetak gol tunggal untuk kemenangan 1-0 SFC atas Bihn Duong di ajang AFC 6 April 2010 lalu.

Tentang profesionalitas Gumbs, Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainudin mengatakan, pemain yang pernah merumput bersama klub Inggris Hull City itu merupakan pemain yang pantas jadi panutan."Dia contoh pemain profesional dan pengalamannya di ajang Asia bersama beberapa pemain lama seperti Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Ferry Rotinsulu, Bobby Satria sangat dibutuhkan menghadapi play off LCA," urai Hendri, Minggu (12/12).

Hal serupa juga diungkapkan pelatih Ivan Kolev yang mengatakan, pemain bertinggi 178 cm ini pandai menempati semua posisi di lini depan, baik sebagai sayap maupun penyerang murni. Sesekali dia pun mampu bertahan dengan baik."Dia selalu bermain bagus, sekalipun baru bergabung dalam latihan. Fisik dan staminanya sangat bagus untuk pemain seusianya, dia pandai menjaga kebugaran," urai Kolev.

Sementara Gumbs tetaplah pribadi yang profesional dan tetap rendah hati. Ia mengaku keberhasilannya mencetak gol berkat kerasnya bersama rekan-rekan satu tim. Ia berkali-kali mengungkapkan kemenangan dan hasil terbaik yang didapatkan SFC bukan karena dirinya seorang, tetapi karena tim.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments