Sejarah Pertemuan Thailand VS Indonesia

Indonesia akan menghadapi Thailand di pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala AFF, Selasa 7 Desember 2010. Bila berkaca dari hasil penyisihan grup tahun ini, Tim Merah Putih tentu lebih diunggulkan.

Sebab dalam dua laga sebelumnya, Indonesia tidak pernah kalah, mampu mencetak 11 gol, dan hanya kebobolan satu kali. 11 gol itu berasal dari kemenangan 5-1 atas Malaysia dan 6-0 atas Laos.

Sedangkan Thailand sebagai finalis Piala AFF dua tahun lalu, malah terseok-seok. Ditahan imbang Laos 2-2 dan kembali imbang 0-0 melawan Malaysia.

Namun jika ditarik sejarah ke belakang, malah Indonesia yang tampil lebih buruk saat bertemu Thailand. Dalam rekam jejak pertemuan kedua negara ini di ajang Piala AFF, Indonesia hanya sekali menang atas Thailand.

Saat itu, Merah Putih menang dalam adu penalti perebutan tempat ketiga pada 1998. Sesudah bermain imbang 3-3, Kurniawan Dwi Yulianto cs akhirnya menang 5-4.

Seluruh pemain Indonesia bisa melesakkan gol dalam adu penalti itu. Sedangkan di kubu Thailand, hanya Anan Punsanai yang gagal jadi eksekutor.

Namun selepas tahun itu, Indonesia tak berkutik jika bersua Thailand. Pertemuan terakhir di Piala AFF tercatat di semifinal 2008. Tim Merah Putih kalah dengan agregat 3-1. Di leg 1, Indonesia kalah 0-1 dan di leg 2 kembali kalah 1-2.

Rekor head to head Indonesia vs Thailand 1-3 jika hasil adu penalti diikutsertakan. Dengan kata lain, dari tiga pertemuan, Indonesia tak pernah menang atas Thailand dalam waktu normal 90 menit.

Meski demikian, 2010 merupakan tahun yang berbeda buat Indonesia. Kini, pasukan Merah Putih punya pelatih asing bertangan dingin Alfred Riedl dan pemain-pemain 'asing' seperti Irfan Bachdim dan Cristian Gonzales.

Hanya saja kedua pemain ini kemungkinan tidak menjadi starter mengingat laga 7 Desember 2010 besok tidak mempengaruhi posisi Indonesia sebagai juara Grup A. Keduanya kemungkinan akan diganti oleh Bambang Pamungkas-Yongki Aribowo di lini depan

Hal ini secara tersirat disampaikan pelatih Riedl selepas melawan Laos, Sabtu 4 Desember kemarin. "Skuad yang kami turunkan akan berbeda, namun kami akan tetap tampil serius," ujar Riedl.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments