Siap Bongkar Pertahanan Filipina

Alfred Riedl menyadari bahwa Filipina bakal main bertahan saat ketemu Timnas Indonesia di semifinal AFF Suzuki Cup 2010 Kamis nanti (16/12). Karena itulah senjata permainan tim asuhan Simon Mcmenemy hingga mampu tembus fase knock out. Untuk membongkar sistem defense The Azkals, arsitek Timnas Indonesia itu pun membekali anak asuhnya dengan teknik membongkar pertahanan dengan skill individu.

Ini sebagaimana tersaji dalam latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, kemarin (13/12). Setiap pemain diberi kesempatan mendribbling bola dari tengah lapangan melewati lawan dengan sistem man to man dan memasukkannya ke gawang. Dan, mayoritas pemain lolos dalam ujian ini karena banyak bola yang gol.

”Kami tahu kami berada di bawah tekanan karena harus menang di depan publik sendiri. Tapi itu bukan masalah karena kami main memang untuk memenangkan pertandingan,” tukas coach Alfred Riedl usai pimpin latihan.

Riedl memang pantas percaya diri. Menatap pertandingan lawan Filipina, dia tak lagi dipusingkan dengan cedera pemain. Firman Utina yang Sabtu lalu kena cedera lutut kanan akibat melintir saat terima bola sudah bisa latihan normal.

Gelandang Sriwijaya FC itu juga tampak sudah gak ada masalah dengan lututnya. Ini jika dilihat dari gerakan dan kelincahannya saat bawa bola sudah kembali seperti biasa. Begitu juga dengan Zulkifly Syukur yang sebelumnya bermasalah dengan lutut kiri. Namun, Riedl belum bisa beri jaminan kepada Utina atau pun Zulkifly akan kembali merumput bersama Pasukan Garuda rebut tiket final dari Filipina.

”Selalu ada kemungkinan. Tapi, saya belum bisa katakan mereka akan kami mainkan atau tidak. Yang pasti Zulkifly dan Firman sudah siap untuk tampil,” tukasnya.
Sayang, ketika wartawan koran ini mau mengonfirmasi kepada pemain, tak satu pun pemain mau bicara. Semua satu suara untuk puasa beri statemen kepada wartawan. Setiap pemain didekati mereka malah mengajak balapan lari untuk sapai ke bis pemain yang menunggu di depan pagar lapangan. Namun, Firman sempat menjawab pertanyaan soal kondisinya dari jarak jauh. ”Saya baik-baik saja. Gak ada masalah,” ujarnya singkat sambil berlalu.

Di sisi lain, Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif memastikan, dua laga semifinal digelar di Jakarta. Meskipun sebelumnya federasi sepak bola Filipina (PFF) sempat mengajukan banding ke AFF soal putusan menggelar dua laga semifinal di Jakarta. Putusan AFF ini keluar karena Filipina dianggap tidak punya stadion sesuai standard AFF. Filipina juga sempat mengajukan Vietnam untuk menggelar laga jatah home mereka tapi ditolak AFF.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments