• Atraksi Striker Old Crack

    Cukup menarik laga Sriwijaya FC melawan Persib Bandung sore ini. Selain duel kiper Timnas, Ferry Rotinsulu dan Markus Horison, juga menyajikan uji ketajaman striker old crack (berumur atau senior) Keith Kayamba Gumbs (38) dengan Cristian Gonzales (34).

    Tapi meskipun sudah termasuk tua untuk pemain bola, keandalan mereka tidak bisa diragukan. Seperti diketahui Gonzales alias Elloco adalah striker Persib dan juga striker Timnas. Sementara Gumbs dikenal memiliki fisik yang mempuni, bahkan tidak kalah dengan pemain muda. Ini karena kedislipinan Gumbs yang tidak merokok dan minum alkohol.

    Keduanya sama-sama menjadi top skorer di klub masing-masing dan sudah teruji. Atraksi dua predator veteran ini, pantas untuk disimak dan menjadi tontonan menarik. Pemain muda SFC yang juga anggota Timnas, Oktovianus Maniani pun mengakui, Kayamba dan Gonzales tetaplah yang terbaik untuk jajaran pemain senior. Pemain asal Papua ini tahu betul dengan kualitas pemain berjuluk Elloco yang kini sudah menjadi warga Indonesia merupakan rekannya di Timnas.

    Sementara Kayamba adalah kapten tim SFC dan dianggap Okto sebagai salah satu spirit tim dan panutan pemain muda. ”Kayamba tidak pernah mengeluh meski tim dalam kondisi terjepit dan selalu memberikan semangat. Keduanya (Kayamba-Gonzales) tetap yang terbaik sejauh ini,” urai Okto.

    Pujian yang dialamatkan Okto memang pantas dialamatkan kepada Gumbs-Gonzales. Keduanya pantas disebut sebagai predator veteran tangguh. Siapa yang meragukan reputasi Gonzales dalam menjebol gawang lawan. Selalu menjadi top skores dan musim 2010/2011 lalu mencetak 18 gol bagi Persib adalah jawabannya.

    Begitu juga dengan Kayamba yang mampu menjaringkan 14 gol bagi SFC di musim lalu dan sejak kedatangannya pada 2007/2008 lalu Kayamba tetaplah menjadi top skores bagi SFC.

    Dipastikan ajang pertemuan ini menjadi pelampiasan bagi Kayamba maupun Gonzales untuk menambah pundi-pundi gol mereka yang sempat tersendat di awal musim. “Sebagai striker saya memang ditugaskan mencetak gol, tetapi membuat tim menang dan membawa poin pulang adalah segalanya,” jelas Gonzales.

    Bombardir Markus Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev menyiapkan trisula lini depan yakni striker veteran Keith Kayamba Gumbs dan Budi Sudarsono bersama pemain muda Oktovianus Maniani untuk membombardir gawang Persib Bandung yang dijaga kiper Markus Haris Maulana dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (12/1) pukul 15.30.

    Namun Kolev juga mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada. Sebab Persib tim berkualitas. ”Saya mengingatkan anak-anak untuk tetap disiplin dan waspada,” jelas Ivan Kolev, Selasa (11/1).

    Wajar saja pelatih Ivan Kolev berbicara demikian, SFC pernah membantai Persib Bandung dengan skor 6-0 di ajang Inter Island Cup (IIC), 1 Agustus 2010 lalu. Ketika itu, Budi Sudarsono yang dibuang Persib mencetak hatrick, sementara Okto mencetak dua dan Park Jung Hwan satu gol. Kekalahan terbesar bagi Persib itu berakhir dengan pemecatan pelatih Darko Janakcovic yang baru saja menjalani debutnya. Namun ingat pula tim berjuluk Maung Bandung itu memiliki tradisi bagus di ajang ISL pada 12 Desember 2009. Gonzales dkk mampu menahan imbang SFC di Stadion Gelora Jakabaring. Gol Keith Kayamba Gumbs di menit ke-70 ketika itu gagal memenangkan tim setelah Rene Martinez menjebol gawang Ferry.

    Selain itu, saat kalah 6-0, Persib tidak diperkuat pemain andalannya termasuk kiper Markus. Kini pria plontos itu menjadi jaminan ketangguhan bagi lini belakang Persib.”Dua kejadian berbeda di ajang yang berbeda ini, menjadi motivasi sekaligus peringatan bagi pemain untuk tetap disiplin dan berkonsentrasi dalam menyerang maupun bertahan,” kata Kolev.

    Kami Bukan Pecundang Jika pelatih Ivan Kolev mengingatkan anak asuhnya jangan jumawa dan tetap hati-hati, pelatih Daniel Roekito tahu anak-anak asuhnya pernah kalah 6-0 di ajang IIC. Namun itu peristiwa yang sudah berlalu sekitar 4 bulan lalu. Ia pun tidak ingin dipecat lantaran kalah besar di Jakabaring.

    ”Kami tahu, kekalahan itu cukup memukul Persib kala itu. Tetapi kami datang bukan untuk menjadi pecundang, tetapi untuk mencuri poin dan mempertahankan tradisi bagus ketika bermain di kandang SFC,” jelas Daniel.

    Diperkirakan Daniel yang gemar memainkan formasi 4-4-2 akan menduetkan striker haus gol Gonzales dan Frances di lini depan. Kemudian mengandalkan dua gelandang energik Eka Ramdani dan Hariono untuk meredam permainan taktis Ponaryo dan Firman. Sementara lini sayap kiri dan kanan Persib akan diisi Siswanto dan R Atep. Selanjutnya untuk lini belakang adapula nama beken seperti Nova Arianto dan Baihakki Kaizan yang menggantikan Maman Abdurahman yang absen karena akumulasi kartu kuning. Sementara itu bek sayap kiri akan percayakan kepada Isnan Ali dan Wildansyah di sisi kanan serta Markus mengawal kiper Persib agar tidak kebobolan.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com