Ayo Bangkit Sriwijaya FC

Setelah dibantai Persisam Putra Samarinda 1-4, Minggu (16/1), Keith Kayamba Gumbs cs harus bangkit saat menghadapi Bontang FC di Stadion Mulawarman, Rabu (19/1). Mereka harus bisa mencuri poin agar bisa pulang ke Palembang dengan kepala tegak.

Sriwijaya FC dan Bontang sama-sama terluka. Sebab Kenji cs baru saja kalah dari Persib Bandung dengan skor 0-1. Tidak mudah bagi Laskar Wong Kito untuk mencuri poin, sebab motivasi Bontang akan berlipat-lipat karena mendapat dukungan suporter tuan rumah.

Di lain pihak SFC wajib meraih poin dan mematahkan rekor buruk ketika menghadapi tim-tim asal Kalimantan Timur (Kaltim) terutama Bontang FC. Pasalnya, Tim Wong Kito tidak pernah menang menghadapi tim asuhan Fachry Husaini. Selama dua musim kompetisi, Stadion Mulawarman begitu angker bagi Ferry Rotinsulu dkk.

Masih belum lekang dalam ingatan bagaimana Ali Khadafi dan Kenji serta Geddy menjebol gawang SFC di Mulawarman pada 7 Maret 2010. Bahkan Ali dan Kenji kembali menghajar Gumbs cs 2-1 di Stadion Gelora Jakabaring pada 19 Januari 2010.

Sepanjang kiprah SFC, pertemuan lawan Bontang adalah rekor terburuk SFC karena tidak pernah menang di kandang ataupun tandang. SFC bermain imbang satu kali dan kalah tiga kali dari empat pertemuan.

Sementara lawatan ke Kaltim memang menjadi mimpi buruk bagi anak asuh Ivan Kolev. SFC selalu pulang dengan tangan hampa seperti selalu kalah ketika menghadapi Persiba dengan skor 1-4 di Bontang pada 21 Oktober 2010. Kekalahan lawan Persisam dengan 1-4 Minggu (16/1) memperpanjang rekor buruk lawatan SFC di Kaltim.

Mampukah SFC mengakhiri kutukan saat melawan Bontang nanti? Sementara anak asuh Kolev akan tampil pincang akibat tidak diperkuat lima pilarnya seperti Claudiano Alves dos Santos dan Firman Utina yang cedera serta menerima akumulasi kartu, kemudian Ponaryo Astaman belum fit dari cedera engkelnya. Bobby yang menerima akumulasi dan Oktovianus Maniani yang harus absen karena menerima kartu merah.

“Harus kami akui kehilangan banyak pemain akan sangat berpengaruh,” jelas Ivan Kolev, Selasa (18/1).

Belajar dari PersibKolev diperkirakan akan mengandalkan Budi Sudarsono bersama Kayamba dan Rudi Widodo, mengingat kontribusi ketiganya cukup bagus dalam pertandingan lawan Persisam. Lini tengah SFC mengandalkan trio Dirgalasut, Ade Suhandra dan Arif Suyono sebagai alternatif setelah Ponayo dan Firman Utina absen. Sedangkan lini belakang, Ahmad Jufriyanto menjadi andalan melapis Claudiano Alves dos Santos yang mengalami cedera, juga diperkuat Thierry Gathuessi serta Supardi di kanan dan M Ridwan di sisi kiri. Ferry kemungkinan kembali diturunkan sebagai pertahanan terakhir SFC.

Budi Sudarsono mengakui, Bontang FC lawan berat, tetapi mereka patut belajar dari Persib. Gonzales cs memilih bermain rapat dengan memperkuat pertahanan, kombinasi umpan panjang dan pendek serta serang balik yang cepat menjadi kunci sukses Persib.

Sedangkan striker SFC lainnya, Rudi Widodo mengakui tak mudah bangkit dari keterpurukan, namun kekalahan itu bukan akhir dari segalanya. “Sebab mental bertanding kami sudah pulih dan kami siap menghadapi laga ini untuk meraih poin,” kata Rudi.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments