Bendol Paling Berpengaruh

Nama Firman Utina saat ini begitu populer di persepak bolaan tanah air. Itu tidak terlepas dari peforma menawan saat menghantarkan timnas Indonesia ke final piala AFF 2010 hingga dapat gelar pemain terbaik. Namun Firman tidak sukses sendiri, dibalik itu ada tokoh-tokon penting yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan pemain asal Manado itu di Lapangan hijau. Siapa saja?

8 bit


Dengan tegas Firman menyebut nama Anton Arsyad, Subagja dan Benny Dollo menjadi sosok paling berpengaruh dalam karir sepak bolanya. Dia mengaku bila tanpa ketiga nama diatas bisa jadi tidak menjadi sepopuler saat ini. ”Pak anton, pak Bagja dan Om Benny sudah saya anggap orang tua saya sendiri. Kami berterima kasih banyak pada mereka,” katanya kemarin, (4/1).

Dikatakan Firman, Anton Arsyad merupakan pelatih sekolah sepak bola (SSB) Bina Taruna Manado tempatnya menimba ilmu sepak bola dimasa kecil dari 1995-1998. Karena dialah dia mengaku lebih banyak tahu tata dan cara bermain sepak bola yang sebenarnya. “Dia (Anton, red) pelatih yang cukup sabar dan bisa mengerti keinginan pemain. Yang jelas dia telah memberi saya banyak ilmu bermain bola,” lanjut dia.

Kemudian masih katanya, Subagja salah satu sosok yang paling berperan dalam mengorbitkan karirnya. Pemilik perusahaan Andy Karya di Manado itu, diakui Firman sebagai perintis karir sepak bola mulai dari di tingkat SSB. ”Sampai sekarang kami terus komunikasi dengan beliau (Bagja). Dia juga yang menyarankan saya untuk bermain di Sriwijaya FC saat ini,” tambah dia.

Dari semua itu sosok Benny Dollo menjadi paling berpengaruh. Menurutnya Om Benny begitu Firman menyapa Beny Dollo adalah pelatih yang pandai memotivasi pemain. Firman pertama dibesut Bendol sapaan Benny Dollo di Persma Manado. Diakuinya proses masuk ke Persma junior terbilang unik. Hal itu karena ia tidak melalui mekanisme seleksi layaknya pemain lain. Sebab ia direkrut setelah mampu mencetak 12 gol dalam satu pertandingan pada turnamen klub lokal di manado.

Penasaran dengan sukses salah satu striker lokal yang mampu mencetak gol selusin dalam satu laga, pelatih yang akrab di sapa bendol tersebut langsung memerintahkan anggotanya menjemput Firman, dan mengajaknya masuk Persma. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Tak ragu, ia langsung menerima pinangan untuk bergabung ke Persma. “Karena itulah kami sering bermain di klub yang dilatih Om Benny. Misal kala di Persita, Arema dan Persija. Tidak terkecuali saat membela timnas,” tukas dia.


Biodata:
Nama : Firman utina
tempat / tanggal lahir : Komo luar, manado / 15 desember 1981
status : Menikah
Istri : Marita Yustika
anak :
* Raihan Putra Utina (6),
* Salsabila Putri Utina (3)
Karier Klub
* indonesia muda manado (1993-94)
* bina taruna manado (1995-98)
* persma junior (1998-99)
* persita tangerang (2000-04)
* arema malang (2005-06)
* persita tangerang (2007-2008)
* pelita jaya (2008-2009)
* persija jakarta (2009-2010)
* sriwijaya fc (2010-….)
Partisipasi di tim nasional
* piala pelajar asia u-19 (2000)
* sea games (2001, 2003)
* pra-piala asia (2001, 2004)
* piala asia (2007)
* pra-olimpiade (2003)
* piala tiger (2004).
Gelar
* juara copa dji sam soe 2005 & 2006
* pemain terbaik copa dji sam soe 2005

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments