• Laga bigmatch Sriwijaya FC versus Arema FC

    Laga bigmatch Sriwijaya FC versus Arema Indonesia pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (26/1) akan berlangsung tanpa beberapa pemain utama. Kedua tim, dipastikan sama-sama pincang dan mengandalkan super sub (pemain pengganti) untuk meraih tiga poin.

    8 bit


    Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, Selasa (25/1) mengatakan, tetap optimis meski banyaknya pemain absen. Sebab SFC masih memiliki pemain-pemain berkualitas.

    Kemenangan lawan Bontang FC dengan skor 3-2, Rabu (19/1) lalu serta tekad mengejar peringkat lima menjadi motivasi tinggi bagi Arif Suyono Cs untuk mengejar lima besar klasemen ISL.

    Menurut dia, SFC kini duduk di peringkat 8 dengan mengemas 13 poin dari 8 pertandingan, tertinggal 4 dari Persija Jakarta yang duduk di peringkat 4 dengan torehan 19 poin, dan dua poin dari Persiwa Wamena di peringkat 5 yang mengemas 15 poin dari 11 pertandingan. Jika menang, Laskar Wong Kito akan mengemas 16 poin dan masuk lima besar.

    “Kami yakin pelatih Ivan Kolev tahu pemain mana yang bakal menggantikan posisi pemain yang absen.” jelasnya.

    Tentu SFC optimis karena Kolev memiliki sejumlah super sub andalan seperti Arif Suyono, Mahyadi Panggabean, Rendy Siregar dan Ade Suhendra serta Ahmad Jufriyanto yang dipastikan mendapatkan tempat di lini masing-masing.

    Absennya Ponaryo Astaman dan Firman Utina akan digantikan Mahyadi atau Ade Suhendra. Sementara Gumbs akan digantikan Arif Suyono yang kerap dijuluki super sub Timnas ataupun Rendy Siregar yang selalu tampil agresif jika diturunkan.

    SFC juga kehilangan Park Jung Hwan yang mengundurkan diri serta Oktovianus Maniani yang belum tentu diturunkan. Tetapi masih ada striker Budi Sudarsono dan Rudi Widodo di lini depan. Sementara itu, bek Claudiano Alves dos Santos masih diragukan untuk tampil. Ia bisa digantikan Ahmad Jufriyanto.

    Sementara itu, perihal peminjaman Oktovianus Maniani yang belum ada jawaban dari BTN menurut Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid kemungkinan izin akan datang hari ini.

    “Kami optimistis Okto bisa dimainkan,” jelas Faisal.

    Sementara itu, skuad Singo Edan dipastikan tak akan diisi nama Roman Chmelo yang terkena akumulasi kartu, M Ridhuan yang baru saja mendapatkan kartu merah di Siliwangi (23/1), serta Dendi Santoso yang mengikuti pemusatan latihan Timnas U-23.

    Tetapi mereka lega setelah kiper andalannya, Kurnia Meiga mengantongi izin bertanding melawan SFC. Kehadiran pemain usia 20 tahun ini memberikan jaminan keamanan bagi benteng pertahanan. Kemudian masih ada Fakhrudin dan Gunawan di lini tengah.

    “Semua pemain sudah fokus ke pertandingan dan kita tetap menargetkan memetik poin, utamanya untuk mengganti poin tiga yang semestinya berhasil kita dapat ketika melawan Persib,” ungkap Media Officer Arema Sudarmaji.

    Duel Piton vs Along Meski banyak pemain absen, kedua tim masih memiliki amunisi andalan. SFC memiliki Budi Sudarsono sementara Arema masih memiliki Noh Alam Shah. Atraksi dua striker haus gol yang dikenal temperamental Budi Sudarsono dan Noh Alam Shah patut disimak. Keduanya sama-sama on fire dan berambisi untuk menambah koleksi gol.

    Karakter permainan keduanya juga hampir serupa. Mereka punya tipe penjelajah, fisik kuat, insting gol tinggi serta memiliki penempatan posisi sempurna di kotak penalti (oportunis). Budi maupun Noh sama-sama memegang embel-embel striker Timnas.

    Bedanya Along (si pimpinan geng atau yang dituakan) julukan untuk Noh Alam Shah masih diandalkan Timnas karena memegang ban kapten Timnas Singapura sementara si Piton julukan Budi lebih tepat disebut mantan pemain Timnas. Ia sempat dipanggil pelatih Alfred Riedl tetapi karena cedera Budigol tidak bisa tampil saat Timnas menghadapi perhelatan Piala AFF Desember 2010 lalu.

    Pelatih Ivan Kolev pun menilai, Budi Sudarsono masih memiliki kemampuan terbaiknya. Jika dalam kondisi bugar dia bisa melakukan apapun di lini depan termasuk mencetak gol. Bahkan pelatih asal Bulgaria ini tidak ragu menyebut Budigol julukannya lebih berkualitas dari striker Irfan Bachdim.

    “Ia memiliki kemampuan komplet. Tentu di tengah banyaknya pemain cedera, ia merupakan salah satu yang diandalkan di tim,” jelas Kolev.

    Sejauh ini Budi menemukan ketajamannya. Pemain yang baru saja sembuh dari cedera ini langsung mencetak satu gol saat SFC mengalahkan Persib Bandung Rabu (12/1). Kemudian mencetak dua gol saat SFC Laskar Wong Kito menundukkan tuan rumah Bontang FC dengan skor 3-2, Rabu (19/1).

    Budi mengatakan, meski banyak pemain absen dan cedera, tetapi dia berharap spirit bertanding tidak berkurang sebab laga ini merupakan pertandingan kandang. Hal yang paling penting adalah meraih poin sempurna untuk merebut posisi lima besar.

    “Tentunya kami optimis dan memiliki spirit tinggi, sebab kami baru saja menang lawan Bontang,” jelasnya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com