• Lini Belakang Mulai Rapuh

    SRIWIJAYA FC termasuk tim paling kokoh soal pertahanan. Ini dibuktikan dari 5 laga yang telah dijalani baru kebobolan 5 gol. Di bawah Persipura yang kebobolan 3 gol, Persija Jakarta 4 gol dan Semen Padang 5 gol. Tapi, saat ini, benteng pertahanan tim juara double winner 2007 itu tak lagi kokoh. Ini setelah, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) harus diberondong 4 gol dari tim papan bawah Persisam Putra Samarinda, di Stadion Sagiri, kamarin (16/1). “Pertahanan kami seperti anak kecil. Mereka bermain jelek sekali,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, kemarin (12/1).

    Wajar, bila pelatih kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 itu kecewa berat dengan permainan anak asuhnya terutama lini belakang. Ya, meski sudah diperkuat dua pemain asing, Claudiano Alves Do Santos dan Thierry Gathuessi, pemain belakang Sriwijaya masih terlihat melempem.

    Banyak sekali pemain pertahanan melakukan blunder dan menganggap remeh pemain Persisam. Akibatnya, pemain Elang Borneo (Julukan Persisam) mudah sekali melakukan penyerangan dan merebut bola dari barisan pertahanan Sriwijaya.

    “Pemain seperti meremehkan lawan. Seperti gol pertama itu murni kesalahan Thierry Gathuessi yang menganggap remeh lawan. Dia (Thierry) tidak tahu dirinya bermain di mana,” lanjutnya.

    Kekecewaan mantan arsitek Timnas Indonesia ini semakin lengkap. Sebab, kekalahan 4-1 ini merupakan kekalahan terbesar sepanjang karier Ivan Kolev menangani Sriwijaya FC.

    Sebelumnya, Ivan Kolev hanya kalah 0-3 dari Persiba Balikpapan pada laga Inter Island Cup (IIC), dan kalah 1-3 dari Deltras Sidoarjo pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), (29/9/10) lalu.

    Terlebih, kekalahan ini didapat saat menghadapi tim papan bawah. Pasti, hal ini semakin membuat Sriwijaya yang notabenenya dihuni pemain berkelas dan pemain timnas. Seperti, Oktovianus Maniani, Ferry Rotinsulu, Firman Utina, Arif Suyono, dan Muhammad Ridwan.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com