Maklumi Kegagalan Budi

Masyarakat Sumsel sangat marah ketika Budi Sudarsono gagal mengeksekusi tendangan penalti. Pada menit ke-84 saat melawan Arema FC, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin (26/1).
8 bit

Tapi, tidak bagi pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev. Pasalnya, mantan arsitek Timnas Indonesia itu memaklumi kegagalan Budi sudarsono yang gagal menciptakan gol lewat tendangan penalti.

“Saya tak bisa menyalahkan Budi. Sebab, sekelas pemain bintang duniapun bisa gagal mengeksekusi tendangan penalti. Dan itu wajar,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, saat konferensi pers, kemarin (26/1).

Mantan arsitek Persija Jakarta itu melanjutkan, sebelumnya ada beberapa pemain yang diproyeksikan untuk mengeksekusi. “Ada M Ridwan dan Supardi. Tapi, yang paling siap Budi Sudarsono. Dan saya intruksikan Budi untuk mengambil tendangan itu,” lanjutnya.

Mengapa bukan Claudiano Alves Do Santos? Kolev menambahkan, sejak pertama kali Claudiano Alves Do Santos datang dan bergabung ke Sriwijaya, dirinya sudah mengatakan tak mau mengambil eksekusi tendangan penalty.

“Kata Diano, kalau tendangan bebas atau sudut Diano siap mengambilnya. Tapi, kalau penalti tak sanggup. Saya tak tahu persis apa lasan Diano enggan mengambil tendangan penalty. Begitu juga dengan Thierry juga sama,” lanjut mantan arsitek Persipura Jaya Pura itu.

Tendangan penalty, didapat Sriwijaya saat menjamu Arema, kemarin (26/1) lantaran pemain belakang Sriwijaya Claudiano Alves Do Santos dilanggar oleh pemain Arema FC pada menit ke-94.

Dengan pelanggaran itu, wasit Nardi, langsung menunjuk titik putih. Tapi, sayang Budi Sudarsono yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan dengan baik. setelah, tendangannya bisa ditepis kiper Arema, Kurnia Meiga.

Kegagalan Sriwijaya dalam mengeksekusi tendangan penalty sebenarnya bukan kali pertama. Sebelumnya, Keith Kayamba Gumbs juga tiga kali gagal mengeksekusi tendangan 12 pas itu.

Yakni, saat ditahan Persija 1-1 pada laga ISL (13/1) lalu di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Tendangan Kayamba berhasil ditepis kiper Persija, M Yasir di menit ke-85. Selain itu, saat Laskar Wong Kito ditaklukkan Persipura dengan skor 1-2, juga di Stadion Gelora Sriwijaya pada laga lanjutan ISL (5/5) lalu. Dan terakhir, saat melawan Deltras Sidoarjo (29/9/10) lalu.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments