Nasib Philip Diputuskan Hari Ini

Pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev tak mau berlama-lama menggantung status pemain seleksi Philip Arnold. Rencananya, hari ini (8/1), pelatih asal Sofia, Bulgaria itu memutuskan nasib Philip Arnold.

8 bit


“Besok (hari ini, red) saya akan memberikan kuputusan soal Philip. Sebab, kami masih harus berkoordinasi dengan manajemen Sriwijaya,” kata pelatih Ivan Venkov Kolev usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring kemarin (7/1).

Menurutnya, kans Philip Arnold terbuka lebar untuk bergabung bersama Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya). “Tapi saya tidak bisa memutuskan sendiri. Saya harus berbicara dahulu dengan asisten pelatih, dan manajemen,” imbuh mantan arsitek Persija Jakarta itu.

Philip Arnold sendiri sudah bergabung bersama Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) sejak menjalani uji coba melawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), (21/12/10) lalu. Selain di turunkan melawan UNJ, Philip juga di turunkan saat tim juara double winner 2007 itu menjajal tim Divisi Utama Persipasi Bekasi, (24/12/10) lalu.

Dari dua laga yang dijalaninya, pemain asal Australia itu telah mengoleksi satu gol saat menang 3-0 atas UNJ. Bersama dengan Park Jung-Hwan dan Muhammad Rifky yang masing-masing menciptakan satu gol. Dengan gaya permainanya yang ngotot dan mempunyai postur tinggi dan tendangan keras, Philip Arnold langsung diboyong ke Palembang untuk menjalani seleksi lanjutan.

Seleksi untuk Philip Arnold diproyeksikan untuk mencari pemain yang mempunyai finishing touch yang baik. Sebab, saat ini daya gedor Sriwijaya di nilai masih terlihat memble. Selain itu pencarian pemain asing ini juga untuk menambah kekuatan saat Laskar Sriwijaya menjalani tiga kompetisi. Yakni Indonesia Super League (ISL), Piala Indonesia (PI) dan Playoff Liga Champion Asia (LCA).

Sementara, menurut Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, dirinya kurang setuju dengan Philip Arnold. Pasalnya, manajemen lebih yakin dengan kualitas pemain asing Asia yang berlebel Timnas. “Itu hanya feeling saya pribadi. Tapi, semuanya kami serahkan kepada pelatih. Sebab, kami memberikan kebebasan kepada pelatih untuk menentukan peminnya,” ujar Hendri.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments