Okto Jadi Rebutan SFC dan Tim Nasional

Oktovianus Maniani mengaku klubnya, Sriwijaya FC ngotot ingin dia kembali membela klubnya di ajang Liga Super Indonesia (LSI). Namun, pelatih tim nasional, Alfred Riedl berkukuh tidak mengizinkan Okto bermain untuk klubnya. Situasi ini membuat Okto merasa di tengah-tengah Sriwijaya FC dan Badan Tim Nasional (BTN).

8 bit


"Saya serba salah. Pelatih klub, Ivan Kolev menginginkan saya bermain. Pelatih Riedl tidak memberi izin main untuk klub," kata Okto, usai latihan di lapangan Tim Nasional, Senayan, Kamis (27/1).

Sebelumnya, semua klub yang berlaga di LSI membuat kesepakatan bahwa mereka bersedia melepaskan pemainnya yang lolos seleksi tim nasional pra-Olimpiade dan SEA Games 2011 untuk menjalani pelatihan jangka panjang. Kesepakatan ini dibuat beberapa waktu lalu di Hotel Sultan, Jakarta.

Okto merasa tertekan dengan situasi seperti ini. Sebagai pemain yang terikat kontrak dengan Sriwijaya, ia sadar dengan tanggung jawabnya sebagai pemain. "Tapi saya juga punya tanggung jawab dengan tim nasional," kata pemain asal Papua berusia 20 tahun ini.

Ada ketakutan yang dirasakan Okto tentang statusnya di klub. Dia mengaku takut apabila klub memutus gajinya dan juga mengeluarkannya. "BTN harus bertanggung jawab karena mereka sebelumnya mengatakan mau tanggung jawab," kata pemain yang bercita-cita mengikuti jejak idolanya, pemain seniornya dari Papua, Elie Iboy.

"Apabila BTN mau tanggung jawab dengan gaji saya di klub, saya tidak ada masalah tetap bertahan di tim nasional," Okto menambahkan. Namun, ia berharap ada solusi terbaik dari persoalan ini. Okto mengaku sedikit tenang karena Riedl sudah menegaskan ia akan bertanggung jawab dengan kasus yang dialaminya ini.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments