• Pemain LPI Dicoret, BTN Punya Cadangan

    Sejumlah pemain yang berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI) tetap masuk bidikan Badan Tim Nasional (BTN). Jika PSSI mencoretnya, maka BTN masih memiliki pemain cadangan.

    8 bit


    Ya, beberapa pemain, yang klubnya hijrah dari Liga Super Indonesia (LSI) ke LPI, tetap masuk daftar pemain yang akan diseleksi untuk pra-Olimpiade dan SEA Games 2011. Sebut saja dua punggawa Persema Malang yakni, Irfan Bachdim dan produk anyar naturalisasi Kim Jeffrey Kurniawan.

    Sejatinya, Kim mengikuti seleksi gelombang pertama, sepanjang 7-9 Januari, di Lapangan C Gelorang Bung Karno, Senayan, Jakarta. Namun, pemain berdarah Indo-Jerman memilih bersama Persema, yang akan melakoni laga pembuka LPI melawan Solo FC di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/1/2011).

    Kendati demikian, Kim masih berkesempatan mengikuti seleksi gelombang kedua, pada 11-13 Januari mendatang. Pergeseran jadwal ini dinilai mengganggu oleh BTN, namun tetap tidak ingin menutup peluang bibit muda skuad Garuda.

    "Bagi kami mengganggu sekali, tapi mau bagaimana lagi. Apapun yang terjadi, tanggal 17 (Januari) nanti kami umumkan 25 pemain terpilih," ujar Deputi Bidang Teknis BTN Iman Arif, Jumat (7/1/2011).

    Terkait polemik LPI, yang dianggap ilegal oleh PSSI, BTN enggan melangkahi hak pelatih Alfred Riedl untuk memilih pemain-pemain terbaik. Namun jika PSSI tetap mencoret pemain yang berlaga di liga gagasan pengusaha Arifin Panigoro, maka BTN masih memiliki opsi pemain cadangan.

    "Akan kita lihat, siapa saja yang terlibat di liga (LPI) itu. Lalu, kami akan tanya sekjen (PSSI-Nugraha Besoes), apakah tetap diambil. Kalau tidak, kami masih punya pemain cadangan," jelas Iman.

    Pada sesi latihan pagi dan sore tadi, baru 19 pemain yang memenuhi panggilan. Padahal sesuai daftar, tercatat 27 pemain lokal dan 6 pemain calon naturalisasi yang harusnya mengikuti seleksi gelombang pertama.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com