Pikal Berharap Irfan Tetap di Timnas

Asisten pelatih tim nasional Indonesia Wolfgang Pikal mengaku berharap Irfan Bachdim bisa tetap membela skuad "Garuda". Namun ia tidak yakin selama PSSI masih menganggap ilegal LPI.

8 bit


PSSI sejak awal tidak mengakui kelahiran dan keberadaan LPI, yang akan kickoff akhir pekan ini. Pemain yang terlibat di kompetisi tersebut diancam tidak akan masuk timnas.

Irfan yang jadi andalan di Piala AFF lalu, kemungkinan besar dicoret pula oleh PSSI setelah penyerang kelahiran Belanda berdarah Indonesia itu memutuskan membela Persema Malang dan mengikuti LPI.

Saat dimintai komentarnya tentang keputusan Irfan tersebut, Pikal seperti menyayangkannya. Pemain berusia 22 tahun itu seyogyanya ikut memperkuat Indonesia di ajang SEA Games 2011. Tapi kontroversi LPI buat PSSI membuat kesempatan itu memudar.

"Kami sebetulnya mengharap Irfan dapat memperkuat timnas Indonesia di SEA Games," ujar Pikal, Selasa (4/1/2011).

"Namun karena dia memutuskan untuk bersama Persema, jadi dia sepertinya tidak bisa masuk ke timnas. LPI 'kan kompetisi yang dianggap ilegal oleh PSSI," sambung asisten pelatih kepala Alfred Riedl itu.

Saat diberitahu bahwa pemerintah melalui Menpora Andi Mallarangeng meminta PSSI tidak diskriminatif pada Irfan, Pikal belum bisa berkomentar.

"Saya belum dapat berkomentar lebih lanjut karena yang saya tahu di PSSI masih ada larangan itu," sahut pria Austria yang sudah lama menetap di Indonesia itu.

Irfan tadinya direncanakan dipanggil kembali ke skuad Garuda untuk tampil di ajang SEA Games. Bersama dengan tiga pemain lainnya, Irfan pun otomatis masuk ke dalam skuad tanpa harus seleksi.

"Kita 'kan sudah tahu (penampilan di Piala AFF) Irfan. Jadi Irfan, Yongki (Aribowo), kipernya Kurnia Meiga dan Okto Maniani langsung masuk ke dalam skuad SEA Games," tutup Pikal.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments