Samsul Arif Batal Merapat Ke Sriwijaya FC

Samsul Arif gagal berlabuh ke Sriwijaya FC. Sebab, striker asal Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro itu, resmi dipertahankan manajemen Persibo untuk berkompetisi di Liga Primer Indonesia (LPI). Padahal, awalnya Samsul sudah memberikan sinyal positif dan mengaku sudah deal soal harga.

8 bit


Kepastian itu datang dari tim Laskar Angling Dharma (julukan Persibo) saat memperkenalkan 22 skuadnya untuk ajang LPI, di Mess Persibo Jalan Untung Suropati, Bojonegoro kemarin (7/1). Dari 22 pemain, lima di antaranya adalah pemain asing. Yakni Carlos Eduardo Bizaro yang sebelumnya main di Pelita Jaya Karawang, Andrade Wallacer, Eguene Dadi, Li Zhixing dan Kim Kanghyun dan satu diantara pemain lokal adalah Samsul Arif.

“Dari awal saya bilang kalau keputusan ada ditangan manajemen Persibo. Mereka mengiginkan saya untuk bertahan, jadi saya tidak bisa mengelak,” kata Samsul saat dikonfirmasi semalam.

Keputusan pemilik tinggi 166 cm itu sudah bulat. Dia mengaku tidak akan menyesal meskipun keinginan untuk pindah tidak dikabulkan oleh manajemen. Samsul mengaku bersyukur karena masih masih bisa bermain untuk daerahnya sendiri. ”Kalau saya sih main di mana saja sebenarnya tidak ada masalah. Tapi kalau ada pilihan main di luar sama tim daerah sendiri pastinya pilih daerah sendiri,” lanjut mantan top skor Piala Indonesia itu.

Oleh karena itu Samsul mengaku minta maaf dengan beberapa tim yang sudah pernah berniat untuk memboyongnya. Terutama buat Sriwijaya FC yang sudah dalam tahap pembicaraan serius. ”Kami berharap semua pihak bisa mengerti dengan keputusan ini,” pungkas dia.

Sementara, Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) mengaku kecewa. Mengingat tim berjuluk Laskar Wong Kito ini, serius ingin mendapatkan Samsul. Bahkan pihaknya telah mengutus sahabatnya Rudi Widodo untuk mendatangkan pemain dengan sebutan The Golden Boy itu. “Mungkin kami akan cari pemain lain,” timpal Hendri.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments