Februari 2011

Senin, 28 Februari 2011

Menpora Siap Komunikasi dengan FIFA


Menteri Negara Pemuda dan Olajraga Andi Mallarangeng tidak mau Indonesia terkena suspend. Maka dari itu, Andi menyatakan Menpora siap membahas masalah ini dengan FIFA.
SFC Mania

Sepakbola Indonesia terancam dibekukan oleh FIFA. Pasalnya, pihak pemerintah dianggap terlalu campur tangan dengan sepakbola di Indonesia. Namun, Andi yakin FIFA tidak akan menghukum Indonesia begitu saja.

Hal ini disampaikan Andi kepada wartawan di Gedung DPR, Senin (28/2/2011), sesaat sebelum melakukan rapat kerja dengan anggota DPR RI Komisi X. “Kita siap komunikasi dengan FIFA mengenai apa yang menjadi sikap pemerintah,” tegas Andi.

“Saya pikir, FIFA juga memiliki kebijakan sendiri seharusnya berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia. Sebab, sepakbola tidak berjalan pada sebuah ruang vakum, melainkan pada negara yang ada aturan sendiri,” lanjutnya.

Lebih jauh Andi mengatakan, tidak ada larangan para politisi memimpin PSSI. “Kalau namanya sepakbola, siapa saja boleh menjadi pengurus, selama mereka mengikuti ketentuan yang ada,” tandas Andi.

VB Sports Club, Miniatur Timnas Maladewa


VB Sports Club merupakan klub profesional asal Maladewa yang berbasis di Male, Maladewa. Semula dikenal dengan nama Island Football Club lalu berganti nama menjadi VB Sports Club pada 2006.

SFC Mania


Klub ini didirikan pada 1987. Awalnya berkembang dari Orchid Sports Club, sebuah tim olahraga yang terdiri dari pegawai stafs yang bekerja di Bandos Island Resort.

Orchid kemudian dibeli oleh pemilik klub Lagoons dan berganti nama jadi New Lagoons. Selanjutnya klub itu diambil alih oleh grup pengusaha dari Addu Atoll yang mengganti namanya jadi ‘Island Football Club’. Tim itu resmi berubah menjadi VB Sports Club sejak 8 November 2006.

Sejak itu formasi baik pemain maupun pengurus yang ada di dalam klub semuanya baru, meskipun klub itu tidak mengejutkan komunitas sepakbola di Maladewa lantaran banyak pemain berbakat dan terkenal asal Maladewa berkumpul di sana.

VB Sport Club mencapai reputasi sebagai klub legendaris yang dipuja publik sepakbola di Maladewa. Mereka menyumbang banyak rekor bersejarah di negaranya.Tim itu tidak hanya memiliki pemain berbakat individual, tetapi juga mengusung banyak performa tim nasional dalam daftar pemain.

Klub ini boleh dibilang miniaturnya timnas Maladewa. Apa sebabnya?

"Banyak pemain timnas Maladewa dalam tim ini sampai saya tidak bisa menyebutnya satu demi satu. Misalnya, dua penjaga gawang kami baik kiper utama maupun cadangan, keduanya kiper timnas Maladewa," komentar Bachtiyar Can Vanli, pelatih asal Turki, yang menukangi VB Sports Club kepada okezone dalam konferensi pers di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Senin (28/2/2011).

Daftar pemain VB Sports Club:

Penjaga gawang: Mohamed Shinan, Tholaal Hassan.

Belakang: Hussain Shuaib, Mohamed Umair, Mohamed Ashfan, Ibrahim Abdullah, Ahmed Thariq, Ahmed Saeed, Ahmed Firaz Moosa, Ahmed Ashfan, Akram Abdul Ghani, Ahmed Niyaz.

Gelandang: Mohamed Shaffaz, Mohamed Hussain, Adam Fazeeh, Hussain Shuaib.

Penyerang: Mohamed Imran, Ashad Ali, Ali Umar.

Kolev Waspadai 3 Asing VB Sports


Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev menargetkan kemenangan lawan VB Sport di ajang AFC Cup, Selasa (1/3/2011). Namun dia mengaku akan menjalaninya dengan penuh kesulitan lantaran tim lawan memiliki materi pemain berkualitas yakni dua gelandang asal Brazil Douglas da Santos dan Cicero dos Silva dan striker asal Seralion Abu Desmond Mansaray.
SFC Mania

"Kita ingin menang, tetapi kita tidak tahu apa yang terjadi di lapangan. Apalagi tim lawan memiliki materi pemain berkualitas, setidaknya mereka memiliki tiga pemain asing," kata Kolev, Senin (28/2/2011).

Sementara SFC menurut Kolev akan kehilangan Thierry dan Ferry. Belum lagi kondisi bek Claudiano yang belum fit."Namun sekali lagi ini laga kandang kita dan saya ingin anak-anak bekerja keras menghadapi pertandingan," urainya.

VB sport Tanpa Ali Ashfad


Jika Sriwijaya FC tidak diperkuat sembilan pemain, VB Sports juga dalam masalah karena tidak diperkuat striker utama mereka Al Ashfaq. Namun tim asal Maladewa itu masih memiliki beberapa alternatif karena memiliki stok penyerang.
SFC Mania

"Dia (Ali) memang tidak bisa dimainkan karena ada masalah dan kini belum gabung, tetapi kami memiliki banyak alternatif pilihan," kata pelatih VB sport Chan Vali, Senin (28/2/2011).

Selain memiliki banyak pilihan VB Sports juga diperkuat tiga pemain asingnya yakni, dua gelandang asal Brazil Douglas da Santos dan Cicero dos Silva dan striker asal Seralion Abu Desmond Mansaray."Kami membawa 18 pemain yang diandalkan dalam laga ini," jelasnya.

Pelatih VB Sport Waspadai Gumbs


Pelatih VB Sports Can Vali mengaku buta dengan kekuatan Sriwijaya FC secara menyeluruh, namun dia tahu kekuatan tim tuan rumah terletak kepada beberapa pemain diantaranya Keith Kayamba Gumbs, Dirga Lasut, dan Thierry Gathuessy.

SFC Mania


"Ketiga pemain ini memiliki kualitas di atas rata-rata, disamping SFC bermaterikan pemain-pemain bagus," kata Can Vali, Senin (28/2/2011). Menurut dia, ketiga pemain ini menjadi kunci permainan saat mereka mengalahkan Muangthong United di babak play off LCA.

"Tetapi saya pun sudah menyiapkan tim sebaik mungkin. Kami datang kesini tidak ingin kalah. Seri sudah cukup," ujarnya.

Hadapi VB Sports, Sriwijaya FC Krisis Pemain


Sriwijaya FC mengalami krisis pemain saat menghadapi VB Sports Maladewa fase Grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup, Selasa (1/3/2011). Sebab semblan pemain dipastikan absen dalam laga penting ini.
SFC Mania

"Ada sembilan pemain yang pastinya tidak tampil pertandingan ini, kita dalam kondisi sulit di ajang AFC ini," kata pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev. Ada pun pemain yang dipastikan absen yakni, Gunawan Dwi Cahyo, Rahmat Latief, Oktovianus Maniani yang masih mengikuti TC Timnas. Kemudian Dirga Lasut yang terserang demam berdarah. Adapula Firman Utina, Rudi Widodo, M Ridwan yang mengalami cedera.

Selanjutnya dua pemain yang terkena akumulasi kartu kuning di babak play off Liga Champions Asia (LCA) Thierry Gathuessy dan Ferry Rotinsulu juga tidak bisa dimainkan. Kolev juga masih memantau kondisi bek Claudiano Alves dos Santos yang masih dalam tahap pemulihan.

Ia khawatir kondisi lini belakang timnya dalam keadaan rapuh jika bek asal Brazil itu juga absen."Diano masih meragukan," jelas Kolev.

Ponaryo: Pengalaman Musim Lalu Membuat Kami Belajar


Piala AFF 2011 merupakan pengalaman kedua Sriwijaya FC (SFC) pada kompetisi antarklub level dua Asia. Sebelumnya pada musim 2010, saat SFC masih di bawah Pelatih Rahmad ’RD’ Darmawan, Laskar Wong Kito hanya mampu menembus babak 16 besar.
SFC Mania

Namun, capaian musim lalu SFC lumayan di babak penyisihan. Sebab, Ponaryo Astaman dkk mampu menjadi juara Grup F. Kala itu SFC mengungguli Becamax Binh Duong (Vietnam), Selangor FC (Malaysia), dan Victory SC (Maladewa). Sekarang era kepemimpinan pelatih bertangan dingin Ivan Venkov Kolev, SFC kembali akan mengikuti kompetisi tingkat Asia tersebut.

Dengan komposisi pemain, taktik, dan strategi yang berbeda, maka sangat wajar jika manajemen SFC, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), memasang target tinggi. Kegagalan menembus babak 8 besar musim lalu pastinya akan dijadikan pelajaran serta motivasi bagi seluruh pemain, terutama pemain yang musim lalu juga berkostum SFC. Saat ini masih terdapat sejumlah nama pemain yang memperkuat skuad Laskar Wong Kito yang musim lalu juga berjuang di Piala AFF.

Para pemain itu antara lain Ponaryo, kiper Ferry Rotinsulu, Arif Suyono, dan kapten Keith Jerome ’Kayamba’ Gumbs. Mereka pun bertekad tampil all-out dan siap menjadi motivator pemain lain. ’’Tinggal lagi bagaimana kita mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Karena kalau berbicara kesempatan untuk lolos, saya tidak bisa bicara terlalu banyak bicara,’’ kata Ponaryo.

’’Pastinya tim-tim peserta lainnya juga telah mempersiapkan diri lebih baik dari tahun lalu, sama seperti yang kita lakukan saat ini. Hanya, pengalaman yang sudah kami jalani membuat SFC harus belajar untuk hasil lebih baik,” tutur pria kelahiran Balikpapan ini. Mengenai calon lawan-lawan yang akan dihadapi, mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar ini mengatakan, dia belum mengetahui dan melihat sejauh mana kekuatannya.

Untuk itu, Ponaryo akan tetap mewaspadai siapa pun lawan yang akan dihadapi nanti. ”Tapi, setelah kami bertanding satu atau dua kali di fase grup, nanti pasti akan terlihat sejauh mana taktik dan skill yang mereka miliki,” lanjut pemain yang pernah berkarier di Malaysia ini.

Pemilik 39 caps bersama timnas Indonesia ini menambahkan, jika saja SFC bisa tampil dengan kekuatan penuh tanpa diganggu masalah pemain, Laskar Wong Kito dijaminnya punya kekuatan bagus. ”Sejak awal kompetisi ini berjalan, kami belum pernah main secara komplet. Selalu ada saja gangguan yang terjadi. Akibatnya, Sriwijaya FC tidak bisa tampil maksimal dan konsisten seperti tim lainnya,” tandas Ponaryo.

Sriwijaya FC Optimis Bekuk VB Sport


Kekalahan 0-4 dari Al-Ain pada laga lanjutan playoff Liga Champion Asia (LCA), Sabtu (19/2) lalu mulai dilupakan Sriwijaya FC. Kali ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu mencoba untuk bangkit dan fokus menghadapi tim asal Maladewa, VB Sport pada laga perdana AFC Cup grup F, besok (1/3).
SFC Mania

Praktis, kemenangan menjadi harga mati bagi skuadra Ivan kolev pada laga perdana kompetisi kasta kedua tingkat Asia itu. Hal ini dibidik demi menuntaskan rasa sakit hati setelah kalah telak di kandang sendiri.

Bukan hanya itu, misi menang diusung demi memuluskan target Laskar Sriwijaya tembus empat besar AFC Cup. "Sekarang fokus kami dipenyisihan grup dulu. Diawal laga, kami harus menang dipertandingan nanti. terlebih kami akan bermain dikandang sendiri," kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (27/2).

Sriwijaya sendiri saat ini berada di grup F, bersama Vb Sport (Maladewa), Song Lam Nghe An (Vietnam), dan TSW Pegasus (Hongkong). "Tim yang bakal kami hadapi adalah tim tangguh. Dan menuntut kami harus bekerja ekstra keras," lanjutnya. Misi untuk memetik kemenangan terbuka lebar bagi Laskar Sriwijaya. Kalah 0-4 dari Al-Ain lalu tak bisa dijadikan patokan. Banyak factor dari kekalahan itu. Baik soal kualitas skill, postur dan sebagainnya.

Sriwijaya juga minim recovery kala itu. Mereka harus bermain hingga 11 laga dalam tenggang waktu satu bulan. Jelas, kondisi itu membuat kedodoran Budi Sudarsono dkk. Absenya beberapa pilar terbaik juga menjadi salah satu sebab kekalahan terbesar Sriwijaya sepanjang musim ini.

Tapi, saat ini Sriwijaya berbeda. Kekuatan Keith Kayamba Gumbs dkk bakal seratus persen naik. Ini setelah mereka mendapat waktu recovery selama 10 hari hingga pertandingan nanti. Otomastis, dengan pulihnya tenaga, skuadar Ivan Kolev bakal tampil ngotot. Modal lain, Sriwijaya belum pernah terkalahkan saat menghadapi tim Maladewa. Saat berlaga di AFC Cup musim lalu, Sriwijaya pernah bentrok dengan tim raksasa dari Maladewa. Yakni, Victory SC.

Waktu itu, Sriwijaya mampu menahan imbang 0-0 saat bermain di kandang Victory SC, (23/2/10). Kemudian, tim juara double winner 2007 itu sukses membungkam Victory dengan skor telak 5-0 (21/4/10).

Tapi, Sriwijaya tak boleh jumawa saat melawan VB Sport Club. Pasalnya, kekuatan VB (Julukan VB Sport) lebih berat dibandingkan Victory SC. Terbukti, musim 2010, VB Sport mampu merebut trible winner. Yakni Dhivehi League (Super League Maladewa), Charity Shield 2010, dan menjadi juara President Cup 2010.

Tim yang berdiri sejak 1987 itu ditasbihkan menjadi juara Dhivehi League setelah unggul poin dari Victory SC yang menjadi runner up dengan skor 53. Selain tahun 2010, VB Sport juga menjadi juara Dhivehi League tahun 2009 lalu.

Bukan hanya itu, tim yang berhome base di Golahu Stadium itu telah mengoleksi beberapa gelar. Seperti, juara Maldives FA Cup tahun 2008 lalu. Praktis, kekuatan VB Sport tak bisa dipandang sebelah mata.

Terlebih, Sriwijaya bakal kehilangan beberapa pilar. Seperti, Firman Utina, Rudi Widodo, dan Muhammad Ridwan yang masih bergelut dengan cederanya masing-masing. "Kami berharap, kegagalan di LCA tidak terulang lagi. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan nanti. Dan kami mampu menuntaskan target yang dipatok manajemen tembus empat besar," kata gelandang Sriwijaya FC, Ponaryo Astaman beberapa waktu lalu.

Sementara, VB Sport, kemarin (27/2) sudah datang ke Palembang. Dengan membawa 18 pemain terbaik. Pada laga perdana kali ini, VB Sport tak mematok target muluk-muluk. "Kami datang ke Palembang dengan membawa 18 pemain. Dan kami tak mematok target muluk-muluk. Imbang saja sudah bagus," kata pelatih VB Sport, Bahtiyar Can Vali, di hotel Swarna Dwipa Palembang, kemarin (27/2).

VB Sport Club Waspadai Laskar Wong Kito


VB Sport Club, kemarin (27/2) sudah menginjakkan kakinya di Bumi Sriwijaya Palembang. Dengan membawa 18 pemain terbaiknya, VB Sport membawa kepercayaan tinggi. Curi poin menjadi target utama skuadra Bahtiyar Can Vanli pada laga perdana AFC Cup grup F, besok (1/3).

SFC Mania


Tapi, meski membawa misi besar VB (julukan VB Sport) tak mau jumawa. Tim treble winner 2010 itu tetap mewaspadai permainan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC. “Target kami tak muluk-muluk. Hasil imbang saja sudah bagus. Tapi, kami harus tetap mewaspadai Sriwijaya. Sebab, Sriwijaya merupakan tim yang kuat,” kata pelatih VB Sport, Bahtiyar Can Vanli.

Wajar, bila Bahtiyar waswas dengan Sriwijaya FC. Ya, musim ini, meski hanya finis di peringkat ke-6 Indonesia Super League (ISL) pada putaran pertama musim ini, Laskar Wong Kito tak bisa dipandang sebelah mata.

Tim juara double winner 2007 itu terus menunjukkan perbaikan performa. Meski laga terakhir harus kalah telak 0-4 dari Al-Ain, itu tak menjadi jaminan. Toh, tim yang dihadapi bukan tim sembarang.

Terbukti, Al-Ain sendiri merupakan jawara Liga Champions Asia (LCA) 2003 lalu. Kemudian menjadi runner up LCA musim 2008 lalu. Jelas, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan Sriwijaya yang hanya finis di babak kualifikasi.

Bukti ketangguhan Sriwijaya, yakni hanya satu kali kalah dan satu kali seri saat bermain di kandang. Sisanya, tim yang musim lalu finis babak 16 besar AFC Cup itu selalu menang di semua ajang.

Yakni, menang 2-1 atas Persiba Balikpapan (21/10/10), unggul 4-1 atas Persib Bandung (12/1), menang 5-0 atas Semen Padang (6/2), menang 2-1 atas Pelita Jaya (9/2). Terakhir, Laskar Sriwijaya mampu menumbangkan tim asal Thailand, Muangthong United lewat adu penalti. Pada laga perdana playoff LCA (12/2) lalu. “Buktinya, mereka mengalahkan Muangthong United. Otomatis, Sriwijaya tak boleh diremehkan,” pungkasnya.

FR 12 Tetap Jadi Andalan Sriwijaya FC


Starting line up Sriwijaya FC kontra VB Sport (Maladewa) pada laga perdana AFC Cup 2011 grup F di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring besok (1/3) masih jadi misteri. Pelatih Sriwijaya Ivan Kolev masih no comment soal pemain yang bakal diturunkan dari menit awal.
SFC Mania

Menurutnya semua itu dirahasiakan untuk menjaga kekompakan dan semangat pemain dalam berlatih. ”Kami tidak mau jika kami umumkan sekarang. Kami takut pemain yang tidak masuk line up akan malas berlatih,” kata Kolev, sapaan akrabnya kemarin (27/2).

Selain itu, kondisi pemain juga masih belum bisa dipastikan. Bisa saja hari ini (kemarin, red) baik dan besok (hari ini, red) cedera saat berlatih. Karena itu, seperti biasa mantan pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia itu, berjanji akan memberikan informasi pemain utama pada hari H atau pertandingan. “Biasanya kami mengumumkan line up saat meeting beberapa jam sebelum pertandingan,” lanjut dia.

Namun, kalau dilihat dari kondisi dan kontribusi pemain dua nama pemain sepertinya layak untuk mendapat posisi inti. Yakni striker Keith Jerome Gumbs dan kiper Ferry Rotinsulu. Keduanya cukup berpengalaman karena pada Piala AFC tahun lalu selalu menjadi pilihan utama coach Rahmad Darmawan.

Nama Keith Gumbs atau yang akrab disapa Kayamba memang tak pantas dicadangkan. Mengingat musim lalu kapten Sriwijaya FC itu, masuk dalam bursa pencipta gol terbanyak Sriwijaya bahkan di urutan kelima AFC Cup dengan koleksi 5 gol. Masing-masing dua saat menang 6-1 atas Selangor (16/3/2010), menang 1-0 atas Binh Duong (24/3/2010), dan dua gol saat mengalahkan Selangor FA 4-0 (24/4/2010).

Sedangkan yang menjadi pencipta gol terbanyak adalah Afonso Alves Al-Rayyan (Qatar), 9 gol. Gaston Merlo Da Nang SHB pada posisi kedua dengan 8 gol. Posisi ketiga ditempati Fabio Cesar Montezine (Qatar/Al-Rayyan) dan Huynh Kesley Alves (Vietnam/Binh Duong) dengan 7 gol dan Khaled al Azemi (Kuwait/Al-Kuwait) serta Bader al-Mutwa (Kuwait/Al Qadsia) pada posisi ketiga dengan 6 gol.

Sementara Ferry sendiri tak tergantikan di sepanjang turnamen hingga melaju ke babak 16 besar setelah kalah 1-4 atas Thai Port FC (Thailand) pada fase knock out di Jakabaring (11/5/2010) lalu. “Kayamba dan Ferry memang punya peluang besar. Namun kami akan pantai kondisinya sampai latihan sore ini,” tandas dia.

Minggu, 27 Februari 2011

Persipura Tetap Semangat Hadapi South China


Pelatih Persipura Jayapura Jakson F. Tiago mengatakan mantan pemain Manchester United dan Chelsea, masing-masing Nicky Butt dan Mateja Kezman, yang memperkuat Sputh China justru memacu semangat Boaz Solossa dan kawan-kawan untuk meraih poin maksimal.
SFC Mania

"Saya kira tak jadi soal mereka diperkuat mantan pemain Manchester United dan Chelsea. Itu justru akan menambah semangat untuk bertempur," papar JF. Tiago.

Dia menambahkan, pengalaman bermain di LCA telah membuka mata anak-anak Persipura bahwa bakat alam saja tidak cukup tetapi harus diberangi dengan visi ke depan tentang sepakbola.

Persipura berangkat ke Hongkong pada 26 Februari untuk melawan South China pada 2 Maret, dengan membawa 19 pemain.

"Hamka Hamzah sudah lebih dahulu berangkat ke Jakarta untuk urusan keluarga dan kita akan bertemu di Jakarta," papar JF. Tiago.

Persipura, lanjut JF. Tiago, akan melakukan ujicoba lapangan di sana pada 28 Februari dan 2 Maret sebelum pertandingan. "Tidak ada ujicoba lagi di Hongkong dan hanya uji lapangan saja," papar JF. Tiago.

Menurut JF. Tiago, laga di AFC memang cukup berat, tetapi timnya harus optimistis. Yang jelas, ia meminta dukungan doa dari seluruh pendukung Persipura agar pertandingan bisa berjalan lancar dan tim memperoleh hasil yang maksimal.

Arema Hari Ini Terbang ke Jepang


Arema Indonesia hari ini berangkat ke Jepang untuk menghadapi tuan rumah Cerezo Osaka Jepang pada ajang Liga Champions Asia (LCA) di Osaka, Jepang, pada 2 Maret 2011 mendatang.

SFC Mania


Media Officer Arema Indonesia, Sudarmaji, mengatakan total official yang telah diberangkatkan berjumlah 18 orang yang terdiri pemain, pelatih dan official. Total pemain yang dibawa ke Jepang itu, sesuai dengan pemain yang diajukkan oleh pelatih Arema, Miroslav Janu.

Sedangkan keempat pemain Arema yang saat ini memperkuat Timnas U-23 tidak dibawa serta ikut ke Jepang. Keempat pemain itu adalah Yongki Aribowo, Kurnia Meiga Hermansyah, Dendy Santoso dan Alfarizi.

"Kami sebelumnya telah mengajukan permohonan ke BTN untuk meminjam keempat pemain itu, tapi belum ada jawaban. Kami memutuskan mereka tidak dibawa," kata Sudarmaji.

Sementara itu, Miro mengatakan, secara teknis Arema sudah siap menghadapi Cerezo Osaka. Namun, kendala yang bisa mengganggu konsentrasi pemian adalah terkait gaji yang belum turun. Meski demikian, Miro meminta pemian agar lebih tenang dan konsentrasi dalam menghadapi pertandingan resmi.

Arema dijadwalkanakan tiba di Kansai International Airport Osaka Jepang, besok, Senin, 28 Februari 2011.

18 pemain yang di bawah ke Jepang adalah, Achmad Kurniawan, Syaifudin, Purwaka Yudi, Zulkifly Syukur, Benny Wahyudi, Waluyo, Achmad Bustomi, Esteban Guillen, Sunarto, TA Musyafry, Noh ALam Shah, Muhammad Ridhuan, Roman Chamelo, dan Juan Revi.

Laga di Turkmenistan Bakal Sulit


Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Alfred Riedl, meminta anak asuhnya tidak lagi melakukan kesalahan individu. Pasalnya, pertandingan leg kedua prakualifikasi Olimpiade 2012 ke Turkmenistan, Rabu (9/3/2011), akan menjadi laga yang sulit. "Setelah hasil 1-3 di Jakarta yang membuat kami tidak beruntung, pertandingan di sana akan jadi sulit bagi kami," kata Riedl seusai menjalani sesi latihan, Minggu (27/2/2011) pagi di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta.

SFC Mania


Meski demikian, Riedl menginginkan para pemain tampil dalam performa terbaik di negara pecahan Uni Soviet itu. Berbicara soal peluang, ia melihat kans untuk lolos ke babak selanjutnya hampir tidak ada. Ini mengingat Yongki Ari Wibowo dan kawan-kawan dilibas 1-3 oleh Turkmenistan. Akan sulit bagi tim Merah Putih untuk meraih kemenangan di Ashgabat Olympic Stadium.

Untuk mengatasi tekanan berat di kandang lawan, pelatih asal Austria ini membagi tim ke dalam dua grup untuk melakukan uji coba pertandingan. Ia juga terus menggelar game selama 20 menit untuk mengatasi tekanan berat sebelum tampil di Turkmenistan. "Kami coba bermain taktik, teknik, dan tekel, termasuk memainkan teknik dua kali sentuhan bola dan melatih finishing bagi striker," ucap Riedl.

Riedl masih belum bersedia mengungkapkan susunan pemain yang akan diturunkan menghadapi tim tuan rumah nanti. Hal ini karena banyak pemain mengalami cedera dan harus menjalani masa pemulihan.

Gol Debut Jajang Menangkan Sriwijaya FC


Penyerang anyar Jajang Mulyana mampu unjuk kebolehan dengan menyumbang satu dari tiga gol kemenangan Sriwijaya FC saat mengalahkan SFC U-21 dengan skor 3-1 dalam ujicoba di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (26/2).
SFC Mania

Jajang membuka gol untuk keunggulan Laskar Wong Kito pada menit ke-15, kemudian M Rifki di menit ke-25, dan Korinus Fingkrew di menit ke-47. Sedangkan gol balasan dari SFC U-21, dilesakkan Jeki Arisandi di menit ke-35.

Dalam laga ini Kolev mengistirahatkan seluruh pemain utamanya dan memainkan pemain-pemain yang jarang diturunkan dalam laga resmi.

Kolev juga menurunkan pemain seleksi seperti, Imam Suprapto (bek), M Yusuf, Andriansyah posisi gelandang sayap, Junaidi (gelandang bertahan), dan M Yusuf.

Kolev mengatakan, ujicoba ini bertujuan untuk melihat pemain seleksi sekaligus melihat kondisi para pemain yang baru bergabung seperti Lim Joon Sik, Korinus Fingkrew, dan Jajang Mulyana. Ketiganya memang memerlukan laga ujicoba agar mampu memahami skema permainan SFC.

”Juga saya ingin melihat pemain seleksi dalam pertandingan ini, hasil 3-1 dalam laga ini bukanlah ukuran, tetapi tujuannya saya ingin memberikan pengertian kepada pemain bagaimana permainan yang kita inginkan termasuk organisasi permainan,” kata Kolev.

Sementara itu Jajang seusai pertandingan mengaku sangat senang bisa bergabung bersama SFC. Meski berstatus pinjaman dia ingin bermain sebaik mungkin agar bisa bersama wong kito musim depan.

”Sebelum ke sini ada dua klub yang menghubungi yakni Persisam dan SFC. Saya pilih SFC, karena ada pelatih Ivan Kolev dan teman-teman semasa di Pelita dulu,” jelasnya.

Dalam laga ini, SFC yang turun dengan skuad cadangan serta pemain seleksi dan pemain yang baru bergabung, tampil mendominasi dengan variasi serangan.

Ade Suhendra dan Lim yang berperan sebagai pemain tengah dan berhasil menjalankan tugas sebagai pengatur serangan dan ritme permainan.

Pertandingan baru berjalan 15 menit Jajang sudah mencetak gol, kemudian disusul M Rifky 10 menit kemudian. Namun menjelang akhir babak pertama SFC kecolongan melalui serangan cepat SFC U-21.

Anak asuh Setyo Cipto ini bermain ngotot. Jeki yang bermain menyisir sisi kiri lapangan berhasil menjebol gawang Fauzal Mubarak.

Memasuk babak kedua secara praktis tidak ada peluang tercipta terutama sejak Jajang ditarik. Korinus kemudian membesar keunggulan untuk kemenangan SFC dengan skor 3-1.

Sriwijaya FC Siap Jamu VB Sport Maladewa


Kesebelasan Sriwijaya FC akan menjamu VB Sport Maladewa dalam laga perdana grup F Piala Asian Football Confederation (AFC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Selasa (1/3/2011).
SFC Mania

Pihaknya sudah menerima surat bahwa klub Laskar Wong Kito akan berhadapan VB Sport, Maladewa pada piala AFC, kata Sekteris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid di Palembang, Minggu (27/2/2011).

Untuk laga piala AFC itu Sriwijaya FC dipercaya menjadi tuan rumah dan pertandingannya di Palembang, katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah menjamu VB Sport, tim yang diperkuat Kayamba Gumbs itu akan ke Maladewa untuk melanjutkan pertandingan.

"Kami akan menjadi tuan rumah yang lebih baik supaya pertandingan babak 32 besar itu berjalan sukses," kata dia.

Namun, lanjut dia, bukan hanya menjadi tuan rumah yang baik tetapi juga pihaknya akan bermain masksimal supaya bisa menjadi pemenang.

Menurut dia, dengan menjadi tuan rumah diharapkan bisa menjadi pemenang karena motivasi pemain akan meningkat sebab didukung ribuan suporter.

"Lawan yang dihadapi memang berat karena kesebelasan tersebut pernah juara Liga Utama Maladewa 2009/2010," ujar dia.

Namun, tim Sriwijaya FC tetap menargetkan menjadi pemenang karena permain sudah mempersiapkan diri secara maksimal, tambah dia.

Dalam pertandingan Piala AFC ini, Sriwijaya FC masuk di grup F bersama VB Sport Maladewa, Song Lam Nghe An (Vietnam), TSW Pegasus (Hongkong).

Sabtu, 26 Februari 2011

Oktovianus Maniani Kembali Alami Cedera Lutut


Krisis cedera kembali menghantui tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade jelang leg kedua pra-kualifikasi Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan, 9 Maret 2011.
SFC Mania

Oktovianus Maniani dan Hendro Siswanto menambah daftar pemain timnas Garuda Muda yang cedera. Sebelumnya tim besutan Alfred Riedl ini sudah kehilangan Dendi Santoso dan Titus Bonai usai saat leg pertama melawan Turkmenistan, 23 Februari 2011 lalu.

Titus mengalami cedera lutut, Dendi memiliki masalah di bagian engkel kanan, Okto cedera lutut sedangkan Hendro cedera otot. Kondisi ini dinilai pelatih Alfred Riedl sedikit mengganggu latihannya.

"Kami cukup terkejut karena empat pemain ini cedera hanya tiga hari setelah pertandingan. Hari pertama setelah pertandingan ada delapan pemain cedera, sekarang tinggal empat, dan besok sepertinya tinggal dua. Sepertinya dua atau tiga hari mendatang kami bisa berlatih dengan semua pemain," ujar Riedl, Sabtu 26 Februari 2011.

Sementara itu untuk mengantisipasi perbedaan suhu di Turkmenistan, asisten pelatih Wolfgang Pikal menegaskan Yongki Aribowo dan kawan-kawan akan berangkat lebih awal.

"Rencananya memang berangkat lebih awal, sekitar hari Jumat atau empat, lima hari sebelum pertandingan. Tapi sampai sekarang yang jelas tiket belum ada," kilah Pikal.

Sebelumnya Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif, menegaskan timnas Indonesia Pra-Olimpiade akan berangkat sekitar tanggal 4 Maret 2011. Sebelum ke Turkmenistan, timnas Indonesia akan melakukan aklimatisasi di Turki selama dua hari.

Timnas Indonesia harus bekerja keras jika ingin melangkah ke babak pertama kualifikasi Olimpiade 2012 setelah kalah 3-1 dari Turkmenistan di leg pertama. Setidaknya timnas Indonesia harus menang dengan tiga gol.

Sriwijaya FC Minta Keringanan Jadwal


Banyaknya kompetisi yang diikuti Sriwijaya FC (SFC) seperti putaran kedua Djarum Indonesia Super League (ISL), Piala Indonesia, dan AFC Cup membuat klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) ini berharap agar PT Liga Indonesia (PT LI) dan PSSI bisa lebih lunak dalam mengatur jadwal.
SFC Mania

Apalagi, ketiga event tersebut secara berbarengan akan dimulai Maret mendatang. Dengan demikian, dikhawatirkan akan menguras tenaga dan energi para pemain seperti yang terjadi pada putaran pertama lalu. Jika ini kembali terjadi, dapat dipastikan Laskar Wong Kito dan klub lain seperti Arema FC yang berlaga di Liga Champions Asia (LCA), dan Persipura di AFC Cup, tidak akan maksimal dalam melambungkan nama Indonesia di kawasan Asia.

Pelatih SFC Ivan Kolev menegaskan, akibat padatnya jadwal kompetisi domestik membuat armadanya saat ini mengalami krisis pemain. Meskipun para pemain yang cedera telah pulih, pria asal Bulgaria itu mengaku tidak mudah mengembalikan performa pemain dalam waktu yang singkat. ’’Butuh waktu cukup lama lagi agar seorang pemain bisa menunjukkan kualitas dan permainan terbaiknya. Apalagi, jika dia telah absen cukup lama seperti Firman Utina dan pemain lain,” katanya.

Untuk menyiasatinya, pada masa jeda kompetisi ini Kolev telah meminta kepada manajemen Laskar Wong Kito agar menambah pemain baru dan mendepak pemain yang tidak memberikan kontribusi bagi tim. ’’Kami butuh pemain lebih banyak karena event yang diikuti ada tiga. Pasti fisik pemain akan terkuras. Belum lagi kalau ada yang cedera. Jadi, kami perlu pemain pelapis yang kualitasnya tidak jauh beda dengan pemain inti,” tuturnya.

Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin pun memahami keluhan Kolev. Padatnya jadwal memang membuat SFC sempoyongan. ’’Karena padatnya jadwal di ISL, setiap tiga hari sekali kami harus bertanding. Kondisi ini menyebabkan pemain kami minim recovery. Akibatnya, kami babak belur oleh Al Ain saat final play-offLCA. Apalagi, nanti jika Piala Indonesia sudah digelar,” ungkap Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin.

Karena itu, Hendri berharap agar PT Liga Indonesia bisa berbesar hati dan memberikan jadwal yang tidak mencekik SFC. ’’Kami hanya berharap agar PT Liga Indonesia bisa merevisi serta meringankan jadwal kami saat akan bertanding di AFC Cup. Karena di AFC Cup kami tidak hanya membawa nama Sumsel tetapi sudah membawa nama bangsa Indonesia,” katanya. Hendri yakin, jika jadwal pertandingan SFC bersahabat, maka target menembus semifinal AFC Cup 2011 bisa diwujudkan.

AFC Ingin Tambah Negara Peserta LCA


Direktur kompetisi konfederasi sepakbola Asia [AFC] Tokuaki Suzuki berencana menambah jumlah negara yang berlaga di fase grup Liga Champions Asia [LCA] pada tahun 2012 mendatang.
SFC Mania

Saat ini, fase grup LCA diikuti sepuluh negara, yakni Indonesia, Cina, Jepang, Korea Selatan, Australia, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Iran, dan Uzbekistan. Rencananya, pada tahun 2012, klub Singapura akan menempatkan satu wakilnya di fase grup.

Untuk penyelenggaraan tahun 2012, AFC tahun ini kembali akan melakukan inspeksi kepada negara yang sudah mempunyai wakil di fase grup. Sejauh ini, baru Jepang yang sudah memenuhi seluruh kriteria.

Inspeksi itu ditujukan kepada federasi anggota, liga, klub-klub dan stadion untuk menentukan apakah kesepuluh negara sebelumnya ditambah Singapura sudah memenuhi kriteria. Cina menjadi negara pertama yang dikunjungi Special Mission Team [SMT] kemarin.

“Tahun ini, kami akan melakukan lagi inspeksi terhadap sepuluh negara lainnya dan Singapura untuk mengetahui apakah mereka memenuhi kriteria dengan meningkatkan kualitasnya, terutama liga, klub-klub dan stadion mereka,” ujar Suzuki dilansir laman resmi AFC.

“Setelah inspeksi tahun 2010, kami mendapatkan laporan kemajuan berarti. Saya yakin, ini merupakan laporan pertama di sepakbola profesional sejarah sejarah AFC. Kunjungan SMT pada tahun ini akan berbeda dibandingkan sebelumnya.”

“Perbedaan utama adalah kami akan menggelar workshop di setiap negara untuk membantu klub dan liga memahami elemen platform sebuah sepakbola profesional. Mungkin kami akan menyentuh kompetisinya, pemasaran, media, legal, dan kalau memungkinkan keuangannya.”

Menurut Suzuki, inspeksi pada tahun ini lebih penting bagi AFC karena akan menentukan jumlah klub di tahun 2012. Pihaknya akan lebih ketat lagi dalam menentukan kriteria klub yang berlaga Liga Champions Asia 2012. AFC ingin melihat kemajuan di negara-negara itu.

Pada tahun 2011, Arema Indonesia menjadi satu-satunya wakil Indonesia di LCA, setelah Sriwijaya FC tersingkir di play-off usai menelan kekalahan dari Al Ain.
Sriwijaya FC Ikut Piala AFC CUP Bersama Persipura Jaya Pura

Sriwijaya FC Jajal SFC U-21 Untuk Seleksi


Sriwijaya FC kembali kedatangan pemain seleksi. Setelah penjaringan pemain asing distop lantaran kouta penuh (dengan 2 Asia dan 3 non Asia) kini giliran tiga pemain lokal mengadu nasib. Ketiganya adalah Andriansayah, Junaidi dan M Yusuf.

SFC Mania


“Andriansyah, Junaidi dan Yusuf masih dalam proses seleksi. Untuk saat ini kami masih belum bisa berikan keputusan,” kata pelatih Ivan Kolev usai latihan di Stadion Bumi Sriiwjaya kemarin, (25/2).

Untuk tahu kualitas ketiganya lebih jauh Kolev, memberika lebih banyak kesempatan. Mengingat pada sesi latihan di kemarin sore lebih cendrung mengarah ke strategi dan fisik. Karena itu, Kolev belum bisa melihat kualitas permainan mereka baik individu maupun tim dengan baik

Rencananya hari ini, kualitas ketiga pemain seleksi tersebut bakal diuji pada laga persahabatan kontra juniornya Sriwijaya FC U-21 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Setelah melihat mereka bermain game kami baru bisa ambil keputusan,” tambah kelahiran 14 Juli 1957 itu.

Sementara itu asisten manajer Sriwijaya FC Jamaluddin menambahkan, ketiga pemain tersebut berposisi sama gelandang bertahan. Mereka terbilang pemain cukup berpengalaman lantaran pernah memperkuat klub-klub besar dalam negeri ini.

“Andriansyah pernah memperkuat PSM Makasar pada Ligina XII 2005 lalu,” timpal Jamal sapaan akrabnya. “Sedangkan Yusuf pernah membela Persik dan PSMS Medan dan Junaidi pernah bermain di Persiraja Banda Aceh,” tambah dia.

Masih kata mantan Anggota DPRD Banyuasin itu, ketiganya merupakan pemain yang bernaung dibawah bendera Ligina Sportindo Agency milik Edy Syahputra. “Untuk lebih jelas lagi tentang curikulum vitai (CV) ketiganya kalian tanyakan langsung sama Edi,” tukas dia.

Profil Tiga Pemain Seleksi
Nama : M Yusuf
Umur : 23 Tahun
Tinggi : 170 cm
Berat : 64 kg
Mantan Klub : Persik dan PSMS Medan

Nama : Junaidi
Umur : 25 tahun
Tinggi : 170 cm
Berat : 65 kg
Mantan Klub : Persiraja Banda Aceh

Nama : Andriyansah
Umur : 23 tahun
Tinggi : 170
Berat : 60 kg
Mantan Klub : PSM Makasar

Jumat, 25 Februari 2011

Ini Hasil Lengkap Komisi Banding


Komisi Banding mengeluarkan keputusan mengenai banding calon ketua umum dan Exco PSSI. Bukan hanya itu, mereka juga menganulir semua keputusan yang sudah dikeluarkan komite pemilihan.

SFC Mania


Berikut tiga keputusan lengkap komisi banding:
1. Komite Banding telah memeriksa dan meneliti berkas-berkas keberatan banding yang disampaikan para pembanding. Ada empat orang, yakni Arifin Panigoro, George Toisutta, Tuti Daud dan Sihar Sitorus.

2. Untuk tetap menjaga independensi dan obyektivitas yang diambil, Komisi Banding dengan mengingat adanya mendapat ancaman, intimidasi, tekanan dan intervensi dari berbagai pihak, memutuskan mengambil keputusan atas keputusan Komite Pemilihan dan keberatan dari para pembanding, maka Komite Banding menolak banding tersebut, pada waktu yang bersamaan Komite Banding menolak keputusan Komite Pemilihan.

3. Komisi Banding mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah mempercayai kami sebagai anggota Komite Banding. Komite Banding juga mengucapkan terima kasih kepada media massa, pecinta sepakbola di seluruh Indonesia, dan pihak-pihak yang turut memberi kontribusi pemikiran selama Komite Banding bekerja.

Jakarta, 25 Februari 2011
Prof Dr Tjipta Lesmana, Ketua merangkap Anggota
Prof Gayus Lumbuun, Wakil Ketua merangkap Anggota
Alfred Simanjuntak SH, Anggota
Max Boboy SH MH, Anggota Cadangan

Sriwijaya FC Pinjam Jajang Mulyana


Untuk mengatasi kekurangan striker seiring dengan cederanya Rudi Widodo, manajemen Sriwijaya FC mendatangkan Jajang Mulyana. Pemain muda Pelita Jaya ini, akan bermain untuk Laskar Wong Kito pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011.
SFC Mania

"Berdasarkan permintaan pelatih kita datang Jajang ke Palembang. Proses negosiasi berjalan lancar dan pihak manajemen Pelita memberikan izin," kata Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Jumat (25/2/2011).

Menurut Hendri, Jajang akan langsung ke Palembang untuk bergabung dalam latihan SFC di Stadion Bumi Sriwijaya."Dia akan datang hari ini untuk latihan bersama," kata Hendri. Seperti diketahui SFC memang kehilangan Rudi Widodo untuk beberapa pekan lantaran striker asal Pati Jawa Tengah itu mengalami cedera lutut serius. Praktis SFC menambah lagi striker sebagai alternatif persiapan yang menghadapi jadwal kompetisi padat hingga akhir 2011.

Sriwijaya Hanya Pakai Tiga Pemain Asing Di Piala AFC


Keputusan manajemen Sriwijaya FC Palembang untuk mencoret Yong Jie Mu pada putaran kedua Superliga Indonesia berimbas pada kekuatan mereka di ajang Piala AFC.

SFC Mania


Di Piala AFC mendatang, Sriwijaya hanya dapat mengandalkan Claudiano Alves Do Santos, Thierry Gathuessi dan Keith Kayamba Gumbs sebagai pemain asing karena pendaftaran pemain sudah tertutup sehingga pemain baru mereka, Kim Yong Hee, tidak dapat didaftarkan.

Namun Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya, Hendri Zainuddin, menyatakan hal tersebut adalah konsekuensi dari keputusan tersebut, tetapi masih ada kemungkinan Kim Yong Hee didaftarkan di Piala AFC, yaitu apabila Sriwijaya berhasil menembus babak delapan besar.

Sriwijaya memilih untuk mencoret Yong Jie Mu dan menarik mantan pemain Persiba Kim Yong Hee agar target Laskar Jakabaring musim ini, yaitu menjuarai Superliga Indonesia, tercapai. Kim Yong Hee akan menjadi andalan baru Sriwijaya di ajang Superliga dan Piala Indonesia mendatang.

Okto Bisa Dipinjam Lawan Pegasus


Kabar baik bagi Sriwijaya FC karena mendapatkan restu untuk peminjaman gelandang sayap Oktovianus Maniandi saat menghadapi laga berat lawan TSW Pegasus pada fase Grup Asian Football Confederation (AFC) di Hongkong pada 15 Maret 2011 mendatang.

SFC Mania


"Dia memang tidak dapat dipinjam dalam waktu dekat, tetapi ini kabar baik karena Okto bisa dipinjam saat kita menjalani laga berat lawan TSW Pegasus dalam lawatan ke Hongkong," ungkap Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Kamis (24/2).

Menurut Hendri, kepastian ini didapatkan setelah dia berkomunikasi dengan Manajer Timnas Iman Arif saat Timnas kalah dari Turkmenistan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (23/2/2011) malam.

"Ini hasil komunikasi lisan dengan pak Iman Arif," kata Hendri. Untuk itu pria yang menjabat sebagai anggota DPRD Banyuasin ini mengatakan, pihaknya sudah memasukkan surat peminjaman untuk Okto kepada pihak BTN.

"Untuk itu surat secara resmi sudah kita ajukan," katanya.

Seperti diketahui langkah Timnas di ajang Pra Kualifikasi Olimpiade terbilang berat setelah Okto cs kalah 3-1 pada leg pertama. Sehingga pada leg kedua nanti Timnas yang giliran melawat ke Turkmenistan harus menang minimal 3-0 tanpa balas atau menang dengan selisih tiga gol.

Menurut Hendri dengan masuk Okto bisa membuat tim ini memiliki banyak pilihan di lini depan, apalagi SFC tidak bisa diperkuat Rudi Widodo yang mengalami cedera.

Rabu, 23 Februari 2011

Indonesia Menyerah di Tangan Turkmenistan


Indonesia dipaksa menelan pil pahit saat menjamu Turkmenistan pada leg pertama Pra Olimpiade 2012, Rabu, 23 Februari 2011. Dalam duel ini, Tim Garuda Muda menyerah dengan skor telak 1-3.

SFC Mania


Bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Indonesia sebenarnya sempat unggul lewat gol Titus Bonai pada menit ke-13. Namun Turkmenistan berhasil menyamakannya lewat gol Amanov Arslanmyrat tiga menit kemudian.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Indonesia mencoba kembali tampil menekan. Namun gawang Indonesia justru terancam pada menit ke-51 lewat aksi Vahyit yang lolos dari perangkap off side. Beruntung sontekannya masih melebar dari sasaran.

Indonesia membalas lewat aksi Oktovianus Maniani yang menusuk pertahanan lawan dari sisi kiri. Saat berada di kotak penalti, Okto lantas memberi umpan tarik kepada Yongki Aribowo yang sudah di depan gawang.

Sayang, sontekan Yongki masih membentur mistar dan berhasil dihalau pemain lawan. Semenit kemudian, Indonesia kembali mendapat peluang emas lewat Hendro Siswanto. Namun tendangannya masih mampu dijinakkan kiper lawan.

Tekanan Indonesia mulai menurun memasuki pertengahan babak kedua. Sedangkan tim lawan yang tampil mengandalkan serangan balik beberapa kali berhasil memaksa kiper Indonesia, Kurnia Meiga jatuh bangun.

Puncaknya pada menit ke-80, Alexander Bolian berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga dan membawa timnya unggul 2-1. Turkmenistan kemudian memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat gol Vahyit enam menit kemudian.

Skor ini bertahan hingga laga usai.

Babak I: Indonesia Imbang Lawan Turkmenistan


Indonesia untuk sementara masih bermain imbang dengan tamunya, Turkmenistan, pada leg pertama Pra Olimpiade 2012, Rabu, 23 Februari 2011. Hingga turun minum kedua tim bermain dengan skor 1-1.
SFC Mania

Bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Indonesia berhasil mendominasi menit-menit lawan pertandingan. Bahkan Tim Garuda Muda sudah mampu mengancam gawang tim tamu lewat Titus Bonai pada menit ke-5.

Peluang emas pertama tuan rumah berawal dari kesalahan kiper Turkmensitan dalam menghalau bila lambung. Tepisan, Geldiyev Batyr membentur mistar gawang dan jatuh di kaki Titus Bonai.

Tibo, panggilan akrab Titus Bonai, yang berdiri bebas langsung melepaskan tembakan ke gawang Turkmenistan. Sayang bola masih membentur bek tim tamu dan hanya menghasilkan tendangan penjuru bagi Indonesia.

Tibo sempat melakukan kesalahan konyol saat menghalangi tim tamu mengeksekusi tendangan bebas. Akibat aksi tersebut, wasit Lee Min Hu tanpa ragu langsung mengganjarnya dengan kartu kuning.

Meski demikian, Tibo mampu membayar kesalahan tersebut. Pada menit ke-13, pemain Persipura Jayapura itu berhasil merobek jala tim tamu memanfaatkan bola liar tendangan bebas Oktovianus Maniani.

Tibo menjebol gawang Turkmenistan lewat sebuah sontekan kaki bagian belakang. Kiper Geldiyev Batyr terperdaya setelah bola yang mengarah ke tiang jauh justru berbelok arah usai membentur salah seorang beknya.

Sayang, kegembiraan publik tuan rumah tak bertahan lama. Tiga menit kemudian, Turkmenistan berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas kaptennya, Amanov Arslanmyrat.

Bola menyusur tanah yang mengarah ke tiang jauh gagal dijangkau oleh Kurnia Meiga. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Inilah Starter Indonesia Lawan Turkmenistan


Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl telah menunjuk 11 pemain pertama yang akan meladeni Turkmenistan di leg 1 Pra Olimpiade, nanti malam.

SFC Mania


Laga ini akan dipentaskan di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang mulai pukul 19.00 WIB. Rencananya, laga ini juga akan disiarkan langsung oleh antv dan tvOne.

Salah seorang ofisial PSSI telah memberikan daftar Starting XI Timnas Merah Putih junior.

Menariknya, trio gelandang yang sempat tak berada dalam kondisi fit: Dendi Santoso, Egi Melgiansyah dan Oktovianus Maniani akan diturunkan Riedl sebagai starter.

Berikut starter Indonesia melawan Turkmenistan:
Kiper: Kurnia Meiga
Belakang: Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Ahmad Farizi
Tengah: Dendi Santoso, Egi Melgiansyah, Hendro Siswanto, Oktovianus Maniani
Depan: Yongki Aribowo, Titus Bonay

Kantor PSSI Disegel Pendemo


Kantor PSSI yang berada di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, disegel para pendemo. Seutas rantai digunakan untuk menggembok pintu masuk.

SFC Mania


Aksi demonstrasi menentang kepemimpinan Nurdin Halid di depan kantor PSSI terus berlanjut. Hingga siang ini, massa yang berdatangan semakin bertambah.

Sebagian besar para pendemo mengenakan kaus bewarna merah. Mereka merupakan gabungan berbagai elemen suporter dan masyarakat pecinta sepakbola Indonesia.

Aksi penyegelan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Tiga wakil pendemo memasuki kantor PSSI setelah bernegosiasi dengan kepolisian.

Dengan membawa seutas rantai lengkap dengan gemboknya, ketiga wakil pendemo langsung menuju pintu masuk kantor PSSI. Selanjutnya, mereka langsung menyegel pintu PSSI dengan rantai yang dibawa.

"Ini adalah bentuk perlawanan kita terhadap PSSI. Kami akan tetap bertahan, sampai Nurdin Halid turun. Kalau Nurdin turun hari ini, itu baik karena berarti kami bisa pulang," kata Novita Elirosa, wakil pendemo yang ikut dalam proses penyegelan kantor PSSI.

Sebuah spanduk juga dibentangkan tepat di depan pintu PSSI. Sedangkan di atas kantor PSSI, pendemo juga membentangkan spanduk raksasa.

Kim Yong Hee Merapat ke Sriwijaya FC


Gelandang Persiba Balikpapan asal Korea Selatan Kim Yong Hee dipastikan akan merapat ke Sriwijaya FC menyusul kedatangannya ke Palembang, Selasa (22/2) malam. Pemain asal Korea Selatan itu, akan memperkuat tim pada putaran kedua Liga Super Indonesia 2010-2011 dengan status pemain pinjaman.
SFC Mania

Menurut direktur teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Rabu, kedatangan Kim ke Palembang untuk membicarakan kontrak kerja dengan manajemen klub.

"Kim sudah ke Palembang, tapi bukan untuk langsung tanda tangan kontrak. Dia ke Palembang untuk membicarakan sejumlah hal yang berkaitan dengan kontrak kerjanya," kata Hendri.

Dia menjelaskan, Kim akan direkrut SFC dengan status pemain pinjaman atau meneruskan kontrak kerja bersama Persiba Balikpapan.

"Kim dikontrak Persiba selama satu musim, artinya masih ada tersisa setengah musim lagi. Jika SFC mau mengambilnya karena Persiba bermaksud melepas, maka akan meneruskan kontrak kerja sebelumnya," ujar dia.

Dia menambahkan, artinya, nilai kontrak kerja (gaji) Kim bersama SFC akan sama seperti saat memperkuat Persiba.

"Jika nilai kontrak kerja Kim bersama Persiba Rp1 miliar maka SFC akan membayar Rp500 juta untuk setengah musim. Tapi, mengenai pastinya nilai kontrak kerja Kim kami tidak mau mengungkapkannya karena tidak etis rasanya," kata dia.

Kim dihadirkan manajemen SFC untuk mengisi kuota pemain asing asal Asia yang diberikan PT Liga Indonesia.

Sementara ini, SFC telah memiliki gelandang asal Korsel Lim Jun Sik yang dikontrak pada 16 Februari 2011 dan Yong Jie Mue (China) yang dikontrak sejak putaran pertama.

Kehadiran Kim dipastikan mengancam posisi Yong Jie Mue yang memang sejak lama ingin didepak oleh pelatih Ivan Kolev.

Yong Jie dipandang kurang begitu tajam sebagai seorang striker dan kurang memberikan kontribusi pada tim.

"Semua keputusan kami berikan kepada pelatih Ivan Kolev. Jika dia tertarik dengan Kim dan telah terjadi kesepakatan dengan manajemen mengenai kontrak kerja, artinya ada pemain asing Asia (Yong Jie Mue, red) yang harus dilepas," ujar dia.

Perbandingan Kekuatan Indonesia-Turkmenistan


Tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade akan melakoni pertandingan melawan Turkmenistan nanti malam, Rabu 23 Februari 2011.
SFC Mania

Dari skuad yang dimiliki pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat ini bisa dikatakan hanya kiper Kurnia Meiga dan striker Yongki Aribowo yang sudah memiliki pengalaman lebih di ajang internasional.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan tim Turkmenistan yang dibawa pelatih Kochumov Amanklych ke Palembang. Skuad The Green Man tersebut terbilang lebih berpengalaman karena sebagian besar pemain mereka sudah tampil di Asian Games 2010 lalu dan lolos ke babak 16 besar.

Bahkan, menurut asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, setidaknya ada tiga pemain senior di tim Turkmenistan Pra-Olimpiade ini. Kondisi itu menjadi suatu keunggulan tersendiri bagi tim asal Asia Tengah itu.

"Kami tahu ada 10 pemain Turkmenistan di skuad mereka sekarang yang berasal dari tim Asian Games 2011. Ada tiga pemain dari tim yang dibawa Turkmenistan ke Palembang berasal dari tim senior mereka," ujar Pikal.

Meski mengakui tim Turkmenistan lebih unggul pengalaman, namun Pikal tetap percaya diri dengan kemampuan timnas Indonesia. Terlebih, Riedl bisa menurunkan kekuatan terbaiknya.

Pulihnya gelandang Egi Melgiansyah, Oktovianus Maniani dan Dendi Santoso membuat Riedl memiliki lebih banyak pilihan. Ketiganya juga berpeluang bermain di lini tengah sejak awal pertandingan bersama Hendro Siswanto.

Untuk lini depan, Riedl kemungkinan besar akan menduetkan Yongki Aribowo dengan Titus Bonai. Sedangkan di lini belakang akan kembali dipercayakan kepada kuartet Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Ahmad Farizi dan Safri Umri.

Turkmenistan juga mengandalkan formasi 4-4-2 dengan mengandalkan tiga pemain, striker Galdiyev Ata, winger Tamurkim Ilya dan gelandang Orazaliyev Dovran. Ketiga pemain itulah yang diwaspadai timnas Indonesia di laga nanti malam.

"Ada tiga pemain mereka yang kami waspadai. Saya tidak tahu nama mereka, tapi hapal nomor punggung mereka. Striker nomor 18 [Galdiyev], winger nomor 7 [Tamurkim] dan gelandang nomor 10 [Orazaliyev]," tutur Pikal.

Prakiraan Pemain Indonesia
Formasi: 4-4-2
Kiper: Kurnia Meiga
Belakang: Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Ahmad Farizi
Tengah: Dendi Santoso, Egi Melgiansyah, Hendro Siswanto, Oktovianus Maniani
Depan: Yongki Aribowo, Titus Bonai.

Rekor Pertemuan:
17-11-2004 (Pra Piala Dunia 2006) Indonesia vs Turkmenistan 3-1
31-03-2004 (Pra Piala Dunia 2006) Turkmenistan vs Indonesia 3-1

Lini Belakang Timnas U-23 Sudah Oke


Timnas Indonesia yakin mampu memenangkan laga perdana Pra Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan. Ini setelah, permainan Tim Garuda Muda (julukan Timnas U-23) sudah oke. Termasuk lini belakang.
SFC Mania

“Permainan semua lini sudah maksimal. Termasuk untuk sektor belakang. Memang dulu masih kurang maksimal. Sekarang terus menunjukan progress,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal saat jumpa pers di hotel Aryaduta, kemarin (22/2).

Mantan pelatih Perseden Denpasar itu melanjutkan, duet duo defender seperti Gunawan Dwi Cahyo dan Sefti Hadi dinilai sudah maksimal. Ini dibuktikan dari dua laga uji coba, dua defender muda itu mampu menjaga gawang Indonesia dengan maksimal. Dengan hanya kebobolan dua gol. Yakni saat ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya Junior (5/2) dan menang 4-1 dari Timnas Hong Kong U-23, (9/2) lalu.

Pertahanan Tim Merah Putih Junior (julukan lain Timnas Indonesia U-23), semakin oke. Setelah penjaga gawang Kurnia Meiga dipastikan siap tempur. Terlebih akan ditopang pemain sayap sekelas Ahmad Farisi, dan Safri Umri.

Sedangkan untuk lini tengah dan depan, kekuatan Indonesia bakal semakin moncer. Sebab, tiga pilar yang sebelumnya tak bisa diturunkan pada laga uji coba juga sudah siap tempur. Mereka adalah, pemain sayap Oktovianus Maniani, striker Dendi Santoso, serta gelandang Egi Melgiansyah. Jelas, dengan bergabungnya tiga pilar tersebut bakal menambah daya gedor Timnas Indonesia.

“Kalau soal line up tidak jauh berbeda saat menghadapi Timnas Hong Kong beberapa waktu lalu. Mungkin ada sedikit perbedaan, lantaran ada tiga pemain yang sembuh dari cedera. Mereka kemungkinan besar akan diturunkan pada menit awal,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasikan siapa pemain inti yang bakal diturunkan pada laga perdana nanti, mantan pelatih tim junior di Akademi Real Madrid Asia itu belum bisa memastikan. “Seperti biasa. Kami baru bisa mengumumkan kepada pemain yang akan diturunkan pukul 11.00 besok (hari ini, red). Jadi, kami tak bisa mengumumkannya sekarang,” pungkasnya.

Selasa, 22 Februari 2011

Demo Menentang Nurdin Pecah di Sejumlah Kota


Ratusan pemuda Aceh yang menamakan dirinya Masyarakat Aceh Pencinta Sepakbola berunjuk rasa di Simpang Lima, Banda Aceh. Mereka menentang pencalonan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.

SFC Mania


"Kami menuntut Nurdin Halid mundur dari jabatan ketua umum dan pengurus PSSI karena telah mencoreng citra PSSI sebagai wadah olahraga yang paling populer di Indonesia ini," kata Oki Rahmatna Tiba, Koordinator Aksi Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola, Selasa, 22 Februari 2011.

Dalam pernyataan sikapnya, Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola juga mendesak PSSI untuk melaksanakan kongres secara fair, tanpa politik uang.

Pengunjuk rasa juga mengecam pernyataan Ketua PSSI Aceh yang juga Ketua KONI Aceh, Zainuddin Hamid, yang secara terbuka mendukung Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI periode mendatang. "Kami mendesak PSSI Aceh mencabut peryataan yang mendukung Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI," kata Oki.

Demonstrasi serupa berlangsung di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Massa mengaku berasal dari kelompok suporter Persibo Bojonegoro, Boromania, ditambah kelompok yang mengaku sebagai pecinta sepak bola asal Semarang.

Aksi menentang Nurdin Halid juga digelar di Semarang. Di sini, yang berunjuk rasa adalah Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI Polri (FKPPI), Komunitas Pecinta Bola (KPB), dan Gerakan Pemuda Nusantara (GPN).

Di Solo, massa yang mengaku sebagai Komunitas Pecinta Sepak Bola Solo, juga menggelar aksi serupa. Mereka mengusung poster-poster yang mengecam Nurdin Halid dan pengurus pusat PSSI.

Turkmenistan: Jakabaring Stadion yang Indah


Berbeda dengan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, yang kemarin sempat mengeluhkan buruknya fasilitas rumput lapangan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, kubu Turkmenistan menyatakan sebaliknya.
SFC Mania

Manajer Begnepesov Saparnyyaz dan gelandang Amanov Arslanmyrat yang memberi keterangan pers memuji fasilitas stadion sebagai salah satu yang terbaik dari pelbagai stadion lain yang pernah jadi tempat mereka bermain.

“Kota Palembang ini dengan stadionnya sangat indah dan kami menikmati suasananya,” kata Saparnyyaz dalam bahasa Rusia yang diterjemahkan asisten manajer Grigoryants Konstantin, Selasa (22/2/2011).

Sedangkan Arslanmyrat yang semalam menjajal rumput stadion, menyatakan permukaannya cukup rata dan enak dijejaki. “Tak ada masalah dengan rumput lapangan,” ujarnya.

Turkmenistan kontra Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, memanggungkan kampanye Pra-Olimpiade London 2012.

Menyinggung kekuatan lawan, asisten pelatih Shukurov Tofik berkomentar, “Kami tidak begitu khawatir dengan permainan Indonesia, meski pasti tuan rumah didukung suporter.”

Di luar faktor teknis, keramahtamahan tuan rumah dihargai manajer Begnepesov Saparnyyaz, “Kami dilayani cukup baik di Hotel Arayduta, tak ada kendala asupan makanan: persiapan berjalan dengan lancar.”

Diketahui, Turkmenistan telah melakukan aklimatisasi untuk beradaptasi dengan cuaca dengan menggelar kamp latihan di Thailand sejak 9-20 Februari lalu. Mereka rupanya serius menatap laga lawan Indonesia.

Ayo, Merahkan Jakabaring!


Karena disiarkan secara langsung laga Timnas versus Turkmenisan pada Pra Olimpiade di Stadion Gelora Jakabaring Rabu (23/2) dikhawatirkan sepi penonton. Untuk itu para pemain melalui asisten pelatih Wolfgang Pikal mengimbau agar masyarakat Palembang bisa datang langsung ke stadion.

SFC Mania


"Mari kita merahkan stadion. Dukung kami Palembang, ini laga penting dan berat bagi kita. Dukungan penonton adalah motivasi bagi kami," urai Pikal dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta Selasa (22/2).

Diungkapkan Pikal kondisi timnya sangat siap. Hanya Johan Juansyah yang mengalami cedera.
Menurut dia Turkmenistan adalah tim yang sangat. Bagaimana negara pecahan Rusia itu tampil bagus di Asian Games dengan mengalahkan Vietnam.

"Tantangan kita di lapangan adalah bagaimana meredem tiga pemain mereka yang tampil bagus ketika di Asian Games lalu," ujarnya.

Pikal menegaskan Riedl tidak akan bermain dengan bola-bola atas, tetapi lebih mengandalkan permainan sayap. Sebab dia tahu Turkmenistan sangat siap. Bahkan kondisi cuaca pun sudah mereka atasi dengan tinggal seminggu di Thailand. "Laga ini kami tetapkan mengandalkan formasi dasar 4-4-2," urai Pikal.

Hari Ini, Keputusan Pemain Yang Akan OUT


Sriwijaya FC bakal melakukan perombakan pemain pada paruh musim ini. Menurut Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu rencananya bakal mendepak dua pemain. Yakni, satu pemain asing dan satu pemain lokal.

SFC Mania


Saat dikonfirmasikan siapa pemain yang bakal didepak, anggota DPRD Banyuasin itu enggan menyebutkan namanya. “Besok (hari ini, red) kami akan umumkan siapa pemain yang bakal diganti. Kami masih bingung menentukan. Terlebih untuk pemain lokal,” ucap Hendri Zainuddin, kemarin (2/2).

Wajar, bila manajemen masih bingung menentukan siapa pemain lokal yang bakal didepak. Sebab, soal kualitas, pemain Sriwijaya merata. Baik pemain pelapis atau pemain inti.

Sementara untuk pemain asing, kemungkinan besar manajemen bakal mendepak Yong Jie-Mu. Ini melihat, Laskar Sriwijaya selalu menyeleksi pemain asing Asia. Terlebih adanya isu perekrutan pemain Persiba Balikpapan, Kim Yoong Hee.

Kim sendiri direkrut dengan status pinjaman dari Persiba Balikpapan. Jelas, dengan isu tersebut, Yong Jie-Mu tinggal menunggu eksekusi saja dari manajemen Sriwijaya FC.

Menurut Hendri, perombakan itu dilakukan demi mempertajam permainan Sriwijaya yang dinilai belum maksimal. Kelembekan Sriwijaya itu dibuktikan, dengan dua kali gagal memenuhi tagetnya.

Yakni, gagal tembus lima besar Indonesia Super League (ISL) pertengahan musim. Serta gagal melaju ke Liga Champion Asia (LCA) setelah tumbang 0-4 dari Al-Ain pada playoff LCA, (19/2) lalu. “Kami ingin juara di Super Liga, dan Piala Indonesia. Serta, mampu tembus semi final AFC Cup. Jadi, kami butuh pemain yang betul-betul berkualitas dan memberikan kontribusi besar untuk Sriwijaya FC,” pungkas pria asal Payaraman, Ogan Ilir (OI) itu.

Gunawan Dwi Cahyo Incar Starting Eleven


Optimisme tinggi sedang berkobar pada diri defender Sriwijaya FC, Gunawan Dwi Cahyo saat melawan Turkmenistan, (23/2) nanti. Mantan pemain Persik Kediri itu berharap mampu membawa kemenangan bagi Timnas Indonesia pada laga perdana Pra Olimpiade 2012 kali ini. “Setiap bertanding pasti saya ingin menang,” kata Gunawan saat ditemui di Hotel Aryadutha Palembang, kemarin (21/2).

SFC Mania


Gunawan melanjutkan, target ini demi mengharumkan nama Indonesia. Serta Sriwijaya FC yang telah menyumbangkan beberapa pemainnya ke Timnas Indonesia. “Apalagi, saat ini bermain di Palembang home base Sriwijaya FC. Jelas, bila menang, Sriwijaya juga turut bangga,” lanjutnya.

Nah, untuk memuluskan misinya, Gunawan sendiri berharap kepada pelatih Alfred Riedl memberikan kepercayaan kepadanya. Dengan memasukkan dirinya ke starting eleven pada pertandingan nanti.

“Yang pasti saya berharap bisa masuk lineup. Agar dipercaya pelatih saya sampai saat ini terus berlatihan keras agar bisa memenuhi ambisi itu,” lanjut mantan pemain PSIS Semarang itu.

Bila, masuk starting eleven, Gunawan yakin mampu bermain all out. Ini dibuktikan pada dua laga uji coba, mampu menjaga Timnas U-23 dari kekalahan. Yakni setelah ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya dan menang 4-1 dari Timnas Hong Kong U-23.

Apalagi, pada pertandingan perdana Pra Olimpiade 2012 nanti akan digelar di Palembang, yang notabenya kandangnya sendiri. Kondisi itu semakin menaikkan motivasi mantan pemain Persijap Jepara itu untuk tampil ngotot.

“Apalagi nanti akan didukung oleh suporter. Yang tak lain adalah supporter Sriwijaya FC. Pasti, bakal menjadi spirit tersendiri bagi saya untuk tampil maksimal,” ungkap anak dari pasangan Gunarto dan Siti Khotijah itu.

Target menang diusung lantaran laga kali ini merupakan debut pertama bagi Gunawan berkostum Timnas U-23. Jelas, dirinya tak ingin tampil memble pada pertandingan nanti. “Sejauh ini kerja sama dengan pemain lain tidak ada masalah. Mudah-mudahan dengan kekompakan itu, kami bisa memenangkan pertandingan nanti,” pungkasnya. (mg43)

Nama: Gunawan Dwi Cahyo
TTL: Jepara , 20 April 1989
Ibu: Siti Khotijah
Bapak: Gunarto
Karir Klub:
Diklat Salatiga (2004-2007)
Persijap Jepara (2007-2008)
PSIS Semarang (2008-2009)
Persik Kediri (2009-2010)
Sriwijaya FC (2010-sekarang)

Green Man Belajar Adaptasi Suhu


Tim nasional (timnas) Turkmenistan U-23 seperti tak mau kecolongan. Mereka telah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi saat bentrok dengan timnas Indonesia U-23 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring besok malam (23/2).
SFC Mania

Salah satunya dengan belajar beradaptasi dengan cuaca. Mengingat cuaca di Palembang jauh lebih panas bila dibandingkan dengan di Ashgabat (Ibukota Negara Turmenistan). Di Palembang saat ini bisa berkisar antara 30-33 derejat Celcius sedangkan di Ashgabat kini berada pada kisaran 0-5 derajat Celsius.

Karena pertandingan melawan timnas Indonesia U-23 bakal dilangsungkan malam pukul 19.00 WIB maka Green Men Yunior (sebutan Turkmenistan) memilih latihan malam hari selama berada di Palembang. “Kami belajar beradaptasi dengan suhu di Palembang saat ini beruntung pertandingan digelar malam hari sehingga cuaca tidak begitu panas,” kata Ilyas Minhairov defender timnas Turkmenistan U-23 kemarin, (21/2).

Tak hanya itu saja saat berlatih mereka juga engan memamerkan taktik dan strategi. Ya, latihan kemarin pagi di Stadion Bumi Sriwijaya Kampus dan Malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, tim yang lolos 16 besar Asian Games 2010 itu, hanya melakukan latihan ringan. Seperti jogging dan srecing tanpa harus melakukan games.
Bisa jadi hal tersebut dilakukan mereka lantaran sudah mendengar kabar bahwa pelatih timnas Indonesia U-23 Alfred Riedl telah mengirimkan Widodo C Putra sebagai mata-mata. Sebetulnya Widodo diutus untuk mengamati latihan timnas Turkmenistan dan merekam sesi latihan.

“Kami masih terlalu lelah sehingga hanya melakukan latihan ringan hari ini, (kemarin, red),” tukas dia.

Sementara itu, Andika salah satu Liaison Officer (LO) Turkmenistan mengaku telah melakukan komunikasi dengan beberapa pemain. Sebagian besar dari mereka adalan pemain yang memperkuat Turkmenistan pada Asian Games lalu salah satunya Ilyas Minhairov. Diakuinya para punggawa The Green Mans Yunior juga sempat sempat mencari informasi namun hanya sebatas prestasi.

“Dia tanya kenapa Indonesia tidak iktu ke Asian Games 2010 lalu. Kalau masalah permainan para pemain timnas Turkmenistan U-23 tidak banyak tanya,” ujar Andika.

Alfred Riedl Waspadai Kekuatan Turkmenistan


Timnas Indonesia U-23 sekitar pukul 13.15 WIB kemarin tiba di Hotel Aryaduta, Palembang.
SFC Mania

Kedatangan anak asuh Alfred Riedl ke Sumsel untuk menghadapi Timnas Turkmenistan U-23 dalam rangka Pra-Olimpiade 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang,Rabu (23/2). Riedl membawa 22 pemain, termasuk calon pemain naturalisasi RubenWuarbanaran yang belum memiliki paspor Indonesia.Meski main di kandang sendiri,Riedl tetap mewaspadai tim asal Eropa Timur itu karena dalam Asian Games, lalu Timnas Turkmenistan U-23 tampil baik dan sempat mengalahkan Timnas U-23 Vietnam dengan sekor telak 6-0. ”Tim lawan merupakan tim yang bagus.Kita tidak boleh lengah dan tetap waspada.Tim kita penuh, hanya Rahmat Latif dan Johan Yoga yang tidak ikut hari ini (kemarin).

Tetapi, pada Rabu nanti Johan tiba di Palembang untuk bergabung dengan rekan yang lain walaupun tidak main,” kata Riedl. Pola formasi permainan yang diterapkan pelatih asal Austria saat menghadapi Turkmenistan yakni 4-4-2. ”Pola tetap seperti biasa 4-4-2. Untuk perubahan kita lihat kondisi permainan di lapangan nanti.Biasanya pola bisa diubah saat pergantian pemain atau ada pemain yang cedera,” ungkapnya. Riedl menjelaskan,materi pemainnya cukupmenunjanguntuk memaksimalkan umpan crossing. Karena itu, dia tetap mengasah permainan bola-bola atas kepada anak asuhnya. ”Walaupun pemain lawan postur tubuhnya lebih tinggi, kita tetap mencoba memainkan umpan crossing.Kita memiliki pemain yang mempunyai kecepatan seperti Oktavianus Maniani,”tambahnya.

Sementara itu,Gunawan Dwi Cahyo berharap dirinya dapat diturunkan dalam tim inti saat melawan Turkmenistan.”Kebetulan saya merupakan pemain Sriwijaya FC. Jadi saya merasa enjoy saja, nantiditurunkanatautidakituterserah pelatih.Tetapi, saya berharap diturunkan karena selama dua kali uji coba,saya diturunkan pelatih,” imbuhnya. Adapun Yongki Aribowo menyatakan siap ditunjuk Riedl sebagai kapten Timnas Indonesia U-23. Diapunberharapdukunganpenuh masyarakat Palembang sebagai suporter di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring,Palembang. ”Untuk kapten tim terserah petunjukdaripelatih.Kalausaya siap saja jadi kapten dan yang terpenting sangat membutuhkan dukungan suporter,”katanya.

Yongki menegaskan tidak merasa tegang menghadapi Timnas Turkmenistan karena sudah menyiapkan strategi dan berlatih keras. ”Pelatih sudah punya strategi mengatasi permainan tim Turkmenistan. Kita pemain juga sering diskusi untuk bermain kompak saat di lapangan nanti. Mengenai ada perbedaan bahasa dengan pemain naturalisasi, itu tidak berpengaruh,” ujarnya. Mengenai strategi lawan,Yongki mengaku masih buta dengan kemampuan tim Turkmenistan.

“Permainan tim lawan kita belum tahu yang pasti mereka tim yang bagus.Semuanya kita serahkan ke pelatih dan kita ikuti arahan dari pelatih nanti,” kata pemain yang ikut membela Timnas senior di ajang Piala AFF 2010 ini.


Benahi Kekuatan Redam Safee Cs


Sriwijaya FC bersua Pelita Jaya di Putaran II Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Singa Perbangsa pada 5 Maret 2011. Budi Sudarsono dkk melawan The Young Guns julukan Pelita yang tampil dengan kekuatan baru yakni hadirnya bomber Timnas Malaysia Safee Sali.
SFC Mania

“Kita melawat ke kandang Pelita Jaya di laga perdana putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI),” jelas Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainudin, Senin (21/2).

Pelita membenahi skuadnya menghadapi putaran kedua dengan mendatangkan Safee Sali, serta beberapa nama baru yang kini masih dirahasiakan manajemen Pelita.

Dengan membenahi kekuatannya, Pelita menyerah 1-2 dari SFC di Stadion Gelora Jakabaring 9 Februari lalu dipastikan sangat bernafsu membalas kekalahan.

Menanggapi ini, Hendri menegaskan, SFC terus melakukan pembenahan termasuk mendatangkan beberapa nama baru berkualitas. SFC sudah merekrut gelandang jangkar Lim Joon Sik dan kini masih memburu pemain asing yang berposisi di gelandang.

Nama Kim Yong He, gelandang asal Korsel yang dilepas Persiba Balikpapan menjadi incaran. Namun, cederanya Rudi Widodo membuat manajemen berpikir untuk mencari seorang penyerang.

Beberapa nama lokal pun terus diincar seperti, Kornelis Geddy dan Siswanto juga dikabarkan sudah merapat.

“Khusus untuk Safee, kita memiliki pemain Timnas di SFC dan itu menjadi modal untuk meredam dia (Safee). Tetapi yang paling penting bagaimana kita mempersiapkan tim dan memperbaiki tim ini di putaran kedua,” urainya.

Pelatih Ivan Kolev mengaku khawatir, pemainnya kembali mengalami kelelahan karena SFC mengikuti tiga kompetisi yakni LSI, Asian Football Confederation (AFC) Cup dan Piala Indonesia (PI). Makanya, rekrutmen pemain disesuaikan dengan kebutuhan tim.

Kualitas yang tidak jauh berbeda antara pemain utama dan pelapis merupakan solusi. SFC akan kehilangan Dirga Lasut pada Maret ikut pelatnas SEA Games, kemudian Firman Utina, M Ridwan, dan Rudi Widodo yang cedera sehingga harus istirahat lama.

“Jadwal sangat padat, kami menjalani pertandingan berat ke kandang Pelita 5 Maret, dan Semen Padang 8 Maret, setelah sebelumnya melewati pertandingan di AFC Cup 1 Maret,” urainya.
Mudik

Sementara itu informasi terakhir skuad SFC diliburkan selama empat hari. Semua pemain dari luar Palembang kecuali Ferry Rotinsulu memilih pulang kampung. Sementara itu kapten Tim Keith Kayamba Gumbs liburan ke Australia bersama istri-anaknya Laurencia dan Nayaka.

“Pemain diliburkan hingga Rabu sore. Khusus untuk Kayamba, Ardiles dan Dirga Lasut meminta waktu hingga Kamis sore,” urai Hendri. (ndr)

Jadwal Laga Putaran II SFC
1. 5 Maret Pelita Jaya vs SFC
2. 8 Maret Semen Padang vs SFC
3. 20 Maret SFC vs Persiwa
4. 23 Maret SFC vs Persipura
5. 27 Maret Arema vs SFC
6. 9 April SFC vs Persisam
7. 16 April SFC vs Bontang
8. 22 April Persib vs SFC
9. 25 Mei SFC vs Persija
10.1 Juni SFC vs PSPS
11.5 Juni Persiba vs SFC
12.11 Juni Persijap vs SFC
13.16 Juni SFC vs Deltras
14.19 SFC vs Persela

Senin, 21 Februari 2011

AFC Cup Sriwijaya FC Masuk Empat Besar


Setelah gagal menembus Liga Champion Asia dan kembali berlaga di AFC Cup tak membuat Sriwijaya FC patah arang. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu, justru punya misi besar pada kompetisi antar klub kasta kedua di kawasan Asia tersebut.

SFC Mania


Tak tangung-tangung Presiden Sriwijaya FC H Dodi Reza Alex menargetkan pada Farry Rotinsulu dkk masuk big four atau semi final. Target tersebut terbilang tinggi mengingat pada musim lalu mereka hanya mampu lolos sampai 16 besar. ”Kami telah belajar banyak dari musim sebelumya. Mudah-mudahan tahun ini bisa mendapat prestasi lebih baik lagi,” kata pria yang kini lebih akrab disapa DRA itu kemarin, ( 20/2).

Ya, pada musim 2009 tim yang berhome base di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring itu, hanya sebatas penyisihan grup LCA. Di musim 2010 mereka gagal menembus LCA lantaran kalah 0-3 dari Singapore Armed Forces FC Warriors (Singapura) pada playoff dan terlempar di AFC Cup.

Namun, tim Bumi Sriwijaya justru berhasil di AFC Cup. Mereka mampu menembus babak 16 besar sebelum dikalahkan Thai Port 1-4 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (12/5) lalu. ”Tahun pertama kami di AFC Cup berhasil menembus babak 16 besar. Dengan begitu bukan suatu hal yang mustahil bila pada tahun kedua kami bisa menembus semi final,” tambah dia.

Untuk memuluskan ambisinya Anggota DPR RI itu, tidak main-main. Dia berencana untuk mendatangkan sederetan pemain bintang dan menambahkan pemain asing yang benar-benar berkualitas. “Kami sudah gengam nama-nama pemain tersebut. Nanti kalau sudah resmi baru kami umumkan ke masyarakat lewat media,” tambah putra sulung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin itu.

Belekangan ini, sederetan bintang tim nasional (timnas) sudah masuk radar manajemen Sriwijaya FC. Diantaranya duo Persib Bandung Eka Ramdani dan Siswanto, serta Titus Bonay dari Bontang FC. Selain itu juga ada nama-nama pemain asing asal Asia diantaranya De Jong dari Filipina. “Dengan tambahan tiga sampai empat pemain berkualitas kami optimis Sriwijaya bisa meraih prestasi lebih baik ditingkat internasional,” tandas dia. (mg42)

AFC Cup Grup F
1 Sriwijaya FC (Indonesia)
2 Song Lam Nghean (Vietnam)
3 TSW Pegasus (Hongkong)
4 V.B.Sport (Maladewa)

Jadwal AFC Cup Grup F
1 Maret 2011: Sriwijaya FC v VB Sport di Stadion Gelora Sriwijaya
15 Maret 2011: Pegasus Hongkong v Sriwijaya FC di Tseung Kwan O Hongkong
13 April 2011: Sriwijaya FC v Song Nghean di Stadion Gelora Sriwijaya
26 April 2011: Song Lam Nghe An Vinh di stadion Vinh
4 Mei 2011: VB v Sriwijaya FC di National Stadium, Male
11 May 2011: Sriwijaya FC v Pegasus di Stadion Gelora Sriwijaya

Kim Yoong Hee Merapat ke Sriwijaya FC


Nasib gelandang Yong Jie-Mu untuk bertahan di Sriwijaya tinggal menunggu waktu. Menyusul, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) bakal merekrut pemain asal Korsel, Kim Yoong Hee.Merapatnya Kim ke Sriwijaya diungkapkan langsung oleh Sekretaris Umum Persiba, Irfan Taufik S.Ag . Meski tidak gamblang, Irfan menungkapkan Kim bakal dipinjamkan ke Sriwijaya FC. “Kemungkinan Kim Yong Hee kita lepas ke Sriwijaya FC,” singkatnya.Menurut Irfan, manajemen Sriwijaya sebelumnya memang pernah mengatakan ketertarikannya kepada Kim. Lantaran Kim memiliki tendang-tendangan set piece yang mematikan.
SFC Mania

Pelepasan pemain berkepala plontos itu lantaran Persiba merekrut pemain Timnas Filipina, Jason De Jong. Yang juga merupakan pemain asing yang tak lolos seleksi di Sriwijaya FC.Kim sendiri merupakan gelandang yang hampir dua musim memperkuat Persiba. Tapi, karena dinilai minim kontribusi pada paruh musim ini, Kim akhirnya dilepas bersama empat pemain lokal Persiba lainnya.Dengan pelepasan itu, pihak manajemen Persiba sendiri rencananya akan mengeluarkan surat keputusan (SK) pelepasan. “Kemungkinan besok (hari ini.Red) SK pemain yang akan kami lepas khususnya pemain lokal segera kami keluarkan,” imbuhnya.Jelas, dengan perekrutan Kim Yong Hee, posisi Yong Jie-Mu tinggal menunggu eksekusi. Sebab, kuota pemain asing Asia Sriwijaya saat ini sudah penuh. Tidak mungkin, Laskar Wong Kito bakal mendepak Lim Jun-Sik.

Sebab, Lim sendiri baru direkrut untuk persiapan putaran kedua nanti.Terlebih, sepanjang musim ini, Yong Jie-Mu belum pernah diturunkan hingga fulltime. Jelas, ini menjadi tolak ukur bagi manajemen untuk mendepak pemain asal China itu. Tapi, saat dikonfirmasikan soal perekrutan Kim Yong Hee, Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, enggan berkomentar. “Kalau soal itu nocomment dulu. Besok (Hari ini Red) akan kami umumkan,” ungkap anggota DPRD Banyuasin itu.

Minggu, 20 Februari 2011

Riedl Tinggal Tentukan Dua Pemain Inti


Tinggal dua tempat di tim inti kesebelasan nasional Indonesia Pra-Olimpade yang tersisa jelang leg pertama melawan Turkmenistan, Rabu 23 Februari 2011.

SFC Mania


Pelatih Alfred Riedl mulai ada bayangan mengenai tim yang akan diturunkannya saat melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Pelatih 61 tahun itu mengaku sudah menemukan 90 persen pemain intinya untuk menghadapi Turkmenistan.

"Saya belum menentukan 11 pemain. Tapi, kami sudah punya sembilan pemain yang sudah pasti masuk tim inti. Dua pemain lagi masih belum pasti. Kami masih punya waktu tiga hari, tidak perlu menentukan tim saat ini. Itu tidak masuk akal," ujar Riedl usai latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Minggu 20 Februari 2011.

Riedl mengaku anak asuhnya telah siap menghadapi Turkmenistan meski Kurnia Meiga dan kawan-kawan masih buta kekuatan tim berjuluk The Green Man tersebut.

"Kondisi tim baik, tidak ada yang cedera. Hanya Johan Yoga yang punya sedikit masalah, tapi dia bisa bermain Rabu. Tim terlihat bagus, tapi kami tidak tahu lawan akan seperti apa, jadi kami belum tahu apa yang akan terjadi Rabu nanti," kilah Riedl.

Satu pemain dipastikan Riedl tidak akan tampil pada pertandingan Rabu nanti, yakni Rachmat Latif. Bek Sriwijaya FC tersebut harus menjalani operasi gigi dan baru akan bergabung dengan tim di Palembang.

"Kami punya satu pemain out, Rachmat. Kami akan bertemu dengannya besok (di Palembang), karena dia dari Sriwijaya. Tapi, dia mungkin tidak akan bermain Rabu, karena saya sudah tidak bertemu dengannya 10 hari," ucap Riedl.

Riedl menampilkan susunan tim yang kemungkinan besar akan menjadi tim inti saat melakukan game di latihan pagi tadi. Tim tersebut terdiri atas Yongki Aribowo dan Rishadi Fauzi di lini depan.

Lini tengah diisi Egi Melgiansyah, Hendro Siswanto, Oktovianus Maniani, dan Deni Santoso. Sementara itu, kuartet pertahanan ditempati Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, dan Ahmad Farizi.