Ambisi Lolos Tanpa Penalti

Selain faktor kelelahan, Sriwijaya FC bermain tanpa tiga pilar utama saat meladeni Al Ain di babak penentuan play off partai kedua Liga Champions Asia (LCA) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (19/2).

SFC Mania


Namun Keith Kayamba Gumbs cs optimis mampu bermain powerfull bahkan hingga menit 120 (waktu normal 90 menit), sama ketika menyingkirkan Muangthong United 12 Februari lalu. Bahkan pelatih Ivan Kolev berkeyakinan bahwa anak asuhnya akan menang tanpa adu penalti.

SFC kehilangan pemain pilarnya yakni, Oktovianus Maniani yang masuk Timnas, Firman Utina dan M Ridwan yang cedera parah. Tetapi skuad ideal yang berhasil melibas, Muangthong melalui adu penalti 9-8 setelah bermain seri 2-2 lewat perpanjangan waktu, bisa diturunkan kembali menghadapi Al Ain.

Kolev mengusung kekuatan lini serang dengan formasi 4-3-3. Barisan pertahanan didukung para algojo tangguh seperti kiper Ferry Rotinsulu, bek Supardi, Claudiano Alves dos Santos (atau Bobby Satria), Thierry Gathuessi, dan Ahmad Jufriyanto. Ponaryo Astaman tampil sebagai jenderal lapangan dengan bersama Mahyadi Panggabean, dan Dirga Lasut. Sedangkan penggedor barisan pertahanan lawan, Kolev mengandalkan Arif Suyono (Rendy Siregar), Gumbs, Rudi Widodo atau Budi Sudarsono.

Tak Mudah Kapten Gumbs mengaku siap seratus persen bermain saat menghadapi Al-Ain. Hanya saja tidak mudah menghadapi klub asal Uni Emirat Arab (UEA) itu. Sebagai klub yang berpengalaman di ajang Asia tim tamu pasti bermain ngotot. “Kami akan berupaya bermain maksimal dan memenangkan laga ini,” urai Gumbs.

Gumbs tampil cemerlang pada play off pertama, tetapi dibalik itu ada kejadian unik. Ketika itu, Gumbs diturunkan sebagai cadangan dan baru bermain setelah 35 menit pertandingan berjalan. Para pendukung pun bertanya-tanya apakah ini merupakan sebuah strategi? Usut punya usut, ternyata ada yang salah dengan penulisan pada nama punggung pada jersey Kayamba.

Semestinya tertulis nama Keith di atas nomor 17 itu seperti ketika didaftarkan di LCA. Nyatanya ia kerap menggunakan nama Gumbs dalam setiap laga di Liga Super Indonesia (LSI), maka jersey dengan nama Keith lupa dipesankan, akibatnya, pihak manajemen berangkat ke pasar Cinde dan membordir nama Keith di atas nama Gumbs. Kayamba pun masuk dengan status pengganti Rudi Widodo.

Masuknya Gumbs berpengaruh kepada permainan. Kematangan ditunjukkannya dengan tidak kehilangan sentuhannya. Ia pun mampu mencetak gol sekaligus mengantarkan SFC meraih kemenangan. Meski membawa berkah, Gumbs secara jujur tidak ingin peristiwa itu terulang.

“Kita tidak tahu apa yang terjadi nanti, tetapi saya dan tim siap seratus persen dan berjuang keras selama 90 menit bahkan 120 menit untuk lolos ke LCA,” ujar Kayamba, Jumat (18/2).

SFC memang tidak diperkuat sejumlah pemain pilarnya. Sementara kondisi bek andalan Sriwijaya FC Cualdiano Alves dos Santos belum fit seratus persen pasca mengalami cedera lawan Persijap Jepara, Rabu (16/2). Menanggapi ini pelatih Ivan Kolev tidak terlalu khawatir karena dia masih memiliki banyak stok pemain.

“Selain Diano kita sudah kehilangan M Ridwan dan Firman Utina, keduanya akan absen dalam waktu yang cukup lama,” kata Ivan Kolev.

Menurut dia, kondisi cedera Diano cukup serius karena kondisi otot kaki kirinya semakin memburuk dengan cedera yang didapatkan saat menghadapi Pelita.”Tetapi saya akan carikan solusinya,” jelas Kolev.

Seperti diketahui, meski Diano absen, SFC masih memiliki pemain pelapis sepadan seperti Bobby Satria dan Ahmad Jufriyanto. Ketika disoal apakah timnya siap seperti menghadapi Muangthong hingga adu penalti. Pelatih asal Bulgaria ini menegaskan dia siap dengan kondisi apapun. Meski kejadian lawan Muanthong di luar kehendaknya. “Tetapi kami siap bertarung demi kemenangan,” jelasnya.

Waspadai Gumbs-Ferry Sementara itu Al Ain siap tempur. Standar fasilitas yang dimiliki Al Ain FC layaknya klub-klub elite Eropa seperti Barcelona ataupun Manchester United. Klub yang bermarkas di kota Al Ain ini pun berangkat menggunakan pesawat milik klub dan koki pribadi.

“Dengan fasilitas ini kami akan bermain sebaik mungkin,” ujar pelatih Al, Ain Alexander Gallo.

Menurut Gallo, dia sangat respek dengan SFC sebagai tim kuat dan memiliki permainan cepat. Tetapi mereka akan memberikan permain terbaik demi target ke LCA.”Kami sudah mempersiapkan semuanya,” urai Gallo.

Alex menambahkan, membawa 21 pemain dengan dua pemain asing yakni Ellis (Brazil) dan Ibrahima Keita (Afrika Selatan). Mereka pun sudah mempelajari pertandingan SFC melawan Muanthong United. Dua pemain Keith Kayamba Gumbs dan Ferry Rotinsulu patut diwaspadai.”Dia (Gumbs) pemain yang kuat dan cepat, sementara kipernya (Ferry) tampil baik lawan Muangthong,” urai Alex.

Liaison Officer, Taufik HD yang mendampingi tim asal Uni Emirat Arab mengatakan, pesawat yang ditumpangi pemain disetting seperti ruangan hotel lengkap dengan loby dan fasilitas lainnya. Klub ini pun membawa bekal termasuk sembako.

”Semuanya mulai dari minuman, gula dan fasilitas lainnya berlabel Al Ain, bahkan koki juga dibawa,” urai Taufik.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments