• Arema FC Buta Kekuatan Cerezo Osaka

    Awal Maret mendatang Arema Indonesia sudah berjibaku di Liga Champion Asia (LCA). Kendati kurang beberapa minggu lagi, tim berjuluk Singo Edan masih kesulitan mendapatkan rekaman kekuatan lawan, terutama Cerezo Osaka yang dihadapi di laga perdana.
    SFC Mania

    Hingga kini Pelatih Arema FC Miroslav Janu masih terus berupaya mendapatkan informasi akurat soal lawan yang akan dihadapi. Sebisa mungkin, dirinya sudah bisa menerapkan strategi yang pas dengan kekuatan lawan, sehingga efektif di lapangan.

    Bertanding di LCA, Arema tidak bisa mengobral optimisme seperti di liga domestik. Sebab lawan yang bakal dihadapi mempunyai level di atas klub-klub Indonesia. Itu sudah diakui sendiri oleh Miro. Apalagi laga perdana akan dimainkan di Nagai Stadium, Osaka, Jepang.

    “Jepang berada jauh di atas Indonesia, baik secara kualitas tim maupun kualitas kompetisi. Semua paham itu. Jadi pertandingan nanti memang sangat berat, apalagi saya juga belum ada rekaman kekuatan Cerezo,” ungkap mantan pelatih Salvia Praha Junior ini.

    Sejak hasil drawing LCA diumumkan, Miro berusaha mencari rekaman penampilan tim yang sekota dengan Gamba Osaka itu. Sayang dirinya belum juga menemukan rekaman, sehingga masih penasaran dengan kekuatan yang bakal dihadapi.

    Yang pasti, Cerezo Osaka bukanlah tim sembarangan kendati namanya belum setenar Gamba Osaka. Langkah mereka hingga masuk LCA, sekilas menjadi gambaran bahwa mereka bisa menjadi mimpi buruk bagi Roman Chmelo dan kawan-kawan.

    Dalam kondisi tak diunggulkan, Miro berupaya menciptakan kondisi rileks di timnya alias tanpa beban. Ia tak ingin pemainnya membawa beban terlalu berat. “Kita enjoy saja. Tidak ada tekanan berat, karena kita memang tidak menargetkan apa-apa,” sambung Miro.

    Ya, sejak menangani Arema FC awal musim ini, Miro sudah mewanti-wanti pihak manajemen Arema maupun Aremania agar jangan sekali-kali berharap banyak di LCA. Kekuatan yang dimiliki tim Indonesia belum ada apa-apanya dibanding tim asal Jepang, Korea Selatan maupun China.

    Jangankan berharap juara, untuk lolos fase penyisihan grup saja menurutnya sangat sulit. Selain kualitas pemain yang levelnya berbeda, kekuatan finansial disebutnya juga berpengaruh pada performa tim. Miro pernah merasakan pada 2007 saat Arema juga berlaga di LCA.

    “Kekuatan finansial yang terbatas membuat kita tak bisa tinggal lebih lama di negara lain. Kita datang, istirahat sebentar, kemudian bermain. Dengan kondisi begitu, sulit untuk berharap kondisi pemain fit,” jelas mantan pelatih yang mengawali karirnya di Indonesia bersama PSM Makassar.

    Pengalaman bersama Arema di LCA 2007 memberikan pembelajaran kepada Miro betapa beratnya peluang klub Indonesia, seberapa pun lengkapnya kekuatan tim tersebut. Oleh karena itulah dirinya tak berbicara target di kompetisi level atas klub se-Asia ini.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com