Dibungkam Al Ain, SFC Menuju Piala AFC CUP

Ambisi Sriwijaya FC (SFC) meneruskan tren positif di play-off Liga Champions Asia (LCA) 2011 pupus.

Pada final babak ini, Laskar Wong Kito dibungkam klub kaya asal Uni Emirat Arab (UEA), Al Ain empat gol tanpa balas. Empat gol The Boss, julukan Al Ain, pada laga di Stadion Gelora Sriwijaya (SGS) Jakabaring, Palembang, disumbangkan dua pemain. Ya, Omar Abdulrahman dan Elias Riberio mencetak masing-masing dua gol ke jala SFC yang dikawal Ferry Rotinsulu. Omar mencetak gol pada menit ke-10 dan 49. Gol kedua pemain ini melalui titik putih. Sementara Elias menyumbang gol pada menit ke-46 dan 52. Untuk Elias, gol pertamanya dijaringkan melalui sepakan 12 pas.

SFC Mania


Pada laga ini, meskipun kalah telak, semangat dan determinasi para pemain Laskar Wong Kito sepanjang pertandingan patut diacungkan jempol. Keith ’Kayamba’ Gumbs dkk pantang menyerah dan terus mencoba memberikan perlawanan, meski kualitas dan komposisi pemain Al Ain yang lebih baik dari SFC. SFC memiliki peluang terbaik melalui tendangan bebas Kayamba pada menit ke- 38, yang membentur tiang gawang. Lalu, pada menit ke-68, sepakan pemain 37 tahun itu sedikit melebar di atas gawang Al Ain. Ponaryo Astaman pada menit ke-40 juga memiliki peluang bagus, tapi tendangannya melebar di sisi kanan gawang Dawoud Sulaiman.

Pelatih Ivan Venkov Kolev mengungkapkan, ada beberapa hal yang membuat SFC harus mengakui kekalahan terbesar di kandang musim ini. Dari segi kualitas dan level, Al Ain diakuinya berada di atas SFC. Sebab, klub milik keluarga Kerajaan Abu Dhabi ini sudah sejajar dengan tim-tim besar di kawasan Asia. ”Kondisi ini membuat segalanya menjadi sulit, terutama di sektor pertahanan. Para pemain kami belum terbiasa menghadapi tim yang bermain sangat cepat dan di Indonesia tidak ada yang seperti ini. Kalaupun ada, mungkin hanya Persipura (Jayapura), tim di Indonesia yang biasa bermain seperti itu,” kata Kolev.

Setelah tertinggal 0-1, para pemain SFC mencoba untuk mengimbangi permainan cepat Al Ain dan sempat menghasilkan sejumlah peluang. Namun, peluang itu belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para penyerang SFC yang diisi Kayamba dan Budi Sudarsono. ”Secara mental, pemain kami sudah baik. Hanya, cepatnya pergerakan empat striker yang dimiliki Al Ain yang selalu bergerak sehingga sangat sulit untuk diantisipasi,” tutur Kolev. Hasil ini membuat SFC musim 2011 hanya akan bermain di kompetisi kelas dua Asia, Piala AFC. Pada Piala AFC, peluang SFC untuk prestasi lebih bagus terbuka.

Laskar Wong Kito bakal gabung di Grup F bersama klub asal Maladewa VB Sport, Song Lam Nghe An (Vietnam), serta TSW Pegasus (Hong Kong). Dari Al Ain, Pelatih Alexandre Gallo menyatakan, kemenangan klubnya membuktikan jika taktik dan strategi yang diterapkannya berhasil meredam agresivitas pemain SFC.
Jadwal Perandingan AFC CUP Sriwijaya FC

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments