• Jangan Berharap Banyak Di Laga Perdana

    Timnas Indonesia akan menjamu Turkmenistan dalam laga perdana Pra-Olimpiade 2012 London pada 23 Februari nanti di Palembang. Artinya, Oktovianus Maniani dkk hanya punya waktu sekitar dua pekan untuk persiapkan diri. Bukan optimisme yang muncul dari benak Alfred Riedl, malah nada pesimistis yang meluncur dari mulut arsitek Timnas Indonesia tersebut.
    SFC Mania

    "Tim ini banyak kelemahan tapi juga kelebihan. Kami tak mengharap banyak dari mereka karena bahkan mereka juga tidak memiliki posisi pasti di klub," ujar Riedl usai pimpin latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, kemarin (2/2).

    Dari 24 pemain yang ikut training center (TC), hanya Titus Bonai (Persipura), Oktovianus Maniani (Sriwiajaya FC), Egi Melgiansyah (Pelita Jayua), Engel Berth Sani (Pelita Jaya), Yongky Aribowo (Arema), Hendro Siswanto (Persela), Safri Umri (Persiraja), Kurnia Meiga (Arema), Burhanudin Nihe (Persigo Gorontalo), dan Rishadi Fauzi (Persita Tangerang) yang selalu jadi andalan di klub masing-masing. Sisanya berstatus cadangan main bahkan pelengkap. Misal, David Laly (Persipura), Ramdhani Lestaluhu (Persija), Rahmat Latif (Sriwijaya FC), Andri Tany (Persija), dan Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC).

    Tak hanya jam terbang yang menjadi masalah Pasukan Garuda Junior. Waktu persiapan juga dianggap mepet. Efektif, Riedl hanya memiliki waktu sebulan untuk membentuk tim. Sekalipun, proses seleksi telah dilakukan sejak 7 Januari. "Waktu persiapan memang gak cukup untuk pertandingan pertama. Tapi mereka bisa diandalkan di masa depan. Banyak dari mereka yang akan pergi ke Austria untuk TC SEA Games," tukasnya. "Sampai kini persiapan baru sekitar 63 persen," jelasnya.

    Untuk menutup kekurangan tim, Riedl mempersenjatai anak asuhnya dengan eksekusi bola mati. Set piece terus diasah di setiap latihan hingga kemarin pagi (2/2). Di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, eks pelatih Timnas Palestina itu meminta Engel Berth Sani memberi umpan dengan kaki kiri dari luar kotak penalti sebelah kanan. Pandangannya dihalangi pagar hidup.

    Sebelum melakukan eksekusi, Riedl menata posisi pemain. Mulai dari si penendang hingga pagar hidup dan penerima umpan yang berada di mulut gawang. "Set play sangat penting dalam sebuah pertandingan. Saya tidak bicara statistik tapi dari empat gol yang tercipta satu di antaranya bisa dari set play. Jadi jika diprsentase sekitar 25 sampai 30 persen," ungkapnya.

    Riedl akan mencoba perkembangan anak asuhnya ketika jajal kekuatan Pelita Jaya U-21 Sabtu nanti (5/2). Pertandingan akan dijalankan 4 x 30 menit. Dua hari kemudian Pasukan Garuda bertolak ke Hong Kong untuk melakukan uji coba melawan Timnas Hong Kong U-23 pada 9 dan 12 Februari.

  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com