Lawan Pelita Jaya Tanpa Beberapa Pilar Utama

Kemenangan telak 5-0 atas Semen Padang, kemarin (6/2) harus dibayar mahal oleh Sriwijaya FC. Pasalnya, tim juara double winner 2007 itu harus memarkir beberapa pemain terbaik saat menjamu Pelita Jaya (9/2) nanti. Seperti, Keith Kayamba Gums, Claudiano Alves Do Santos, Thierry Gathuessi ,dan Budi Sudarsono.
SFC Mania

“Keberapa pemain kami tak bisa diturunkan. Mereka terancam tak bisa turun karena kondisinya tak maksimal,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, saat konferensi pers kemarin (6/2).

Kapten tim, Keith Kayamba Gumbs sendiri harus absen pada laga selanjutnya lantaran mendapat akumulasi kartu kuning. Pemain kelahiran St. Kitts and Nevis, 11 September 1972 ini sebelumnya mendapat kartu saat melawan Bontang FC (19/1) lalu.

Sedangkan tiga pemain lainnya, terancam diparkir lantaran mengalami cedera. Claudiano Alves Do Santos sendiri tak bisa melanjutkan pertandingan lantaran mengalami cedera paha.

Pemain asal Brasil itu harus ditarik keluar pada menit ke-82 dan digantikan defender muda, Boby Satria. Sedangkan Thierry Gathuessi masih berkutat dengan cedera engkel lamanya. Thierry sendiri ditarik keluar pada menit ke-68 digantikan Ahmad Jufriyanto. Sedangkan Budi Sudarsono mengalami masalah pada engkelnya. “Peluang untuk turun masih 40 persen bagi mereka yang cedera,” lanjutnya.

Jelas, absenya beberapa pilar terbaik ini bakal menjadi ancaman bagi Sriwijaya. Sebab, empat pemain itu merupakan roh di posisinya masing-masing. Seperti, Keith Kayamba Gumbs dan Budi Sudarsono merupakan mesin gol Sriwijaya.

Praktis, dengan kondisi ini Sriwijaya bakal krisis striker. Terlebih, penyerang Arif Suyono masih bergelut dengan cederanya. Praktis, Laskar Sriwijaya hanya menyisakan Rudi Widodo dan Korinus Fringkeuw.

Begitu juga untuk lini pertahanan. Bakal absenya duo pemain asing itu bakal menjadi ancaman Sriwijaya. Sebab, tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu tinggal meyisakan defender pelapis. Sekelas, Boby Satria dan Ahmad Jufriyanto.

“Mudah-mudahan cedera mereka segera sembuh. Dan bisa bermain pada pertandingan lanjutan nanti,” pungkas pelatih kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 itu.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments