• Nurdin Bertahan, Pesimistis Ada Perubahan

    Hasil verifikasi calon Ketua Umum PSSI yang memunculkan nama Nurdin Halid dan Nirwan Bakri, disambut prihatin bebebapa insan bola. Salah satunya Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia Saleh Ismail Mukadar.

    SFC Mania


    Dihubungi di Surabaya, ia sangat pesimistis ada perubahan di persepakbolaan Indonesia jika kedua orang itu yang akhirnya kembali memimpin PSSI. Pasalnya, Nurdin dan Nirwan yang selama ini berpasangan dinilai tidak becus memperbaiki sepakbola tanah air.

    “Jujur saya sangat prihatin dan entah bagaimana nasib sepakbola Indonesia. Semua orang paham dan tahu bahwa perlu ada perubahan dalam sistem pengembangan sepakbola kita. Tapi kenyataannya hanya orang-orang itu saja yang muncul,” kata Saleh.

    Diakuinya, sempat muncul harapan dengan mencuatnya dua nama baru di bursa pencalonan Ketua Umum PSSI yakni George Toisutta dan Arifin Panigoro. Namun juga sempat diprediksi peluang dua orang ini sangat kecil mengingat mereka di luar lingkaran PSSI.

    Saleh juga paham peluang keduanya sangat kecil karena di PSSI sendiri diisi orang-orang yang tak ingin posisinya tergeser. Mudah dilogika, jika Ketua Umum berganti, maka dipastikan ada regenerasi di tubuh PSSI, seperti yang diungkapkan sendiri oleh George kepada media.

    “Itulah yang tidak dimaui orang-orang PSSI sekarang. Mereka ingin tetap menduduki jabatannya sampai mati. Saya semula sudah yakin mereka akan melakukan segala cara untuk membendung tokoh-tokoh baru yang mempunyai tujuan bagus untuk memperbaiki PSSI,” cetus anggota DPRD Jawa Timur ini.

    Saleh sendiri sebenarnya tak menyebut salah satu tokoh yang didukungnya, kendati ia dekat dengan Arifin Panigoro dan sama-sama menggagas Liga Primer Indonesia (LPI). Ia lebih suka netral namun berpihak kepada tokoh baru yang mempunyai semangat perubahan di sepakbola Indonesia.

    Selain Saleh, tokoh yang juga tak kaget dengan hasil verifikasi adalah manajer Persibo Taufik Risnendar. Ia mengakui tokoh di luar PSSI bakal sulit mendongkel dengan incumbent, apalagi yang telah mempunyai jaringan kuat seperti Nurdin Halid.

    Sejak semula Taufik sudah memperkirakan George dan Arifin bakal membentur batu besar. Itu disebabkan orang-orang PSSI yang ada sekarang sudah merasa mapan dan aman dengan kepemimpinan Nurdin Halid, sehingga takut akan ada perubahan sekaligus hilangnya kedudukan.

    Namun untuk ke depannya, Taufik masih memilih wait and see. “Mungkin banyak khalayak bola yang tak puas atau tak nyaman dengan hasil verifikasi. Tapi kita lihat dulu saja perkembangannya. Yang jelas kita semua tetap menginginkan ada perubahan,” tukas Taufik.

    Dari Jawa Timur bagian selatan, Media Officer Arema Sudarmaji belum mengeluarkan sikap klubnya. Ia hanya mengatakan Arema tetap berharap PSSI bisa membawa perubahan sepakbola ke arah yang lebih baik, terlepas dari siapa tokoh yang menduduki posisi Ketua Umum.

    “Seperti komitmen awal, Arema memilih untuk bersikap bijak terkait perubahan sepakbola di Indonesia. Arema dan Aremania sangat mendukung adanya perbaikan tanpa memihak satu tokoh tertentu,” katanya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com