• SFC Optimis Manpu Menjinakkan Muangthong United

    Sriwijaya FC (Indonesia) dalam kondisi tidak menentu saat jamu Muangthong United (Thailand) pada laga perdana playoff Liga Champions Asia (LCA) 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, sore ini (12/1). Sebab, pada pertandingan yang rencana akan disiarkan langsung RCTI, pukul 15.00 WIB ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito terancam tanpa diperkuat sembilan pemain utama.

    SFC Mania


    Sebut saja Oktovianus Maniani dan Gunawan Dwi Cahyo ikut Pelatnas Pra-Olimpiade 2012. Kemudian Korinus Fingkrew serta Rachmat Latief yang tidak terdaftar. Ditambah lagi, Firman Utina, M Ridwan, Claudiano Alves dos Santos, Thierry Gathuesi, Budi Sudarsono dan Rendy Siregar masih bermasalah dengan kebugaran tubuh.

    “Kondisi tim tidak sedang dalam kondisi baik. Mengingat kami bakal kehilangan sekitar sembilan pemain utama,” kata head coach Sriwijaya Ivan Venkov Kolev saat jumpar pers di RJ's Sport Cafe Hotel Aryaduta Palembang kemarin, (11/2). “Kami berharap ada progress membaik sehingga pemain cedera bisa cepat sembuh dan dapat diturunkan,” lanjutnya.

    Meskipun dalam kondisi compang camping, pria Sofia Bulgaria itu, tetap tidak patah arang. Dia tetap optimistis mampu memberi perlawanan dan meraih hasil maksimal. “Kami yakin skuad yang ada saat ini tetap yang terbaik. Kami tetap harus berusaha keras untuk meraih kemenangan,” tambah dia.

    Mantan pelatih Timnas Indonesia ini, tidak menampik jika butuh sosok pemain berpengalaman dengan level internasional untuk hadapi laga krusial tersebut. Mengingat, calon lawan bukan tim sembarangan. Alasannya, The Twin Qilins (sebutan Muangthong) diperkuat oleh sembilan pemain Timnas Thailand. Di antaranya, Datsakorn Thonglao dan Teerasil Dangda.

    Selain itu juga diperkuat oleh pemain impor yang terbilang top dengan jam terbang Eropa. Sebut saja Toni Callio dan Zesh Rehman. Keduanya sempat memperkuat tim-tim terkenal di Inggris. Ya, Toni seorang defender pernah memperkuat Fulham dan Sheffield United. Pemilik tinggi 194 cm itu, juga sudah 49 kali tampil memperkuat Timnas Finlandia.

    Sedangkan Zesh Rehman sudah malang melintang di negeri Ratu Elizabeth itu. Fulham, Blackpool, dan Bradford City adalah sebagian nama-nama klub yang pernah disinggahi pemain naturalisasi Pakistan asal Inggris tersebut. Bahkan pemain yang berposisi sebagai center defender itu, selalu masuk skuad timnas Inggris junior sejak usia 16-20 tahun sebelum pindah paspor Pakistan 2005 lalu.

    “Karena itu kami butuh pengalaman Okto, Ridwan, Budi dan Thierry dan Diano. Saya sangat berharap Badan Tim Nasional (BTN) bisa izinkan Okto. Mengingat ini tidak hanya demi nama Sriwijaya, atau Sumsel semata namun juga demi gensi sebuah negara Indonesia,” gerutu pelatih asing yang sudah mahir bahasa Indonesia itu.

    Untuk kekuatan calon lawan Kolev mengaku tak banyak mengetahui apalagi sebelumnya belum pernah bertemu dan komposisi pemain sama-sama banyak mengalami perubahan. Bukan karena itu saja, pihaknya juga lebih fokus melihat perkembangan kondisi tim. Pria Kelahiran 14 Juli 1957 itu, mengaku lebih penting siapkan tim dengan matang dari pada mencermati atau mempelajari kekuatan tim lawan.

    “Kami belum tahu sama sekali pemain-pemain Muangthong, termasuk juga permainannya yang katanya diperkuat oleh banyak pemain timnas Thailand. Terus terang sampai saat ini kami belum sempat karena kesibukan mempelajari kondisi pemain yang cedera,” tukas dia.

    Kalau bicara peluang tim double winner edisi 2007 ini, boleh sedikit diunggulkan. Selain bakal bermain di kandang sendiri yang biasanya mendapat dukungan yang luar biasa dari suporter, tradisi tampaknya lebih berpihak. Ya, pada beberapa babak kualifikasi LCA sebelumnya tuan rumah lebih sering menang ketimbang kalah.
    Contohnya musim 2010 Ponaryo Astaman dkk dikalahkan Singapore Armed Forces (SAF) dari Singapura pada babak playoff yang digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, dengan skor 0-3. Kemudian musim 2009 PSMS Medan juga dari Indonesia dipaksa melupakan LCA oleh SAF di stadion yang sama. Pada pertandingan itu, PSMS kalah 1-2 dari tuan rumah.

    “Kami diuntungkan bisa main di kandang. Karena itu kami sangat yakin musim ini kembali ke LCA,” timpal Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), H Hendri Zainuddin.

    Sekadar memberitahukan LCA atau AFC Cup 2011 adalah event internasional ketiga. Pada 2009, tim Bumi Sriwijaya tampil di kasta tertinggi Asia tersebut. Namun, hanya sebatas fase grup. Kemudian 2010, gagal di play off LCA dan hanya bermain di AFC Cup tapi gagal ke babak 8 besar usai dikalahkan Thai Port, Thailand di fase knock out.
    Masih kata anggota DPRD Banyuasin ini, jika skenario mulus pada babak play-off pertama, maka Sriwijaya akan kembali bertindak sebagai tuan rumah babak play-off kedua menghadapi Al Ain (Uni Emirat Arab) 19 Februari 2011. Bila menang atas Al Ain, tim kebanggaan masyarakat Sumsel itu akan langsung masuk Grup F bersama Seoul FC (Korsel), Nagoya Grampus (Jepang), dan Hangzhou Greentown (Cina).

    “LCA akan mengangkat pamor Sriwijaya FC, Sumsel dan Indonesia pada umumnya. Karena itu kami berharap doa dan dukungannya dari seluruh lapisan masyarakat yang merasa cinta Sriwijaya FC,” tukas dia.

    Di lain pihak Muangthong juga tak kalah optimis. Dalam keadaan full team pelatih Carlos Roberto de Carvalho sangat yakin bisa membawa pulang kemenangan. “Jelas kami ke Palembang bukan untuk berwisata. Tujuan kami utama adalah kemenangan,” ujar Carvalho sapaan karibnya.

    Tactitia asal Brazil itu, cukup terobsesi untuk meraih kemenangan dari Palembang. Meski baru dua minggu bergabung dengan Ultra Muangthong (julukan lain Muangthong) dia tetap yakin bisa menkoordinasikan pemain. Bahkan mantan pelatih timnas Thailand itu, tidak gentar sama sekali kendati bakal dikepung puluhan ribu fans Sriwijaya (Sriwijaya Mania).

    “Cuaca di Palembang dengan di Nonthaburi atau kota Thailand lainnya juga hampir sama panas. Kami rasa tidak akan jadi masalah berarti tidak kecuali stadion, rumputnya juga lumayan bagus,” tukas dia. (mg42)

    Prestasi Kedua Kesebelasan
    Sriwijaya FC: Juara Liga (2007), Piala Indonesia (2007, 2008-2009, 2009-2010), Juara Inter Island Cup IIC (2010) dan Community Shield (2010).

    Muangthong: Runner up dua (2009, 2010 dan 2011), Juara Divisi satu (2008), juara Divisi Dua (2007). Juara Kor Royal Cup 2010 dan runner up Thailand FA Cup.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com