Sriwijaya FC Optimis Bekuk VB Sport

Kekalahan 0-4 dari Al-Ain pada laga lanjutan playoff Liga Champion Asia (LCA), Sabtu (19/2) lalu mulai dilupakan Sriwijaya FC. Kali ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu mencoba untuk bangkit dan fokus menghadapi tim asal Maladewa, VB Sport pada laga perdana AFC Cup grup F, besok (1/3).
SFC Mania

Praktis, kemenangan menjadi harga mati bagi skuadra Ivan kolev pada laga perdana kompetisi kasta kedua tingkat Asia itu. Hal ini dibidik demi menuntaskan rasa sakit hati setelah kalah telak di kandang sendiri.

Bukan hanya itu, misi menang diusung demi memuluskan target Laskar Sriwijaya tembus empat besar AFC Cup. "Sekarang fokus kami dipenyisihan grup dulu. Diawal laga, kami harus menang dipertandingan nanti. terlebih kami akan bermain dikandang sendiri," kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (27/2).

Sriwijaya sendiri saat ini berada di grup F, bersama Vb Sport (Maladewa), Song Lam Nghe An (Vietnam), dan TSW Pegasus (Hongkong). "Tim yang bakal kami hadapi adalah tim tangguh. Dan menuntut kami harus bekerja ekstra keras," lanjutnya. Misi untuk memetik kemenangan terbuka lebar bagi Laskar Sriwijaya. Kalah 0-4 dari Al-Ain lalu tak bisa dijadikan patokan. Banyak factor dari kekalahan itu. Baik soal kualitas skill, postur dan sebagainnya.

Sriwijaya juga minim recovery kala itu. Mereka harus bermain hingga 11 laga dalam tenggang waktu satu bulan. Jelas, kondisi itu membuat kedodoran Budi Sudarsono dkk. Absenya beberapa pilar terbaik juga menjadi salah satu sebab kekalahan terbesar Sriwijaya sepanjang musim ini.

Tapi, saat ini Sriwijaya berbeda. Kekuatan Keith Kayamba Gumbs dkk bakal seratus persen naik. Ini setelah mereka mendapat waktu recovery selama 10 hari hingga pertandingan nanti. Otomastis, dengan pulihnya tenaga, skuadar Ivan Kolev bakal tampil ngotot. Modal lain, Sriwijaya belum pernah terkalahkan saat menghadapi tim Maladewa. Saat berlaga di AFC Cup musim lalu, Sriwijaya pernah bentrok dengan tim raksasa dari Maladewa. Yakni, Victory SC.

Waktu itu, Sriwijaya mampu menahan imbang 0-0 saat bermain di kandang Victory SC, (23/2/10). Kemudian, tim juara double winner 2007 itu sukses membungkam Victory dengan skor telak 5-0 (21/4/10).

Tapi, Sriwijaya tak boleh jumawa saat melawan VB Sport Club. Pasalnya, kekuatan VB (Julukan VB Sport) lebih berat dibandingkan Victory SC. Terbukti, musim 2010, VB Sport mampu merebut trible winner. Yakni Dhivehi League (Super League Maladewa), Charity Shield 2010, dan menjadi juara President Cup 2010.

Tim yang berdiri sejak 1987 itu ditasbihkan menjadi juara Dhivehi League setelah unggul poin dari Victory SC yang menjadi runner up dengan skor 53. Selain tahun 2010, VB Sport juga menjadi juara Dhivehi League tahun 2009 lalu.

Bukan hanya itu, tim yang berhome base di Golahu Stadium itu telah mengoleksi beberapa gelar. Seperti, juara Maldives FA Cup tahun 2008 lalu. Praktis, kekuatan VB Sport tak bisa dipandang sebelah mata.

Terlebih, Sriwijaya bakal kehilangan beberapa pilar. Seperti, Firman Utina, Rudi Widodo, dan Muhammad Ridwan yang masih bergelut dengan cederanya masing-masing. "Kami berharap, kegagalan di LCA tidak terulang lagi. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan nanti. Dan kami mampu menuntaskan target yang dipatok manajemen tembus empat besar," kata gelandang Sriwijaya FC, Ponaryo Astaman beberapa waktu lalu.

Sementara, VB Sport, kemarin (27/2) sudah datang ke Palembang. Dengan membawa 18 pemain terbaik. Pada laga perdana kali ini, VB Sport tak mematok target muluk-muluk. "Kami datang ke Palembang dengan membawa 18 pemain. Dan kami tak mematok target muluk-muluk. Imbang saja sudah bagus," kata pelatih VB Sport, Bahtiyar Can Vali, di hotel Swarna Dwipa Palembang, kemarin (27/2).

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments