• Tak Anggap Remeh Pasukan The Young Guns

    Di atas kertas, kekuatan Sriwijaya FC dengan Pelita Jaya tak sebanding. Ini bila mengacu kepada klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) saat ini. Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) saat ini menduduki peringkat ke-7 dengan torehan 17 poin dari 12 pertandingan yang telah dijalani. Sedangkan Pelita masih bercokol di peringkat buncit dengan 10 poin dari 13 laga yang telah dijalani.
    SFC Mania

    Jika Sriwijaya belum pernah kalah saat bermain pada laga home, dengan satu kali seri dan empat laga lainnya selalu menang. Berbeda dengan The Young Guns (julukan Pelita Jaya). Sebab, Pelita sendiri merupakan tim yang selalu kalah saat bermain di laga away. Serta hanya mampu tiga kali menang saat bermain di laga home. Dan lima laga lainnya keok.

    Dengan pertimbangan itu, tiga poin seharusnya diraih Laskar Wong Kito pada laga lanjutan ISL, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, nanti sore (9/2), pukul 15.30 WIB. Terlebih Ponaryo Astaman dkk bakal mendapat dukungan ribuan suporter fanatiknya.

    “Semua tim yang berada di ISL kekuatannya hampir sama. Memang klasemenya berbeda-beda. Tapi, secara keseluruhan kekuatannya merata. Jadi, kami tidak boleh meremehkan mereka. Dan target tetap menang,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, usai latihan, kemarin (8/2).

    Wajar, bila coach Ivan Kolev sedikit waswas dengan Pelita. Meski berstatus sebagai juru kunci, The Young Guns dalam kondisi full team. Sementara, Sriwijaya dalam keadaan timpang.

    Bukan hanya ditinggal tiga pilar ke Timnas. Tim double winner 2007 itu juga bakal kehilangan beberapa pemain terbaiknya. Seperti Keith Kayamba Gumbs yang absen lantaran akumulasi kartu. Begitu juga dengan beberapa pilar terbaiknya yang dalam kondisi kurang sehat.

    Seperti, Budi Sudarsono yang masih mengalami demam, Thierry Gathuessi yang masih bergelut dengan cedera engkelnya, serta Claudiano Alves Do Santos masih dibekap cedera paha.

    “Ini yang menyulitkan kami. Setiap pertandingan, kami harus mengubah posisi serta komposisi pemain. Ini merupakan hal yang sulit. Tapi, kami tetap akan melewati hal itu,” lanjutnya.

    Untuk posisi Keith Kayamba Gumbs, coach Ivan Kolev bisa menurunkan Rendi Siregar atau Mahyadi Panggabean. Sedangkan Budi Sudarsono bisa digantikan oleh Korinus Fringkeuw yang ditandemkan dengan Arif Suyono dan Rudi Widodo.

    Sementara untuk defender, Laskar Sriwijaya masih mempunyai beberapa pemain muda yang siap tempur. Seperti, Boby Satria dan Ahmad Jufriyanto yang kualitasnya juga tak bisa dianggap remeh. “Kami masih mempunyai banyak pemain pengganti. Sehingga, itu bisa dimanfaatkan untuk mengisi peran pemain yang absen,” tambah mantan arsitek Timnas Indonesia itu.

    Sementara, meski kalah predikat dari Sriwijaya, Pelita Jaya tetap mengusung target menang pada duel panas kali ini. The Young Guns tak mau melihat, apakah Sriwijaya merupakan tim besar, atau tim kecil.

    “Semuanya sama. Semuanya mempunyai peluang untuk menang. Dan kami tetap optimis bisa meraih kemenangan. Meski dari empat laga kami kalah. Tapi, dilihat dari permainan, kami selalu mendominasi. Hanya, kami kurang beruntung,” kata pelatih Pelita Jaya, Misha Radovic.

    Meski demikian, Pelita tetap akan mewaspadai permainan Laskar Wong Kito. Pasalnya, Sriwijaya merupakan tim yang sulit dikalahkan serta dihuni pemain-pemain berkualitas dan banyak pemain Timnas.

    “Sriwijaya merupakan tim yang kuat. Ini dibuktikan selalu menang di kandang. Apalagi terakhir menang 5-0 dari runner up Semen Padang. Dan kami tidak boleh meremehkan mereka,” pungkasnya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com