Timnas Dikasari Saat Ujicoba, Riedl Stop Laga

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Alfred Riedl tak ingin pemainnya cedera dalam ujicoba melawan Pelita Jaya junior, Sabtu 5 Februari 2011.

SFC Mania


Untuk melindungi pemainnya, Riedl akan bertindak tegas. Utamanya terhadap setiap pelanggaran keras yang terjadi pada laga nanti.

"Pertandingan nanti hanya uji coba saja. Tidak ada yang berarti dari laga itu," kata Riedl seusai memimpin timnas U-23 latihan di Senayan, Selasa 1 Februari 2011.

"Apabila ada dua saja pelanggaran keras dalam pertandingan nanti, saya akan menghentikan laga. Sangat simpel. Saya tidak ingin ada pemain yang cedera," lanjut pelatih asal Austria itu.

Riedl tampaknya masih trauma dengan uji coba melawan tim lokal. Permainan keras menjurus kasar yang diperagakan dua tim lokal saat beruji coba melawan timnas senior, September lalu, sempat membuatnya ragu untuk berujicoba lagi dengan tim lokal.

Riedl juga memastikan akan menurunkan pemain keturunan Belanda, Diego Michiels saat timnya bertemu Pelita. Diego telah setuju mengundurkan jadwal kepulangannya.

"Saya telah berbicara dengan pelatihnya di Belanda, dan dia mengizinkan Diego untuk tinggal di Indonesia hingga Minggu (6 Februari 2011)," kata Riedl.

"Diego akan main pada uji coba melawan Pelita," sambungnya.

Sebelum menghadapi Turkmenistan dalam laga Pra Olimpiade 2012, 23 Februari 2011, timnas U-23 akan menjalani serangkaian ujicoba. Selain melawan Pelita, timnas juga akan bertemu Hongkong, 9 dan 11 Februari nanti.

Sebelumnya, Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif menyatakan akan memboyong 24 pemain ke Hongkong. Namun, Riedl justru mengatakan hanya akan membawa 21 nama saja.

Pemusatan latihan sendiri kini hanya diikuti 23 pemain saja. Kemarin, Riedl telah memulangkan satu pemain lagi yakni Alan Martha. Selanjutnya, jumlah pemain akan kembali berkurang setelah Diego kembali ke Belanda.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments