• Ayo! Semangat Gumbs

    Laga berat akan dijalani Sriwijaya FC saat menghadapi Semen Padang di Stadion Agus Salim, Selasa (8/3). Kabau Sirah julukan Semen Padang itu bakal tampil dengan kekuatan penuh karena didukung oleh ribuan suporter. Namun, Keith Kayamba Gumbs tidak gentar. Semangat bertanding di kandang lawan dipastikan berlipat ganda.

    Sriwijaya FC


    Pasalnya stadion kebanggaan Sumatera Barat ini bukanlah musuh bagi SFC. Gumbs memiliki sejarah manis ketika membekuk Semen Padang 1-0 pada laga tandang SFC 13 Desember 2007 lalu.

    Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev mengatakan, mereka datang ke Padang untuk memenangkan laga melawan Semen Padang, Selasa (8/3).

    “Kami datang menang. Untuk itu kuncinya adalah bermain serius, bekerja keras menghadapi tim tuan rumah,” jelas Ivan Kolev, Senin (7/3).

    Wajar saja Kolev menargetkan demikian. Meski cukup berat menghadapi tuan rumah namun sejarah memihak SFC. Berdasarkan rekor pertemuan klub asal Sumsel ini memang di atas angin, dari 9 kali bertemu, SFC menang 6 kali, imbang 1 kali dan kalah 2 kali. Perlu diingat satu kemenangan Laskar Wong Kito diraih SFC di Stadion Agus Salim yakni ketika SFC dilatih Rahmad Darmawan. Trio Kayamba, Zah Rahan dan Lenglolo membidangi gol yang dilesakkan Benben Berlian di menit 84 pada laga tandang SFC 13. Desember 2007 lalu pada musim kompetisi 2007/2008.

    Sebelumnya pada musim yang sama SFC juga menang besar ketika pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 18 Februari 2007. Jika melihat statistik pertandingan musim ini, diyakini SFC bisa meraih kemenangan di Stadion Agus Salim.

    Kayamba pun mengatakan kepada rekan-rekannya untuk tampil dengan spirit penuh. Kata Gumbs, Stadion Agus Salim bukanlah tempat angker. Selain itu semangat double winner seperti pada 2007/2008 harus dijaga.

    “Meski tidak tahu apa yang terjadi di lapangan tetapi kami akan berjuang di stadion ini seperti saat kami meraih hasil terbaik pada musim 2007/2008 lalu,” kata Kayamba.

    Sementara Kolev menambahkan, mereka harus bermain cepat dan konsentrasi. Para pemain tidak berlama-lama memegang bola dan selalu harus melakukan passing cepat ke depan sementara lini depan harus bergerak cepat mengejar bola.

    “Dalam laga lawan Pelita hal itu kurang dilakukan pemain,” jelasnya.

    Sementara itu Ponaryo Astaman dan Budi Sudarsono masih latihan terpisah saat Sriwijaya FC menjajal lapangan Stadion Agus Salim.

    Budi yang mengalami luka robek bekas operasinya bersikeras ingin diturunkan saat SFC menghadapi tuan rumah Semen Padang, Selasa (8/3) pukul 15.30.

    Namun pelatih Ivan Kolev tidak ingin mengambil risiko, meski luka ringan tetapi jika dipaksakan dikhawatirkan akan membuat luka itu tidak sembuh.

    “Budi siap diturunkan tetapi saya akan lihat perkembangan luka bekas operasinya itu. Sebab tenaganya juga dibutuhkan di AFC,” kata Kolev.

    Begitu juga dengan kondisi Ponaryo Astaman yang mengalami cedera otot paha kirinya. Dia pun membutuhkan waktu untuk istirahat. Staf medis SFC memastikan kondisi Ponaryo sekitar 90 persen bisa dimainkan.

    Duet Jajang-Kayamba Dalam latihan terakhir kemarin, Kolev lebih fokus kepada mempertajam shooting ke gawang lawan. Sebab minimnya tendangan ke gawang yang dilakukan para pemain Sriwijaya FC saat menghadapi Pelita Jaya, Sabtu (5/3) lalu membuat pelatih Ivan Kolev melakukan drill kepada para pemain untuk melakukan shooting atau tembakan ke gawang.

    Saat latihan, Senin (7/3) pagi Kolev meminta Kayamba, Korinus Fingkrew, Lim Joon Sik, Bobby Satria, Supardi, Dirga Lasut, dan Claudiano Alves dos Santos melakukan tendangan-tendangan ke dalam gawang.

    Sedangkan pemain lainnya Arif Suyono, Jajang Mulyana, Ade Suhandra, M Rifky, Thierry Gathuessi, Kim Yong Hee dan Ardiles Rumbiak latihan teknis bersama Fazeel. Sebelumnya Kolev juga menggelar latihan yang sama di Stadion Ikip Padang, Minggu (6/3) sore.

    Menurut Kolev latihan persiapan seperti biasa dilakukan tetapi hari ini lebih kepada skema khusus melawan Semen Padang.

    “Latihan seperti biasa tetapi lebih khusus untuk persiapan lawan Semen Padang. Juga melihat siapa saja pemain yang paling siap diturunkan,” jelas Kolev.

    Dalam laga tandang ini, Kolev tetap menerapkan strategi menyerang menghadapi tuan rumah Semen Padang, Selasa (8/3). Duet Jajang Mulyana-Keith Kayamba Gumbs akan menjadi andalan di lini depan.

    “Karena Budi masih dalam proses pemulihan sehingga kita belum berani menurunkannya. Begitu juga dengan Ponaryo dan Arif belum pulih seratus persen, meski keduanya mengaku siap diturunkan,” ungkap Kolev, Senin (7/3).

    Untuk itu Kolev menyiapkan duet gelandang Kim Yong Hee dan Lim Joon Sik yang akan didukung gelandang bertahan Dirga Lasut. Duet duo Korea Selatan ini diharapkan mampu menutupi posisi lowong yang ditinggalkan Firman-Ponaryo.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com