Butuh Kehadiran Firman Utina sebagai Pengatur Serangan

Kinerja serangan Sriwijaya FC (SFC) tak maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir.Suplai bola dari tengah yang kurang membuat juru gedor klub berjuluk Laskar Wong Kitopun harus bekerja lebih keras.

Sriwijaya FC


Pengisi lini depan SFC yang sering diisi kapten Keith Jerome ’Kayamba’ Gumbs, Budi Sudarsono,Rudi Widodo,hingga Jajang Mulyana pun harus menjemput bola lebih ke belakang.Keadaan ini membuat SFC mendapat hasil kurang memuaskan pada beberapa laga. Kondisi ini tentu akan lain jika Firman Utina dalam kondisi siap tempur.Sebab, playmaker elegan ini adalah sosok yang dibutuhkan untuk mengatasi kurangnya kinerja SFC sekarang.Firman bersama SFC adalah seorang penyeimbang sekaligus pengatur serangan. Kapten timnas Indonesia ini sekarang sudah bisa merumput lagi dan diturunkan pada pertengahan babak kedua saat SFC menghadapi Persipura Jayapura,dua hari lalu.Namun,lama absen karena pemulihan cedera membuatnya belum bisa tampil maksimal.

Firman masih bermain dengan hati-hati. Eks punggawa Persija Jakarta ini masih terlihat trauma terhadap benturan sehingga dia belum berani melakukan adu badan dengan pemain lawan. Kondisi ini jelas memengaruhi penampilan tim secara keseluruhan. Apalagi,sejak kehilangan kapten timnas Indonesia ini akibat cedera panjang yang dideritanya,Pelatih Ivan Venkov Kolev seperti kehilangan sentuhannya. Peran Firman selama absen sempat digantikan sejumlah pemain.Ponaryo Astaman dan para pemain muda seperti Mahadirga Lasut,Rendi Siregar,Ade Suhendra,Jeki Arisandi pernah ditugaskan sebagai suksesor Firman,tapi hasilnya tak sesuai harapan. Kedatangan dua legiun asing asal Korea Selatan (Korsel),Kim Yong-hee dan Lim Joon-sik,juga tak bisa menggantikan peran pemain asal Manado itu.

Namun,dari sekian banyak gelandang yang dimiliki SFC,hanya Firman dan Ponaryo yang memiliki karakter sebagai pengatur serangan. Hal itu diakui Ivan Kolev.Menurut pelatih asal Bulgaria ini,sekarang SFC telah memiliki banyak pemain gelandang,tapi dia tetap butuh sosok Firman plus Ponaryo untuk bermain bersama sebagai kekuatan lini tengahnya. ’’Kami memang sangat membutuhkan mereka (Firman dan Ponaryo) untuk mengatur serangan,”ungkap Kolev. Dari Firman,dia mengaku telah sembuh dan pulih dari cedera yang menimpanya. Namun,ayah dua anak ini memang masih trauma terhadap benturan.

”Saya terus mencoba melawan rasa trauma itu agar dapat bermain selama 90 menit kembali. Saya juga menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih,terkait kondisi ini,”tandas Firman

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments