• Kayamba Versus Ambassa Reuni Duo Fighter

    SEPANJANG 2001-2003 Keith Kayamba Gumbs dan Gerard Ambassa menghabiskan waktu bersama-sama ketika memperkuat Happy Valley Hongkong. Sebagai perantauan, keduanya berteman dekat. Suka duka pun mereka rasakan baik di dalam dan luar lapangan. Meski kemudian Kayamba memilih berlabuh di Kitchee musim 2004-2007 komunikasi dan persahabatan tetap terjalin.

    Sriwijaya FC


    Mereka benar-benar terpisah pada musim 2007 ketika Gumbs menerima pinangan Sriwijaya FC. Tidak terasa empat musim berlalu, tentunya ada gurauan khas dan canda tawa ketika keduanya bertemu, pertanda betapa eratnya persahabatan mereka. Sayang, pertemuan pertama harus terjadi di lapangan.

    Dua sobat karib ini yang disebut sebagai fighter (petarung) di lapangan hijau ini akan berduel saat SFC meladeni TSW Pegasus di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup di Tseung Kwan Stadium Hongkong, Selasa (15/3).

    Kedekatan Kayamba dan Ambassa terlihat jelas ketika Gumbs menjadi tali penghubung saat SFC hendak mendatangkan Ambassa musim 2008/2009. Namun, kesepakatan tidak tercapai sehingga keduanya gagal melakukan reuni.

    “Dia pemain bagus dan berkualitas. Pemain belakang serba bisa yang sulit dilewati,”ungkap Kayamba sekaligus sebagai bukti betapa dia tahu kualitas seorang Ambassa.

    Gumbs dan Ambassa adalah pemain senior yang masih aktif. Bahkan, Gumbs dianggap sebagai legenda di Hongkong lantaran tampil bagus bersama Kitchee. Selama dua musim berturut-turut Gumbs menjadi top skorer di Liga Utama Hongkong itu. Begitu juga Ambassa yang tampil luar biasa sebagai pemain belakang.

    Keduanya sama-sama mendapatkan tawaran untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Hongkong pada tahun 2005. Tetapi Gumbs yang hingga kini masih menjabat kapten bagi Timnas ST Kietts-Nevis menolak dengan halus tawaran itu sedangkan Ambassa kemudian menjadi tulang punggung Timnas Hongkong hingga kini.

    Ketajaman, pengalaman, dan ketangguhan Kayamba tidak perlu diragukan. Di manapun sang pemain berlabuh selalu menjadi pencetak gol terbanyak bagi timnya.

    Gumbs seorang pemain serba bisa, kerap beroperasi di sayap, striker murni ataupun membantu pertahanan.

    Sedangkan ketangguhan seorang Ambassa di lini belakang juga tidak diragukan. Sebagai bek dia memiliki insting tinggi dalam membaca serangan lawan dan mematikan pemain depan.

    Dia pun kerap maju ke depan bak seorang penyerang ataupun hingga tengah lapangan berperan sebagai gelandang tengah. Sebab pemain bernama lengkap Gerard Ambassa Guy ini memang bek serba bisa.

    Ambassa seperti dilansir situs AFC mengakui sangat sulit menjaga Kayamba. Selain memiliki kekuatan fisik prima, pemain plontos itu sangat cerdas dalam penempatan posisi. Ia juga berani duel dengan bek-bek lawan.

    “Dia pemain serba bisa dan kerap berganti peran di lini depan. Sulit menjaganya karena dia bisa membuka ruang bagi rekan-rekannya,” jelas Ambassa.

    Meski dia akan menjaga ketat dan berduel dengan Gumbs tetapi pemain yang pernah tersandung kasus bersama Arema Indonesia itu, akan menyambut ramah Gumbs ketika di luar lapangan.

    “Ketika bertanding kami tetap profesional,” jelasnya.

    Tanpa Okto Sementara itu, SFC akan turun tanpa gelandang lincah Oktovianus Maniani saat melawat ke Hongkong untuk menghadapi tim kuat TSW Pegasus, Selasa (15/3) nanti. Gumbs cs bertolak dari Palembang Minggu (13/3) pagi dan tiba pada pukul 19.00.

    Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainudin mengatakan, tidak dapat berbicara apa-apa lagi ketika mendapati Okto cedera berat.

    “Okto cedera. Kami dalam situasi sulit sebab pemain yang kita miliki sangat minim,” jelas Hendri.

    Sementara itu, kondisi 15 pemain yang dibawa pelatih Ivan Kolev dalam kondisi bugar dan siap tempur menghadapi Pegasus. Wakil Manajer SFC Jamaludin menegaskan, dalam kondisi bugar SFC berharap mendapatkan poin saat menghadapi TSW Pegasus.

    “Kondisi pemain baik dan bugar. Hal ini menjadi modal bagi kita menghadapi Pegasus,”katanya.

    Sedangkan pelatih Ivan Kolev tetap memberikan rasa optimisme tinggi kepada para pemainnya. Meski dia tahu kekuatan tim lawan sangat mumpuni dan hal itu terbukti ketika Pegasus menghantam tuan rumah Song Lam Nghe An dengan skor 2-1 di Vietnam pada laga perdana 1 Maret lalu.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com