• Lawan TSW Pegasus, Punggawa SFC Dirangsang Bonus

    Sriwijaya FC tetap optimis menghadapi laga lanjutan AFC Cup grup F. Melawat ke kandang TSW Pegasus Hong Kong di Stadion Yuen Long, besok (15/3), Laskar Sriwijaya berharap menuai poin. Hasil seri 1-1 saat jamu VB Sport Maladewa beberapa waktu lalu membuat tim asuhan Ivan Kolev ini bertekad meraih angka yang hilang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

    Sriwijaya FC


    “Memang agak sulit merebut poin di kandang Pegasus tapi kami tetap optimis bisa mencuri poin. Para pemain Sriwijaya FC siap tempur karena sudah istirahat selama tiga hari pasca-hadapi Semen Padang di ISL tanggal 8 Maret lalu,” ujar Hendri Zainuddin, direktur teknik dan SDM Sriwijaya FC.

    Nah, untuk memompa semangat bertanding pihak menejemen akan merangsang bonus kepada para pemain Sriwijaya FC. “Besaran bonus belum ditentukan, yang jelas kami akan berikan bonus lebih kepada para pemain jika meraih angka di kandang Pegasus. Inilah spirit yang akan kami berikan kepada seluruh para pemain Sriwijaya FC supaya lebih semangat,” lanjutnya.

    Sedangkan pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev akan memaksimalkan kekuatan Sriwijaya FC. Dengan hanya membawa 17 pemain, pelatih asal Bulgaria ini optimis bisa mencuri angka. “Kami sudah kumpulkan data permainan TWS Pegasus baik dari video maupun dari pengalaman Keith Jarome Gumbs yang telah bermain empat musim di Liga Hong Kong saat membela Kichee,” ujar Ivan Kolev saat tiba di Hong Kong kemarin.

    Untuk lini belakang Sriwijaya FC tidak ada masalah serius. Thierry Gathuessy yang absen saat hadapi VB Sport sudah terbebas dari skorsing. Thierry akan kawal lini pertahanan Sriwijaya bersama Claudiano Alves ditambah Bobby Satria, dan Achmad Jufrianto. Sedangkan di lini tengah ada sedikit masalah. Terutama ketidakhadiran Ponaryo Astaman dan Oktovianus Maniani yang masih cedera. Kemungkinan lini tengah akan diisi oleh Dirga Lasut, Arif Suyono, Mahyadi Pangabean, Supardi, Ade Suhendra dan debutan Jackie Arisandi. Sedangkan sektor serangan akan bertumpu kepada Budi Sudarsono dan Keith Jarome Gumbs.

    “Kondisi Sriwijaya FC masih bermasalah dengan jumlah pemain. Pemain yang cedera seperti M Ridwan, Firman Utina, Ponaryo, Oktovianus Maniani, dan Rudi Widodo masih cedera. Pemain yang belum terdaftar seperti Lim Junsik, Kim Jong Hee, Korinus, Jajang. Ditambah lagi pemain di timnas seperti Rahmad Latif.

    “Kami siap bermain hadapi Pegasus. Meski saya pribadi belum tahu kekuatan tim Pegasus, tapi saya yakin bisa meraih angka maksimal. Apalagi permainan tim-tim asal Hongkong tidak terlalu jauh dengan tim-tim asal Indonesia,” tambah Supardi dengan penuh semangat.

    TSW Pegasus, yang saat ini di peringkat tiga superleague Hong Kong, bakal menurunkan kekuatan penuh. Tim besutan Chan Hiu Ming ini memiliki trio asing yang andal. Mereka adalah Santos Manuel dari Brazil, Agbo dari Ghana, dan Carrijo Silva dari Brazil. Plus didukung pemain lokal Hong Kong macam Ambassa Guy Gerrard.

    Tertahan Dua Jam di Bandara

    Sementara itu, kedatangan Sriwijaya FC di bandara internasional Hong Kong, kemarin sore menemui sedikit masalah. Ya, ada dua pemain Laskar Wong Kito, Claudiano Alves Dos Santos dan Achmad Jufriayanto tertahan hampir dua jam tidak bisa masuk Hong Kong. Kenapa?

    Bulan lahir Claudiano berbeda antara di paspor dan surat Keterangan Izin Tinggal Sementara (KITAS). Di paspor tertulis tanggal 7 Agustus 1981 sedangkan di KITAS tertulis tanggal 7 Oktober 1981. Untuk masalah Jufriayanto, namanya belum terdaftar di FA Hong Kong sehingga kesulitan mendapatkan visa.

    “Jufriyanto awalnya tidak diikutkan ke Hong Kong, namun setelah Ponaryo tidak bisa main akhirnya digantikan dengan Jufriyanto. Nah, pergantian ini terjadi di last minute. Waktu diubah Kantor Imigrasi Hong Kong libur. Tapi alhamdulillah semua sudah beres dengan jaminan dari PSSI Hong Kong dan harus diurus lagi besok di Kantor Imigrasi Hong Kong besok (hari ini, red),” ujar Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin kemarin.

    Untuk kasus Claudiano terjadi kesalahan penulisan bulan kelahiran antara paspor dan KITAS. “Kami akan segera memperbaiki kesalahan penulisan bulan kelahiran di Kantor Imigrasi Indonesia. Pasalnya jika tidak diurus bakal menjadi masalah setiap berangkat ke luar negeri,” lanjut Hendri.

    Sriwijaya FC sendiri berangkat dengan 17 pemain. Mereka adalah Ferry Rotinsulu, Fauzal Mubaraq, Bobby Satria, Claudiano, Thierry, Achmad Jufriyanto, Mahyadi Pangabean, Gunawan Dwi Cahyo, Supardi, Jeki Arisandi, Arif Suyono, Rendi Siregar, Keith Jarome Gumbs, Budi Sudarsono, Muhammad Rifki, Ade Suhendra. Berangkat dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, pukul 07.45 WIB.

    Transit sebentar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tengerang dan langsung bertolak ke Hong Kong pukul 09.30 WIB dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 860. Tiba di Bandara Internasional Hong Kong pukul 15.00 WIB dan langsung menuju Hotel Regal Riverside Hong Kong.



  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com