Ogah Seri Harus Menang

Sriwijaya FC bakal melakoni laga perdana putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL). Tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut akan mengunjungi markas Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa, Karawang Jabar (live Antv, pukul 15.30 WIB).

Sriwijaya FC


Untuk target, Ferry Rotinsulu dkk menginginkan kemenangan. Bahkan pelatih Ivan Venkov Kolev terang-terangan mengharamkan sebuah kekalahan. “Kalau ingin mengejar gelar juara berarti kami harus terus menang. Hasil seri pun akan menjadi masalah besar buat kami,” katanya kemarin, (4/3).

Pelatih asing yang sudah mahir bahasa Indonesia itu, cukup optimistis bisa memetik tiga poin. Alasannya komposisi pemain tim peraih hattrick Piala Indonesia (PI) itu, bakal bertambah komplet. Beberapa pemain yang sebelumnya sempat cedera sudah kunjung membaik. Dia adalah Claudiano Alves dos Santos, Mahardiga Lasut, dan Ponaryo Astaman. “Claudiano dan Dirga sudah tidak ada masalah lagi dengan cedera. Kalau Ponaryo kami masih belum bisa pastikan karena masih belum sembuh benar,” lanjut dia.

Pria asal Sofia, Bulgaria itu, mengaku telah banyak mengetahui karakter permainan The Youngs Guns (sebutan Pelita Jaya). Selain sudah beberapa kali mempelajari gaya permainan lewat video rekaman hasil pertemuan pertama pada putaran pertama DISL musim ini (9/2) lalu, mantan pelatih Persipura dan Persija ini, mengaku juga mencari tahu dari striker barunya Jajang Mulyana.

“Kami sudah punya banyak strategi untuk mengalahkan Pelita. Memang tidak akan mudah. Tapi jika para pemain bisa menerapkan strategi di lapangan dengan maksimal, kami tetap akan meraih poin maksimal,” tutur kelahiran 14 Juli 1957 itu.

Kolev juga tidak gentar kendati bakal bertindak sebagai tim tamu. Mengingat Ardan Aras Cs bukanlah tim yang belum tak pernah kalah di kandang. Dari tujuh laga kandang di putaran pertama DISL Pasukan Muda ini, sudah empat kali tumbang. Masing-masing atas 0-1 atas Persisam Putra Samarinda (30/1) lalu, 2-3 dari PSPS Pekanbaru (26/10/2010) lalu, 0-1 dengan Persija Jakarta (23/12/2010) silam dan kekalahan telak 0-5 dari Persipura (30/9/2010) silam.

Dan hanya dua kali menang yakni 1-0 atas Bontang FC (27/1) dan 3-0 atas Deltras Sidoarjo (8/1) sisanya seri 2-2 atas Persela Lamongan (5/1) lalu. Itu bukti bahwa Pelita masih bisa diatasi meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri. “Pelita bukan tim Persipura atau Persiwa yang sulit dikalahkan di kandang. Ini yang membuat kami akan termotivasi,” tambah dia.

Karena itu, Kolev mengisyaratkan untuk tetap bermain terbuka. Dirinya juga bakal mengusung formasi 4-4-3. Namun sayang dia belum mau angkat bicara soal nama-nama pemain yang bakal diturunkan dari menit awal. Tapi, dia tidak menampik jika komposisi pemain tidak akan jauh berbeda dengan pertandingan sebelumnya saat ditahan imbang 1-1 oleh VB Sport pada laga perdana grup F AFC Cup 2011 (1/3) di Jakabaring (1/3) lalu.

Kalau dilihat dari pertandingan tersebut sepertinya Ferry Rotinsulu masih punya peluang besar untuk tampil di bawah mistar dari menit awal. Kemudian empat posisi belakang bukan tidak mungkin jadi milik Supardi, Ardiler Rumbiak, Claudiano Alves Dos Santos, dan Bobby Satria. Pemain anyar Lim Juun-sik, Mahardiga Lasut, dan Rendy Siregar sepertinya juga bakal mendapat kesempatan untuk mengatur serangan dari tengah. Sedangkan posisi pendobrak bisa jadi milik sang kapten Keith Kayamba Gumbs, Budi Sudarsono, dan Arif Suyono.

Namun striker Korinus Finkrew tetap berpeluang untuk bersaing memperebutkan posisi depan. Apalagi mantan pemain PSM dan Persibaya Surabaya itu, terbilang punya fisik lebih baik. Mengingat pada laga perdana AFC Cup Grup F dia tidak bisa turun karena belum terdaftar. “Korinus latihan hari ini cukup baik. Dia juga punya fisik dan stamina bagus. Paling tidak kami akan punya banyak pilihan untuk posisi depan,” tegas dia.

Kolev tetap menyayangkan absennya beberapa pemain yakni Thierry Gathuessi dan Kim Yong-Hee akibat akumulasi kartu dan Jajang Mulyana terkait klausal kontrak peminjaman pemain tersebut. “Jajang tahu banyak permainan Pelita. Tapi tidak masalah meski harus absen,” tandas dia.

Sementara itu, Pelita Jaya juga dalam kepercayaan diri tinggi. Dengan tambahan striker Safee Sali, asisten Pelatih Jajang Nurjaman yakin jika lini depan mereka bakal semakin garang. Jajang, sapaan akrabnya, cukup optimistis jika kehadiran pemain Timnas Malaysia tersebut bisa membuat motivasi anak-buahnya makin meningkat.

“Kami pikir Safee akan memberikan kontribusi yang berarti. Pada putaran pertama kami gagal empat kali di kandang. Namun pada putaran kedua ini kami tidak mau terpeleset lagi. Kami ingin bisa meraih kemenangan dan bisa melompat dari jurang degredasi,” katanya saat ditelepon kemarin.

Pelita Jaya sendiri saat ini masih terdampar di dasar degradasi dengan koleksi 10 poin dari 14 laga. “Sriwijaya FC memang tim besar. Pada pertemuan pertama kami juga kalah 1-2. Tapi itu bukan tolak ukur dan bukan berarti kami selalu kalah. Kami akan coba untuk bermain dengan maksimal dan memanfaatkan laga kandang,” tandas dia. (mg42)

Head to head Sriwijaya FC v Pelita Jaya
Sriwijaya FC 2-1 Pelita Jaya (ISL) (12/2/11)
Pelita Jaya 3-2 Sriwijaya (ISL) (20/05/10)
Sriwijaya 3-1 Pelita Jaya (ISL) (24/11/09)
Sriwijaya 1-0 Pelita Jaya (ISL) (31/01/09)
Pelita Jaya 2-1 Sriwijaya (ISL) (09/10/08)
Sriwijaya P 0-0 P Pelita Jaya (PI) (10/01/08)
Sriwijaya 1-0 Pelita Jaya (Divisi Utama) (11/09/07)
Pelita Jaya 2-0 Sriwijaya (Divisi Utama) (29/03/07)

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments