• Pemerintah Akhirnya Bekukan PSSI Nurdin Dan Besoes

    Pemerintah akhirnya mengambil langkah tegas menyikapi kekisruhan di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia/Komite Olimpiade Indonesia (KONI/KOI) akhirnya menyatakan tidak mengakui PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid dan Nugraha Besoes.

    Sriwijaya FC


    Hal itu ditegaskan Menpora Andi Mallarangeng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (28/3) sore. Hadir dalam acara itu Ketua KONI/KOI Rita Soebowo. Pemerintah pun memutuskan menghentikan kucuran dana ke wadah sepak bola Indonesia itu.

    Seperti dilansir metrotvnews, Senin (28/3) sore, Andi menyatakan keputusan pemerintah itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Dalam UU itu, khususnya pasal 13, menyebutkan bahwa pemerintah berwenang mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan dan mengawasi sistem keolahragaan nasional.

    Dan, dalam rangka aktivitas pengawasan itu, pemerintah mulai dari menteri, gubernur hingga bupati wali kota berhak menjatuhkan sanksi administratif kepada setiap orang atau organisasi olah raga yang melakukan pelanggaran admistratif keolahragaan.

    Di bagian lain, kepengurusan Nurdin Halid dianggap gagal menyelenggarakan Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, setelah terjadi pengambil-alihan oleh anggota PSSI. Saat itu, Nurdin dan Sekjen PSSI Nugraha Besoes tidak hadir. Pengurus PSSI dianggap telah meninggalkan tugas dan tanggung-jawab penyelengaraan kongres di Pekanbaru. Lagipula persiapan penyelenggaraan kongres pada 26 Maret itu dinilai tidak mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku.

    Atas pertimbangan itu, pemerintah pun menghentikan kucuran dana untuk PSSI. Andi menyatakan, kebijakan itu diambil dengan satu tujuan melindungi dan menyelamatkan organisasi PSSI yang membawahi persepakbolaan nasional.

    Selain tak mengakui PSSI kepemimpinan Nurdin Halid dan Besoes, pemerintah bersama KONI/KOI menunggu keputusan resmi dari FIFA terkait pelaksanaan Kongres PSSI dengan agenda pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan pengurus organisasi sepakbola itu yang digelar di Pekanbaru 25-26 Maret lalu.

    Menurut dia, jika hasil kongres benar-benar disikapi positif oleh FIFA maka semua tahapan pelaksanaan kongres yang dibentuk oleh 78 dari 100 pemilik suara sah PSSI itu harus dilaksanakan agar tidak terjadi keterlambatan dari jadwal yang ditetapkan FIFA.

    FIFA sebelumnya telah menetapkan jika pelaksanaan kongres PSSI dengan agenda utama pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum serta anggota Eksekutif Komite (EXCO) PSSI periode 2011-2015 sebelum 30 April mendatang.

    “Jika FIFA bersikap lain maka pemerintah bersama KONI/KOI mendukung segera dilaksanakannya kongres untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan yang baru dan selanjutnya melaksanakan kongres pemilihan pengurus dan anggota EXCO,” tegas Andi.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com