• Sriwijaya FC Resah dengan Sikap Pemerintah

    Sriwijaya FC resah dengan sikap pemerintah yang tak lagi mengakui kepengurusan PSSI di bawah Ketua Umum Nurdin Halid. Laskar Wong Kito khawatir tak bisa lagi tampil di AFC Cup 2010/2011.
    Sriwijaya FC


    Kekhawatiran SFC disampaikan Direktur PT. Sriwijaya Optimis Mandiri, PT. SOM, Dodi Reza saat dihubungi, Senin, 28 Maret 2011. Menurutnya SFC pun menginginkan kejelasan atas masalah ini.

    "Saya ingin kejelasan dulu. Kalau liga diambil alih oleh otoritas yang bukan PSSI bagaimana interaksinya dengan badan dunia? Kita mungkin masih bisa tampil di liga lokal, tapi keikutsertaan kami di ajang internasional kan bisa dianulir," kata Dodi.

    Siang tadi, Senin, 28 Maret 2011 pemeritah melalui Menpora, Andi Mallarangeng menyampaikan sikapnya terkait dengan kegagalan Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, 26 Maret lalu. Ada 14 keputusan yang disampaikan Andi dalam jumpa pers di kantornya.

    Salah satunya adalah tidak mengakui lagi kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Nurdin Halid dan Sekjen Nugraha Besoes serta tidak mengakui lagi seluruh kegiatan keolahragaannya.

    Poin lainnya menyebutkan, seluruh pertandingan ISL, Divisi Utama, Divisi I, II, dan III tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan supervisi KONI/KOI bersama Pengprov PSSI dan klub setempat.

    SFC sendiri tidak hanya berlaga di pentas ISL 2010/2011 namun juga ikut ambil bagian pada AFC Cup 2010/2011. Saat ini Laskar Wong Kito bahkan menjadi pimpinan grup F dengan koleksi 4 poin dari 2 laga.

    "Kita sudah habis dana, anak-anak juga sudah berjuang mati-matian demi membawa nama bangsa. Kami bahkan harus kehilangan beberapa laga di liga lokal karena padatnya jadwal dengan AFC Cup 2010/2011," kata Dodi.

    "Kalau sampai kita tidak bisa tampil di ajang internasional tentu kami akan rugi besar. Untuk biaya yang dikeluarkan saja sudah mencapai lebih dari Rp1 Miliar. Pemain juga akan sangat dirugikan," lanjutnya.

    Dodi mengaku sangat mendukung upaya reformasi di tubuh PSSI. Namun dia sangat menyangkan bila langkah yang diambil oleh pemerintah justru berpotensi membuat sepakbola Indonesia dibekukan oleh FIFA.

    "Untuk reformasi PSSI, saya selalu katakan SFC akan berada di garda paling depan. Tapi reformasi itu jangan sampai merugikan sepakbola nasional termasuk klub yang terlibat di dalamnya," pungkas Dodi.

  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com