• Keith Jerome Gumbs “Kayamba” Pilihan Utama

    Ketergantungan lini depan Sriwijaya FC terhadap Keith Jerome “Kayamba” Gumbs cukup besar. Terbukti pemain asal St Kitts and Nevis tersebut selalu jadi pilihan utama pelatih Ivan Venkov Kolev di semua ajang. Lumrah bila pada laga lanjutan AFC Cup grup F menjamu Song Lam Nghe An (Viatnam) di Jakabaring (13/4) nanti Kayamba kembali berpeluang masuk starting eleven.

    FC Sriwijaya


    “Kayamba selalu bermain konsisten hampir di setiap laga. Karena itu Kayamba selalu masuk starting eleven dan juga kami percaya sebagai kapten,” kata Kolev (11/4).

    Apalagi kondisi barisan penyerang tim berjuluk Laskar Wong Kito masih belum menentu. Seiring tidak bisa tampilnya beberapa nama. Sebut saja Rudi Widodo (cedera), Korinus Frinkew dan Jajang Mulyana, keduanya belum terdaftar di AFC lantaran baru direkrut pada putaran kedua (Februari lalu).

    Ditambah lagi kebugaran Budi Sudarsono belum 100 persen fit setelah cedera tulang iga didapat saat menahan imbang Arema 1-1 di Malang (27/3) silam. Bahkan pemain berjuluk Si Piton ini harus absen saat Sriwijaya sukses takklukkan Persisam Putra Samarinda di Palembang (9/4) lalu.

    “Budi masih belum pulih 100 persen. Namun sebenarnya Budi sudah bisa dimainkan. Kalau tidak ada pilihan lain untuk posisi pemain depan bisa saja Budi kami maksimalkan,” jelas kelahiran 14 Juni 1957 itu. “Budi sudah bisa berlatih normal hari ini (kemarin, red),” sambungnya.

    Masih kata pria Sofia, Bulgaria ini, kontribusi Kayamba terbilang luar biasa bagi Sriwijaya. Musim ini si pemilik jersey 17 itu, menjadi top skor tim double winner edisi 2007 itu, di ajang Djarum Indonesia Super League (DISL) dengan raihan 7 gol. Pada Piala AFC Cup Kayamba lumayan subur. Dari dua laga ia mampu menciptakan 1 gol.

    Sekadar memberi tahu, gol perdana Kayamba pada AFC Cup dibukukan saat Sriwijaya mempecundangi TSW Pegasus (Hongkong) (15/3) lalu. “Kayamba cukup produktif. Meskipun kerap saya turunkan sebagai pemain sayap maupun second striker Kayamba tetap bisa hasilkan gol,” tambah dia.

    Pria pandai bahasa Indonesia itu juga salut dengan stamina Kayamba. Meski telah berusia 38 tahun, fisik Kayamba tidak kalah dengan pemain muda lain. Seperti Oktovianus Maniani, Gunawan Dwi Cahyo dan Mahardi Galasut. Bahkan Kayamba terlihat tidak pernah diam atau terus berlari saat diturunkan pada setiap game. “Kayamba sangat pintar jaga kondisi. Dia juga punya semangat luar biasa dalam bertanding. Selain itu dia juga pintar jaga emosi,” pungkas dia.

    Sementara Kayamba sendiri mengaku siap “tempur”. Meski siap main habis-habisan dia tetap tidak berambisi untuk ciptakan gol atau raih gelar man of the match. “Buat saya yang paling penting Sriwijaya menang. Saya tidak akan paksankan diri untuk ciptakan gol,” timpal Kayamba.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com