• Okto Versus Anh The Young Guns Show

    GELANDANG serang Oktovianus Maniani dan Dirga Lasut adalah dua pemain muda bersinar di tubuh Laskar Wong Kito. Kedua pemain muda ini akan menjadi amunisi andalan SFC untuk mengimbangi agresivitas pemain muda dari Song Lam Nghe An di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup, Selasa (26/4).
    FC Sriwijaya


    Khususnya Okto akan beradu tajam dengan striker asal Song Lam Nguyen Ngoc Anh. Pertunjukan skill, akselerasi, kecepatan, dan agresivitas akan menjadi show dua pemain muda yang pantas disebut-sebut sebagai The Young Guns bagi klub masing-masing. Aksi keduanya di lapangan Vinh Stadium nantinya menjadi perwakilan dari persaingan kemajuan sepakbola dua negara. Duel keduanya akan akan mewarnai duel emosional kedua tim terbaik di negara masing-masing.

    Okto adalah pemain muda potensial asal tanah Papua. Jika Okto dalam kondisi bugar dan diturunkan, maka tenaga mudanya begitu berperan besar bagi SFC. Dalam laga terakhir SFC lawan Bontang FC, Sabtu (16/4) lalu, Okto mencetak satu gol.

    Totalitas pemain berusia 20 tahun ini sangat dominan. Terutama untuk mendobrak lini belakang tim lawan. Sebagai winger, ia mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan permainan ngototnya. Satu kelebihannya karena mampu bertahan ketika tim diserang.

    Musim ini Okto memang baru mencetak dua gol di ajang Liga Super Indonesia dari 12 kali penampilan. Sementara di ajang AFC Cup, pemain yang tampil apik di ajang AFF 2010 bersama Timnas ini, baru tampil 45 menit saat menghadapi Song Lam, Rabu (13/4) lalu.

    Pelatih Ivan Kolev mengatakan, Okto sengaja disimpan dan tidak diturunkan saat SFC menghadapi Persib Bandung, Jumat (22/4). “Tenaganya sangat dibutuhkan karena dia tipe pemain agresif yang memberikan perbedaan lini depan SFC. Dengan agresivitasnya, pemain yang tampil apik bersama Timnas di ajang AFC itu diharapkan mampu mengimbangi permainan agresif tim tuan rumah,” jelas Kolev.

    Menurut pelatih asal Bulgaria ini, SFC kini fokus kepada permainan cepat dengan keseimbangan bertahan dan menyerang. Mereka tidak boleh lengah menghadapi Song Lam yang bermain agresif dan cepat.

    “Salah sedikit saja akan fatal akibatnya,” urai Kolev.

    Jika Okto sangat diandalkan timnya, demikian pula halnya Ngoc Anh. Meski jarang diturunkan di ajang Vietnam League, namun Anh sangat diandalkan di ajang AFC. Satu tempat di lini depan akan menjadi miliknya.

    Sejauh ini kontribusi pemain muda yang belakangan mulai dilirik Timnas Vietnam ini sudah mencetak dua gol bersama Song Lam di ajang AFC. Ia seolah menjadi amunisi andalan bagi pelatih Xuan Vinh yang belakangan jarang menurunkan pemain asing pada ajang AFC Cup.

    Pemain Lokal Seperti dilansir di situs AFC, Vinh mengatakan, tim asuhannya memang mengandalkan pemain lokal. Sejauh ini, dia mengandalkan pemain-pemain yang telah matang antara usia 26-30 tahunan. Tetapi ada pula pemain-pemain muda seperti Ngoc Anh yang sangat potensial.

    “Keberadaan para pemain senior membuatnya cepat berkembang. Ia pemain muda yang masih perlu banyak belajar dan kini mulai menunjukkan potensinya,” jelas Vinh.

    Menurut Vinh, SFC adalah tim berkualitas dan mampu mengalahkan mereka di Palembang. Tetapi ia yakin mampu mengatasi SFC saat bermain di kandang sendiri. Sejauh ini mereka tidak pernah kalah di kandang sendiri terutama di ajang VL (Liga Vietnam).

  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com